Cara Mudah Memberi Rating dan Ulasan Kelas Prakerja

Kamu sudah menyelesaikan pelatihan dan ingin memberikan rating dan ulasan untuk kelas Kartu Prakerja? Sejak tanggal 18 maret 2020 peserta Kartu Prakerja diwajibkan untuk mengisi ulasan kelas langsung di dashboard Prakerja jika sudah menyelesaikan kelas dan tidak lagi mengisi rating dan ulasan di Digital Platform tempat kamu membeli kelas pelatihan menggunakan saldo dari Kartu Prakerja. 

Syarat untuk memberi rating dan ulasan di dashboard Prakerja:

1. Sudah menyelesaikan kelas pelatihan Prakerja

Supaya bisa memberi rating dan ulasan di kelas pelatihan yang kamu ikuti, kamu harus menyelesaikan kelasnya terlebih dahulu. Pastikan bahwa progres kelas pelatihan tersebut sudah menunjukan 100%

2. Sertifikat sudah muncul pada dashboard Prakerja

Syarat yang kedua, pastikan sertifikat kelas yang kamu ikuti sudah muncul di dashboard Prakerja. Jika sertifikat kelas dari kelas pelatihan yang kamu ikuti sudah muncul, maka setelah itu kamu tinggal menunggu untuk bisa memberikan rating dan ulasan pada dashboard Prakerja.

Lalu bagaimana cara memberikan rating kelas Prakerja? Berikut langkah-langkahnya:

1. Cek Notifikasi Pengisian Rating dan Ulasan di Email

Setelah menyelesaikan kelas, kamu akan mendapatkan email dari Prakerja untuk memberikan rating dan ulasan kelas pelatihan di dashboard Prakerja. Kamu bisa cek inbox atau kotak spam yang ada pada email.

2. Login ke akun Prakerja kamu

Masuk atau login ke akun Prakerja kamu menggunakan email dan password yang sudah kamu daftarkan. Setelah login kamu akan masuk ke dashboard Prakerja.

3. Pilih ‘Pelatihanmu’ dan ‘Ulas’

Di dashboard Prakerja, kamu bisa melihat semua kelas pelatihan Prakerja yang sudah kamu ikuti di menu “Pelatihanmu”. Jika tulisan “Ulas” masih berwarna abu-abu, maka kamu harus menyelesaikan dulu kelas pelatihan tersebut supaya bisa memberikan ulasan. Sedangkan jika tulisan “Ulas” berwarna biru, maka kamu sudah bisa memberikan ulasan dan rating. Kamu bisa klik “Ulas” untuk memberikan ulasan dan rating pada kelas tersebut. 

4. Berikan rating dan ulasan pada kelas pelatihan

Selanjutnya kamu akan diarahkan ke laman untuk memberi rating dan ulasan kelas pelatihan Prakerja. Pertama, kamu bisa memberikan rating dari 1 sampai dengan 5 bintang. Semakin tinggi maka semakin baik nilainya. Selanjutnya kamu dapat memberikan ulasan mengenai kelas pelatihannya, ulasan ini berisi pendapat kamu mengenai kelas tersebut.

Itulah cara memberi rating dan ulasan kelas pelatihan Prakerja. Untuk kamu yang bingung memilih kelas pelatihan, kamu bisa pilih kelas pelatihan dari GeTI Incubator! GeTI Incubator sebagai mitra resmi pemerintah dalam menjalankan program kartu Prakerja menyediakan berbagai kelas peningkatan kemampuan diri. Peserta kartu Prakerja dapat memilih materi kelas sesuai minat dan kebutuhan yang diinginkan. Peserta yang ikut kelas Prakerja di GeTI Incubator akan mendapat pemateri yang ahli di setiap bidangnya dan telah bersertifikasi BNSP. Segera bergabung bersama ratusan ribu peserta lainnya yang telah mendaftar di GeTI Incubator. Dapatkan kelas Prakerja di GeTI Incubator disini!

Apa itu Burnout? Ini Tahapan dan Cara Mengatasinya!

Apa itu burnout? Burnout adalah suatu kondisi kelelahan emosional, mental, serta fisik karena stres yang berlebihan dan berkepanjangan. Burnout merupakan kondisi stres yang berat karena pekerjaan. Hal ini menyebabkan orang yang mengalami burnout kehilangan minat dan motivasi pada semua hal sehingga bisa mengurangi produktivitas dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Selain memberikan efek negatif pada kesehatan mental, burnout juga bisa mempengaruhi kesehatan fisik. Orang yang sudah di level burnout menjadi mudah sakit.

