GETI Hadirkan Pelatihan E-Commerce dan Penjualan Daring

Tangerang, 12 Mei 2026 — Lembaga Pelatihan Kerja GeTI Incubator (LPK GETI) menghadirkan program pelatihan e-commerce dan penjualan daring secara reguler. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi tenaga kerja di sektor digital. Program tersebut terintegrasi dengan skema sertifikasi BNSP melalui LSP GETI.

Pelatihan ini menyasar profesional, pelaku UMKM, hingga mahasiswa yang ingin masuk industri digital. Selain itu, materi mencakup operasional marketplace, manajemen produk, hingga strategi pemasaran digital. Kurikulum disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan.

Mengikuti Pertumbuhan Ekonomi Digital

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, transaksi e-commerce nasional tumbuh 6,19 persen secara kuartalan pada kuartal ketiga 2025. Bank Indonesia juga mencatat nilai transaksi mencapai Rp134,67 triliun pada periode tersebut. Angka itu meningkat 20,5 persen secara tahunan.

Baca juga: GETI: Platform Pelatihan Digital untuk Pemula dan Ahli

Sementara itu, laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan ekonomi digital Indonesia mencapai 100 miliar dolar AS pada tahun ini. Laporan itu disusun bersama oleh Google, Temasek, dan Bain & Company. Sektor e-commerce diperkirakan menyumbang sekitar 71 miliar dolar AS, naik dari tahun sebelumnya.

Posisi tersebut menempatkan Indonesia sebagai pasar digital terbesar di kawasan Asia Tenggara. Di sisi lain, BPS melalui Survei E-Commerce 2025 mencatat peningkatan pemanfaatan internet sebagai kanal transaksi nasional. Karena itu, kesenjangan keterampilan tenaga kerja menjadi tantangan utama industri.

Bagi masyarakat, pelatihan ini memberikan akses peningkatan kompetensi yang terstruktur dan terukur. Pemegang sertifikat berpotensi memperoleh peluang kerja yang lebih luas. Selain itu, pelaku UMKM dapat memperkuat strategi penjualan online mereka secara profesional dan berkelanjutan.

Baca juga: 5 Soft Skills Digital yang Tak Bisa Digantikan AI di 2026

Mendukung Transformasi Digital Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong pelatihan vokasi berbasis kompetensi nasional. Bahkan, skema e-commerce dan penjualan daring termasuk prioritas pengembangan tenaga kerja digital. Di samping itu, BNSP memverifikasi lembaga pelatihan dan sertifikasi yang memenuhi standar kompetensi nasional.

LPK GETI berlokasi di Great Western Resort, Kota Tangerang, Banten. Selain itu, kegiatan pelatihan dan asesmen dapat diikuti secara jarak jauh tanpa batasan lokasi geografis bagi peserta. Sertifikat yang diberikan berlaku selama tiga tahun dan diakui secara nasional maupun di pasar kerja.

Ke depan, kebutuhan pelatihan e-commerce diperkirakan terus meningkat seiring percepatan adopsi digital. Lebih lanjut, dukungan kebijakan dan tren transaksi yang naik memperkuat ekosistem. Program serupa kini menjadi penopang kompetensi tenaga kerja perdagangan elektronik Indonesia.

GETI: Pusat Pelatihan Kerja Digital Terlengkap di Indonesia

Tangerang, 6 Mei 2026 — Global Edukasi Talenta Inkubator (GETI) resmi memperkuat posisinya sebagai penyelenggara program pelatihan kerja digital terlengkap di Indonesia dengan menghadirkan berbagai skema pelatihan berbasis kompetensi industri.

Program yang dijalankan GETI mencakup bidang teknologi informasi, sistem enterprise, keamanan siber, hingga literasi data. Selain itu, seluruh kurikulum dirancang selaras dengan kebutuhan nyata dunia kerja digital saat ini.

Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis. Mereka juga dibekali keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di lingkungan profesional.

Baca juga: GETI: Solusi Cerdas Tingkatkan Skill di Era Digital Kini

Kurikulum Berbasis Standar Industri dan KKNI

Berdasarkan laporan resmi Kementerian Ketenagakerjaan, kesenjangan kompetensi digital masih menjadi tantangan utama tenaga kerja Indonesia. Karena itu, GETI mengembangkan kurikulum yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Sementara itu, laporan World Bank mencatat bahwa investasi dalam pelatihan tenaga kerja digital berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan produktivitas di negara berkembang. Hal ini memperkuat urgensi program seperti yang dijalankan GETI.

Di samping itu, setiap modul pelatihan dirancang bersama mitra industri. Pendekatan ini memastikan relevansi materi dengan kebutuhan aktual perusahaan teknologi dan non-teknologi di Indonesia.

Baca juga: Resiliensi Digital Mental Tangguh di Tengah Disrupsi Adalah “Mata Uang” Termahal

Sertifikasi Resmi Perkuat Nilai Kompetensi Peserta

GETI juga berkolaborasi dengan LSP GETI selaku lembaga sertifikasi profesi resmi di bawah pengawasan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Oleh sebab itu, lulusan program pelatihan dapat langsung mengikuti uji kompetensi bersertifikat nasional.

Namun, keunggulan GETI tidak berhenti pada sertifikasi semata. Peserta juga mendapatkan akses ke ekosistem jaringan profesional yang menghubungkan mereka dengan perusahaan mitra rekrutmen.

Berdasarkan proyeksi kebutuhan industri digital nasional, permintaan terhadap tenaga kerja terampil di bidang teknologi diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, program pelatihan kerja digital GETI diposisikan sebagai salah satu solusi strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia menghadapi persaingan global.