Berdasarkan penelusuran dari Health Kompas yang melansir halaman Healthline, psikolog pencetus istilah burnout, yaitu Herbert Freudenberger dan rekannya Gail North, menjelaskan bahwa burnout syndrome tidak muncul tiba-tiba, melainkan melalui beberapa tahapan. Setidaknya ada 12 tahapan burnout dari yang paling ringan hingga berat, yakni:

  1. Terlalu ambisius dan over motivated ketika mengerjakan suatu pekerjaan.
  2. Memaksakan diri sendiri untuk bekerja lebih keras.
  3. Mengabaikan kebutuhan esensial pribadi yang harus dipenuhi, misalnya istirahat, tidur, olahraga, dan makan dengan teratur.
  4. Jika terjadi masalah, maka cenderung menyalahkan keadaan atau orang lain dan bukan introspeksi diri.
  5. Mengabaikan hubungan pribadi seperti dengan pasangan, keluarga, dan teman-teman karena terlalu fokus pada pekerjaan.
  6. Tidak sabaran serta sulit untuk mentoleransi kekurangan orang lain. Cenderung menganggap orang lain malas, tidak kompeten, dan prasangka negatif lainnya.
  7. Menarik diri dari orang lain. Ajakan untuk bertemu dianggap sebagai beban, bukan hiburan.
  8. Menjadi lebih agresif dan emosional. Sering marah-marah dan membentak orang sekitar.
  9. Kehilangan kemampuan untuk mengontrol hidup dan merasa tidak mengenal diri sendiri.
  10. Mengalami gangguan kecemasan dan batin terasa kosong.
  11. Putus asa dan depresi.
  12. Kesehatan fisik dan mental mulai sering bermasalah.

Lalu bagaimana cara mengatasi burnout? Kamu bisa coba melakukan beberapa cara berikut:

1. Cuti

Jika kamu merasa kelelahan, ambil cuti untuk mengistirahatkan fisik dan mental kamu. Lakukan kegiatan yang menyenangkan seperti liburan atau bisa kamu gunakan hanya untuk mengistirahatkan fisik kamu.

2. Olahraga

Lakukan olahraga ringan agar tubuh menjadi lebih sehat, selain itu olahraga bisa meningkatkan hormon serotonin yang bisa menurunkan kadar stres dan hormon dopamin yang bisa meningkatkan perasaan bahagia.

3. Manajemen waktu

Atur waktu dan prioritas kamu dalam bekerja. Pekerjaan yang menumpuk bisa terjadi karena manajemen waktu yang kurang baik. Untuk menghindari hal ini kamu bisa mengatur prioritas kerja dan estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap pekerjaan. Dengan begini kamu akan menjadi lebih teratur dan waktu yang dihabiskan menjadi lebih efisien.

4. Belajar untuk mendelegasikan tugas

Mungkin kamu adalah tipe yang ingin punya kontrol ke pekerjaan karena sulit percaya kepada orang lain, atau terbiasa bekerja sendiri. Tapi, tidak ada salahnya untuk belajar mendelegasikan tugas atau berbagi beban kerja kepada tim kamu. Jangan ragu untuk minta tolong kepada rekan kerja. Selain bisa meningkatkan komunikasi dan teamwork, membagi tugas juga bisa meringankan beban kerja.

Nah itu dia penjelasan apa itu burnout, tahapan, dan cara mengatasi burnout. Jangan bekerja berlebihan dan mulai peduli pada kesehatan mental kamu yuk! 

apa itu burnout

Baca juga: Lakukan Cara Ini Supaya Verifikasi Foto Selfie Prakerja Berhasil!

Pelatihan Asesor Kompetensi LSP P1 – LPK GeTI Incubator

Geti Incubator

GeTI Incubator sebagai Lembaga Sertfikasi Profesi (LSP) P1 – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menggelar Pelatihan Asesor Kompetensi. Pelatihan ini dilaksanakan di Hotel Horisson GWR dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang. Kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan asesor kompeten ini berjalan selama 7 hari dimulai pada hari Senin tanggal 11 April 2022.

Pelatihan Asesor Kompetensi yang digelar oleh kali ini dibuka langsung secara resmi oleh Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Ketua BNSP yaitu Bapak Kunjung Masehat, S.H., M.M. membuka kegiatan ini pada Senin (11/4/2022). Bapak Kunjung berharap bahwa pelatihan ini akan menghasilkan asesor yang membidani lahirnya para SDM bersertifikasi.

Selain membuka Pelatihan Asesor Kompetensi, Ketua BNSP juga berkeliling di gedung kantor GeTI untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM serta SDM binaan GeTI Incubator. GeTI Incubator merupakan LSP P1 yaitu LSP yang dibentuk oleh Lembaga Pelatihan Kerja yang sudah teregistrasi oleh LPJK. Jenis LSP untuk saat ini ada 3 yaitu LSP P1, LSP P2, dan LSP P3.

Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Jenis LSP diklasifikasikan dan ditetapkan berdasarkan badan atau lembaga yang membentuknya dan sasaran sertifikasinya. LSP P1 dapat dibentuk oleh Lembaga Pelatihan Kerja, LSP P2 oleh Lembaga Pendidikan, dan LSP P3 oleh Asosiasi Profesi. Secara umum sama, LSP bertugas dan berfungsi untuk melayani sertifikasi, yang membedakan P1, P2, dan P3 hanya pada lembaga yang membentuknya saja.

GeTI Incubator adalah lembaga resmi berkualitas dan bergengsi. Sertifikat kompetensi diberikan oleh GeTI Incubator atas verifikasi BSNP. Setiap blangko sertifikat kompetensi merupakan resmi dikeluarkan oleh BNSP, juga merupakan sertifikat yang diberikan oleh negara dan diakui di luar negeri. Selain itu, kalian dapat berkenalan dengan UMKM unggulan serta SDM binaan GeTI..

GeTI Incubator sebagai lembaga pendidikan telah membangun reputasinya dengan melahirkan banyak SDM kompeten di bidangnya masing-masing. Hal ini selaras dengan cita-cita GeTI yang ingin membidani banyaknya Global Ecommerce Expert di masa depan. Segera daftarkan diri dan jadilah bagian dari GeTI Incubator. Melahirkan SDM yang terambil berawal dari tim pengajar yang juga kompeten. Oleh karena itu, LPK ini terus menambah jumlah serta kualitas seluruh tim, yang dalam hal ini asesor.

Berikut 5 Kegiatan Bermanfaat Saat Puasa Agar Puasa Lebih Bernilai!

Puasa adalah ibadah yang sering dikaitkan dengan makan dan minum. Efek paling terasa adalah pindahnya waktu sarapan, penghilangan waktu makan siang, dan pergeseran waktu makan malam. Jam-jam makan tersebut biasanya akan menjadi jam kosong. Sayang sekali apabila jam kosong tersebut kita lewatkan begitu saja. Ada berbagai kegiatan yang tidak melelahkan yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang yang tersedia. Berikut ini 5 kegiatan bermanfaat saat puasa:

1. Tadarus dan Mengkhatamkan Alquran

Tadarus atau membaca Alquran adalah kegiatan yang sangat berpahala. Pahalanya dihitung bukan berdasarkan kalimat maupun kata, melainkan berdasarkan jumlah huruf yang dibaca. Kegiatan membaca Alquran bisa dilakukan dengan santai sehabis subuh, setelah sholat zhuhur, dan ketika menunggu waktu berbuka. Apabila rutin dilakukan setiap hari, diharapkan bisa sampai khatam atau selesai.

2. Memperbanyak Sedekah

Kegiatan selanjutnya adalah sedekah. Sedekah itu sangat luas, tidak hanya materi. Senyum saja bisa dianggap sedekah. Sedekah adalah berbagi kebaikan. Sedekah yang bisa dilakukan dengan santai antara lain adalah menyapa tetangga atau rekan kerja, berbagi kata-kata lucu di media sosial, atau bisa juga dengan memasukkan uang ke kotak amal. Kegiatan sedekah ini tidak begitu menguras energi.

3. Melakukan Dzikir

Kegiatan selanjutnya yang bisa dilakukan adalah melakukan dzikir. Kegiatan ini bisa dilakukan ketika tubuh benar-benar dalam kondisi lelah. Bisa dilakukan dengan santai dan berdiam diri bahkan tanpa mengeluarkan suara. Dzikir bila dilakukan dengan benar pahalanya sangat berat.

4. Muhasabah atau Evaluasi Diri

Kegiatan yang bisa dilakukan sambil berdiam diri selain dzikir adalah muhasabah atau evaluasi diri. Ingat-ingat apa yang masih menjadi kekurangan diri. Juga ingat-ingat apa potensi diri yang masih bisa dikembangkan. Kalau bisa hasil dari mengingat tadi dicatat untuk benar-benar melakukan perbaikan.

5. Belajar Ilmu Baru

Selain kegiatan yang bersifat aktif, ada kegiatan yang bersifat pasif yaitu belajar. Belajar adalah kegiatan pasif menerima ilmu yang disampaikan oleh pengajar. Untungnya di dunia digital sekarang ini, belajar tidak lagi membosankan.

Sekarang sudah ada GeTI Incubator dengan Kelas Prakerja yang siap untuk diikuti. Ada banyak kelas yang bisa diikuti sesuai minat dan kebutuhan. Dengan belajar ilmu baru, selain mengisi waktu kosong juga bisa mengembangkan potensi diri. Daftar sekarang!

kegiatan bermanfaat saat puasa

Baca juga: Bingung Memilih Kelas Prakerja? Berikut Tips Memilih Kelas Prakerja yang Tepat!

Jenis Produk Halal dan Negara Potensial Tujuan Ekspor

Nilai potensi ekspor produk halal Indonesia diperkirakan mencapai sekitar USD3,6 miliar atau setara Rp51,7 triliun. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I, Pahala Nugraha Mansury. Potensi ceruk pasar sebesar itu diharapkan bisa meningkatkan pengembangan ekonomi. Selain itu, potensi sebesar itu dapat mendukung produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Indonesia dapat memanfaatkan potensi pasar halal dunia ini dengan meningkatkan ekspor produk halal yang saat ini baru berkisar 3,8% dari total pasar halal dunia.

Tidak semua negara bisa menjadi tujuan ekspor. Negara tujuan ekspor produk halal dari Indonesia difokuskan dalam tiga jenis golongan produk, yakni: produk makanan dan minuman, produk farmasi dan kosmetik serta produk fesyen. Terdapat 16 negara yang memenuhi kriteria sebagai negara potensial tujuan ekspor produk-produk halal dari Indonesia yaitu: China, Perancis, Italia, Spanyol, Rusia, India, Kanada, Arab Saudi, Malaysia, Thailand, Turki, Filipina, Bangladesh, Nigeria, Kenya dan Kamboja.

Dari 16 negara potensial tujuan ekspor tersebut terdapat rincian berdasarkan 3 jenis golongan produk halal. Untuk potensi produk makanan dan minuman halal terdapat 12 negara yaitu China, Perancis, Kanada, Arab Saudi, Malaysia, Thailand, Turki, Filipina, Bangladesh, Nigeria, Kenya dan Kamboja. Untuk potensi produk farmasi dan kosmetik terdapat 6 negara yaitu China, Italia, Spanyol, India, Filipina, dan Nigeria. Untuk potensi produk tekstil dan fesyen terdapat 4 negara yaitu China, Rusia, India, dan Bangladesh.

Pemerintah Indonesia membentuk Global Halal Hub (GHH) dengan menggandeng 25 platform digital dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen produk halal pada 2024. Dengan adanya GHH, diharapkan dapat membantu produk UMKM untuk masuk ke pasar global. GHH adalah sebuah wadah kolaborasi yang dibentuk untuk menghadirkan ekosistem ekspor produk halal asal Indonesia. Sudah saatnya masyarakat Indonesia terutama UMKM untuk memaksimalkan peluang ekspor produk halal. GeTI Incubator yang juga tergabung dalam GHH terus berkomitmen untuk ikut berperan nyata dalam melahirkan SDM yang mampu menjadi Global Commerce Expert.

GeTI Incubator telah membuka berbagai kelas yang dapat mendorong masyarakat Indonesia bukan hanya mengenal, melainkan siap menjadi pelaku ekspor. Ada berbagai kelas seputar ekspor yang siap diikuti di Kelas Prakerja bersama GeTI Incubator. Daftar sekarang!

Negara Potensial Tujuan Ekspor

Baca juga: Program Kartu Prakerja Gelombang 26 Resmi Dibuka!

Lakukan Cara Ini Supaya Verifikasi Foto Selfie Prakerja Berhasil!

Program Kartu Prakerja Gelombang 26 sudah dibuka sejak Jumat (8/4/2022), program ini menjadi salah satu program yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat khususnya mereka para pencari kerja. Dengan mengikuti program ini kamu akan mendapatkan kelas pelatihan pengembangan skill gratis dan mendapatkan insentif yang bisa kamu gunakan untuk membangun usaha.

Untuk pendaftaran bisa kamu lakukan di website resmi Prakerja. Di tahap pendaftaran dan update data diri Prakerja, kamu akan diminta untuk melakukan verifikasi wajah dengan menggunakan selfie. Banyak peserta Kartu Prakerja yang mengatakan bahwa mereka kesulitan untuk verifikasi foto ini. Hal ini bisa terjadi jika selfie yang kamu ambil belum sesuai dengan ketentuan PMO Prakerja. 

Lalu bagaimana cara verifikasi foto selfie Prakerja yang benar? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Ambil selfie menggunakan kamera HP kamu.
  2. Pastikan wajah kamu terlihat dengan pencahayaan yang cukup.
  3. Pastikan wajah memenuhi 80 persen dari frame foto (close-up).
  4. Pastikan area wajah terlihat jelas, jangan menggunakan aksesori yang menutupi muka (topi, kacamata hitam, masker, dll)
  5. Tidak perlu menyertakan foto KTP saat selfie.
  6. Jangan lupa senyum!

Siapa saja yang tidak bisa daftar menjadi peserta Program Kartu Prakerja gelombang 26? 

Berdasarkan info dari website resmi prakerja.go.id, mereka yang tidak bisa mendaftarkan diri sebagai peserta Program Kartu Prakerja gelombang 26 adalah sebagai berikut: 

  1. Pejabat negara 
  2. Pimpinan dan anggota DPRD 
  3. Aparatur Sipil Negara (ASN) 
  4. Prajurit TNI 
  5. Anggota Polri 
  6. Kepala desa 
  7. Perangkat desa 
  8. Direksi atau komisaris atau dewan pengawas pada BUMN atau BUMD 

Selain itu, dalam satu Kartu Keluarga (KK) hanya diperbolehkan maksimal dua Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Nah itu dia cara verifikasi foto selfie Prakerja. Selamat mencoba dan semoga kamu berhasil lolos menjadi salah satu penerima Kartu Prakerja ya! Jika sudah berhasil lolos, jangan lupa untuk beli kelas pelatihan dari GeTI Incubator. GeTI Incubator sebagai mitra resmi pemerintah dalam menjalankan program kartu Prakerja menyediakan berbagai kelas peningkatan kemampuan diri.

Peserta kartu Prakerja dapat memilih materi kelas sesuai minat dan kebutuhan yang diinginkan. Peserta yang ikut kelas Prakerja di GeTI Incubator akan mendapat pemateri yang ahli di setiap bidangnya dan telah bersertifikasi BNSP. Segera bergabung bersama ratusan ribu peserta lainnya yang telah mendaftar di GeTI Incubator. Dapatkan kelas Prakerja di GeTI Incubator disini!

Bingung Memilih Kelas Prakerja? Berikut Tips Memilih Kelas Prakerja yang Tepat!

tips Memilih Kelas Prakerja

Program Kartu Prakerja adalah program pemerintah yang ditujukan untuk membantu angkatan kerja yang memerlukan peningkatan kompetensi. Program ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan.

Pada awalnya program ini dirancang sebagai pelatihan tatap muka, tapi karena adanya pandemi COVID-19 membuat pelatihan ini diubah menjadi pelatihan daring. Karena hal ini, semakin banyak lembaga pelatihan yang ikut berpartisipasi untuk menyediakan pelatihan daring di Kartu Prakerja. Lalu apa tips memilih kelas Prakerja yang tepat untuk kamu? 

Pilihlah kelas pelatihan yang sesuai dengan hobi atau bidang yang kamu minati. Setiap orang pasti memiliki hobinya masing-masing. Jika kamu mau mengikuti kelas pelatihan, akan lebih baik jika kelas pelatihan yang kamu ambil sesuai dengan hobi kamu.

Jadi kamu akan lebih semangat dan tidak merasa terbebani saat menjalani kelas pelatihan tersebut. Tapi bagaimana jika kamu masih belum tahu hobi apa yang kamu minati?

Supaya kamu mengetahui hal tersebut, cobalah untuk memberanikan diri untuk mencoba berbagai hal baru. Tentu hal akan membutuhkan waktu sampai kamu mengetahui hobi apa yang memang kamu gemari. Tapi jangan khawatir. Jadikan ini sebagai cara kamu untuk mencari bakat dalam diri kamu yang akan membantu kamu untuk menentukan karir yang sesuai dengan hobi.

Dalam proses ini ada kemungkinan kamu akan tertarik pada lebih dari satu bidang. Pilihlah satu yang menjadi fokus utama kamu, dan pikirkan tujuan dari bidang yang kamu pilih. Contohnya, kamu tertarik di bidang memasak, tentukan tujuan dari hobi yang kamu pilih. Misalnya, dengan memilih bidang ini, kedepannya kamu memiliki tujuan untuk menjadi seorang chef.

Itulah tips memilih kelas Prakerja. Setelah menentukan apa hobi dan bidang yang kamu minati, kamu bisa mengikuti kelas pelatihan dari GeTI Incubator! GeTI Incubator sebagai mitra resmi pemerintah dalam menjalankan program kartu Prakerja menyediakan berbagai kelas peningkatan kemampuan diri. Peserta kartu Prakerja dapat memilih materi kelas sesuai minat dan kebutuhan yang diinginkan

. Peserta yang ikut kelas Prakerja di GeTI Incubator akan mendapat pemateri yang ahli di setiap bidangnya dan telah bersertifikasi BNSP. Segera bergabung bersama ratusan ribu peserta lainnya yang telah mendaftar di GeTI Incubator. Dapatkan kelas Prakerja di GeTI Incubator disini!

Peresmian Halal Hub Bukittinggi: Dorong Ekspor Produk Halal UMKM

gernas bangga buatan indonesia

Bukittinggi, 12 Maret 2021 –  Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara langsung meresmikan Gernas Bangga Buatan Indonesia Sumatera Barat pada Selasa (12/04) sore di Pelataran Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Bersamaan dengan acara ini juga, ketua umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA), Fiona Erman Safar, meresmikan Halal Hub (Halal House) UMKM Kota Bukittinggi.

UMKM Halal Hub (Halal House) ini merupakan sinergitas antara Global Halal Hub dengan Bank Syariah Indonesia guna mendorong ekspor produk halal UMKM, khususnya UMKM Sumatera Barat. Acara peresmian UMKM Halal Hub (Halal House) ini juga sekaligus menjadi momen onboarding 20 UMKM Bukittinggi ke Platform Digital E-Commerce Global.

“Alhamdulillah sekali kami masyarakat Kota Bukittinggi sangat antusias dengan adanya Halal House di Kota Bukittinggi, yang mana menjadi ajang peluang bisnis besar untuk UMKM yang ada di Kota Bukittinggi,” Ucap Fiona.

Fiona juga menyampaikan bahwa selama pandemi COVID-19, UMKM Sumatera Barat, khususnya Kota Bukittinggi mengalami keterpurukan. Ada banyak tantangan yang dialami selama wabah COVID-19 , mulai dari produksi hingga penjualan produk-produk UMKM.

Setelah diresmikannya Halal Hub (Halal House) Kota Bukittinggi ini, Fiona berharap UMKM bisa terus bangkit. Tidak hanya bisa Kembali bersaing di ranah lokal, tapi juga bisa bersaing di pasar Global.

“Jadi Kota Bukittinggi mempunyai kerajinan dan juga beberapa produk halal yang mana kerajinan kami sudah di-order sampai ke Malaysia, Brunei Darusalam, dan Arab Saudi itu berupa mukena bordir kerancang,” lanjutnya.

Selama pergelaran Gerakan Nasional BBI, Global Halal Hub dan BSI memiliki sejumlah kegiatan yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pengunjung pameran, khususnya pelaku UMKM. Ada pun serangkaian kegiatan yang ada dalam booth Global Halal Hub dan BSI adalah Pendaftaran kemitraan UMKM di ekosistem Global Halal Hub, indentifikasi buyer internasional, workshop foto dan video produk, kurasi produk, coaching clinic, hingga pendaftaran sertifikasi (PIRT, HALAL, BPOM, dan BNSP).

“Harapan saya UMKM-UMKM yang sedang terpuruk bisa semangat lagi untuk naik dari keterpurukan mereka dan juga bisa membawa salah satu produk khas Sumatera Barat khususnya Bukittinggi ke Pasar Global,” tutup Fiona.

Pada kesempatan yang sama, Wapres Ma’ruf Amin menyempatkan diri untuk berkunjung ke Booth GHH dan BSI. Beliau menyampaikan bahwa peresmian Halal Hub Kota Bukittinggi ini harus dimanfaatkan untuk membawa produk halal seperti rendang menembus pasar Eropa dan Timur Tengah.

Selain Wapres Ma’ruf Amin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, juga menyampaikan apresiasi yang begitu besar dengan kehadiran Halal Hub (Halal House) Kota Bukittinggi.

gernas bangga buatan indonesia

Baca juga: Bersama Wapres di Gernas Bangga Buatan Indonesia, LPK GETI Menyiapkan UMKM Indonesia Menguasai Pemasaran Digital untuk Pasar Lokal dan Pasar Ekspor

Bersama Wapres di Gernas Bangga Buatan Indonesia, LPK GETI Menyiapkan UMKM Indonesia Menguasai Pemasaran Digital untuk Pasar Lokal dan Pasar Ekspor

gernas bangga buatan indonesia

Bukittinggi – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meresmikan Pembukaan Gernas Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (12/04/2022). Lembaga Pelatihan Kerja Global Edukasi Talenta Inkubator (LPK GETI) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) yang tergabung dalam ekosistem Global Halal Hub (GHH) ikut berperan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM Lokal di Sumatera Barat agar mampu berjualan dengan strategi digital baik di pasar lokal maupun global (ekspor).

Hadir dalam acara tersebut, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (secara virtual), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Waikota Bukittinggi Erman Safar, Bupati dan Wali Kota di Sumatera Barat, serta para Tokoh Adat, Pemuka Agama, dan Tokoh Masyarakat Sumbar.

Pada kesempatan tersebut, Wapres mennyampaikan bahwa secara umum ekspor UMKM Indonesia saat ini baru mencapai sekitar 15% dari total ekspor nasional, tertinggal jauh dari negara lain, seperti Singapura 41% dan China 60%.

Menurutnya, peran para pengusaha sukses yang memiliki jejaring luas di dalam dan luar negeri diharapkan dapat membantu UMKM agar lebih mudah mengembangkan produknya hingga menembus pasar ekspor.

“Sebagaimana pepatah Minang nan barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang (berat sama dipikul, ringan sama dijinjing),” tuturnya.

Selain melibatkan para pengusaha sukses, Wapres menambahkan, penguatan UMKM juga harus dilakukan melalui peningkatan infrastruktur dan keahlian (skill) dibidang digital.

“Teknologi digital begitu berpengaruh, termasuk dalam merumuskan taktik mempromosikan produk UMKM,” tutupnya.

Sementara itu Direktur Akademik dan Inkubasi LPK GETI, Divera Wicaksono menyampaikan, “LPK GETI hadir di acara Gernas BBI dalam bentuk workshop dan silent training yang mendukung program Wapres untuk membawa produk halal UMKM Go Digital menembus pasar ekspor”.

Divera menambahkan, workshop dan silent training kami di Gernas BBI terbagi menjadi empat sesi pada 13-17 April dengan tema sebagai berikut; Sesi pertama “Ngabuburit Konsultasi Produk UMKM untuk Berdaya Saing Global”, sesi berikutnya “Identifikasi Buyer Internasional Melalui Platform Digital Global”, sesi ke tiga “Workshop Photo & Video Produk Halal Sesuai Standar Global E-Commerce”, dan sesi terakhir yaitu “Coaching Clinic Digital Marketing Produk UMKM Halal Global”.

Selain LPK, GETI juga memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 yang Bernama LSP-P1 LPK GETI.

Saat ini, LSP-P1 LPK GETI telah memiliki lima skema program sertifikasi yang terverifikasi BNSP, yaitu; Store Operator Program, yaitu sertifikasi kompeten menjadi operator toko online di marketplace lokal ( Tokopedia/ Shopee/ Bukalapak/ Blibli), berikutnya Digital Marketing Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi seorang digital marketer untuk perusahaan atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau wirausaha.

Kemudian skema ketiga adalah Digital Creative Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi content creator bagi platform media sosial, lalu skema Global Entrepreneur Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi seorang eksportir dengan menggunakan platform global e-commerce.

Dan yang terakhir adalah skema Logistics Export Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi administrator logistik dan dokumen ekspor.

Seperti diketahui, sertifikat kompetensi merupakan bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu yang diberikan oleh LSP atas verifikasi dari BNSP. Setiap blangko sertifikat kompetensi resmi dikeluarkan oleh BNSP, dan merupakan sertifikat yang diberikan oleh negara dan diakui di luar negeri.

Program Kartu Prakerja Gelombang 26 Resmi Dibuka!

Program Kartu Prakerja mengumumkan pembukaan gelombang 26 pada hari Jumat (8/4/2022). Sepanjang tahun 2020 hingga 2021 Program Kartu Prakerja sudah menerima 11,4 juta orang sebagai penerima Kartu Prakerja.

Program Kartu Prakerja hadir bertujuan untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan. Lalu apa saja syarat daftar Kartu Prakerja?

Berikut syarat daftar Kartu Prakerja: 

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia minimal 18 tahun.
  3. Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
  4. Tidak menerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, BPUM.
  5. Dan bukan anggota TNI/Polri, ASN, anggota DPR/D, BUMN/D, dan lainnya.

Selain itu, dalam 1 (satu) Kartu Keluarga hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) NIK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja. Jadi, pastikan kalau hanya ada maksimal 2 (dua) anggota keluarga kamu yang menjadi Penerima Kartu Prakerja, ya!

Dengan mengikuti program ini peserta akan diberi 1 juta rupiah yang bisa digunakan untuk membeli kelas pelatihan pengembangan skill. Selain itu, program ini memberikan insentif untuk peserta yang berhasil lolos dan sudah menyelesaikan kelas pelatihan pertama. Insentif yang diberikan sebesar 600 ribu rupiah dan akan diberikan selama empat bulan berturut-turut. Ditambah dengan 150 ribu rupiah untuk peserta yang mengisi survei evaluasi sebanyak 3 kali.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk daftar Program Kartu Prakerja gelombang 26. Berikut cara daftar Kartu Prakerja:

  1. Buka www.prakerja.go.id, siapkan email, NIK, nomor KK dan nomor HP aktif untuk mendaftar
  2. Klik ‘Daftar Sekarang’ 
  3. Pada form pendaftaran, silahkan mengisi alamat email, password dan ulangi password. Setelah itu klik kolom ‘Saya menyetujui Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku’. Lalu, klik ‘Daftar’ 
  4. Verifikasi email Prakerja melalui akun email Anda 
  5. Pada tahap pertama, Anda akan diminta untuk verifikasi KTP dan KK serta tanggal lahir Anda. Jika e-KTP Anda tidak terdaftar atau tidak sesuai dengan data yang ada di Dukcapil, Anda bisa menghubungi Dukcapil di [email protected]
  6. Setelah berhasil pada tahap verifikasi KTP dan KK, Anda akan diminta untuk mengisi data diri, mulai dari nama lengkap, jenis kelamin, mengisi nama ibu kandung, status perkawinan, status pekerjaan, pendidikan teratas, jumlah tanggungan keluarga dan topik pelatihan yang diminati. Selain itu, Anda juga akan diminta untuk mengisi alamat dan mengunggah file KTP. 
  7. Tahap selanjutnya, Anda akan diminta untuk verifikasi nomor handphone. Pastikan nomor hp yang Anda daftarkan sama dengan nomor hp yang terdaftar dengan rekening/e-wallet. Kemudian, masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor hp Anda. 
  8. Nantinya Anda akan diminta untuk memilih beberapa pernyataan. 
  9. Jika proses pendaftaran sudah selesai, Anda kemudian akan diarahkan untuk melakukan tes motivasi dan kemampuan dasar untuk bisa mengikuti seleksi gelombang dan tunggu pengumuman hasilnya.

Untuk kamu yang sudah berhasil menjadi peserta Kartu Prakerja , beli kelas pelatihan dari GeTI Incubator yuk! GeTI Incubator sebagai mitra resmi pemerintah dalam menjalankan program kartu Prakerja menyediakan berbagai kelas peningkatan kemampuan diri. Peserta kartu Prakerja dapat memilih materi kelas sesuai minat dan kebutuhan yang diinginkan.

Peserta yang ikut kelas Prakerja di GeTI Incubator akan mendapat pemateri yang ahli di setiap bidangnya dan telah bersertifikasi BNSP. Segera bergabung bersama ratusan ribu peserta lainnya yang telah mendaftar di GeTI Incubator. Dapatkan kelas Prakerja di GeTI Incubator disini!