Ketua dan Staff STAI Kuningan Studi Banding ke GETI Incubator

Tangerang, 1 April 2026 – Menindaklanjuti arahan dan saran dari Ketua BNSP terkait penguatan kompetensi profesi, Ketua STAI Kuningan beserta jajaran staf melakukan kunjungan strategis ke GETI Incubator. Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata institusi dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap terjun langsung ke sektor digital dengan validasi sertifikasi keahlian khusus. Melalui sinergi ini, STAI Kuningan berupaya merumuskan langkah konkret untuk mencetak talenta digital muda yang kompeten, kompetitif, dan memiliki kesiapan karier yang matang di tengah ketatnya persaingan ekonomi global.

Baca juga : Pentingnya Pelatihan Digital untuk Meningkatkan Karier di Era AI

GETI Incubator, sebagai lembaga yang fokus pada pengembangan talenta inklusif dan inkubasi bisnis, memberikan wawasan mendalam mengenai potensi karir di sektor digital yang kian meluas. Dalam kunjungan tersebut, para delegasi STAI Kuningan melihat langsung bagaimana proses pelatihan intensif mampu mengubah pola pikir mahasiswa menjadi lebih berjiwa wirausaha. Fokus diskusi utama adalah bagaimana melahirkan praktisi pemasaran digital (digital marketing) dan spesialis marketplace yang mampu bersaing tidak hanya di level lokal, tetapi hingga menembus pasar ekspor.

Pentingnya sertifikasi kompetensi menjadi bahasan hangat dalam pertemuan strategis ini. STAI Kuningan menyadari bahwa perusahaan-perusahaan besar saat ini mencari bukti validasi keahlian yang nyata di luar transkrip nilai akademik. Melalui program sertifikasi yang dikembangkan bersama GETI, mahasiswa akan dilatih untuk menguasai berbagai alat pemasaran digital secara mendalam. Hal ini mencakup kemampuan analisis data pasar, strategi konten kreatif, hingga manajemen rantai pasok dalam perdagangan daring berskala internasional.

Baca juga : Teknik Branding dan Selling di TikTok yang Efektif untuk Bisnis

Kunjungan studi banding ini diharapkan menjadi titik awal kerjasama jangka panjang yang berkelanjutan. Implementasi nyata dari pertemuan ini nantinya akan diwujudkan dalam bentuk workshop teknis, kelas inkubasi bisnis, dan program magang bersertifikat bagi civitas akademika STAI Kuningan. Dengan sinergi yang terjalin erat antara akademisi dan praktisi industri seperti GETI, STAI Kuningan optimis dapat mencetak generasi digitalpreneur yang tangguh, beretika, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Teknik Branding dan Selling di TikTok yang Efektif untuk Bisnis

Tangerang, 31 Maret 2026 – TikTok telah bertransformasi dari sekadar platform hiburan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha. Memahami teknik branding dan selling di TikTok secara mendalam adalah kunci untuk memenangkan perhatian audiens di tengah ribuan konten yang diunggah setiap detik. Dengan algoritma yang unik, TikTok memungkinkan brand kecil sekalipun untuk bersaing dengan perusahaan besar melalui kreativitas konten.

Baca juga : Cara Cepat Upgrade Skill Digital untuk Pemula Tanpa Ribet

Berbeda dengan platform media sosial lainnya, TikTok sangat mengandalkan visual yang dinamis dan autentik. Pengguna TikTok lebih menyukai konten yang terasa “nyata” daripada iklan formal yang kaku. Oleh karena itu, strategi pemasaran di sini harus menyeimbangkan antara membangun identitas merek (branding) dan mendorong konversi penjualan (selling).

1. Membangun Branding Melalui Konten Edukatif dan Hiburan

Langkah pertama dalam teknik branding dan selling di TikTok adalah menentukan niche dan kepribadian akun Anda. Jangan hanya menjual produk, tetapi ceritakanlah solusi. Misalnya, jika Anda menjual produk perawatan kulit, buatlah video edukasi tentang cara mengatasi jerawat. Konten yang memberikan manfaat akan lebih mudah masuk ke halaman For You Page (FYP) dan membangun kepercayaan audiens terhadap merek Anda.

2. Memanfaatkan Fitur TikTok Shop dan Live Streaming

Untuk urusan penjualan (selling), TikTok menyediakan fitur terintegrasi seperti TikTok Shop. Teknik yang paling efektif saat ini adalah melakukan Live Streaming secara rutin. Saat melakukan siaran langsung, Anda dapat berinteraksi secara real-time, menjawab pertanyaan konsumen, dan memberikan promo eksklusif yang hanya berlaku saat live. Interaksi langsung ini terbukti meningkatkan urgensi pembeli untuk segera melakukan checkout.

Rahasia Konten FYP untuk Meningkatkan Penjualan

Untuk menyempurnakan teknik branding dan selling di TikTok, Anda harus memperhatikan elemen teknis konten:

  • Gunakan Musik yang Sedang Tren: Algoritma TikTok sangat sensitif terhadap audio populer.

  • Hook 3 Detik Pertama: Pastikan video Anda langsung menarik perhatian sejak detik pertama agar penonton tidak melakukan scroll.

  • Call to Action (CTA) yang Jelas: Selalu arahkan penonton untuk mengklik keranjang kuning atau mengunjungi profil Anda di akhir video.

Konsistensi sebagai Kunci Keberhasilan

Secara logis, branding tidak terjadi dalam semalam. Konsistensi dalam mengunggah konten adalah hal mutlak. Dengan rutin mengunggah video berkualitas, algoritma TikTok akan lebih mudah mengenali target audiens Anda. Hal ini secara bertahap akan memperkuat posisi merek Anda di benak konsumen dan mempermudah proses penjualan dalam jangka panjang.

Menerapkan teknik branding dan selling di TikTok memerlukan perpaduan antara kreativitas, data, dan konsistensi. Dengan fokus pada pemberian nilai kepada audiens dan pemanfaatan fitur-fitur belanja di platform, bisnis Anda dapat tumbuh secara eksponensial. Mulailah bereksperimen dengan konten hari ini dan raih peluang pasar global melalui TikTok.

Bisnis Clipper di Era Digital Mengubah Video Panjang

Tangerang, 30 Maret 2026 – Di era digital saat ini, bisnis clipper menjadi salah satu peluang yang semakin populer. Perubahan perilaku audiens yang lebih menyukai video pendek membuat konten singkat lebih mudah viral dibandingkan video panjang.

Dari sinilah muncul konsep clipper economy, yaitu aktivitas mengubah video panjang menjadi konten pendek yang menarik, padat, dan berpotensi menghasilkan cuan. Di Indonesia, bisnis clipper kini berkembang pesat seiring meningkatnya penggunaan platform video pendek.

Baca Juga : Mahasiswa Cerdas Nggak Cuma Mengejar IPK, Tapi Juga Skill Digital

Bisnis clipper adalah model usaha digital yang berfokus pada proses mengolah video panjang menjadi konten pendek yang menarik.

Aktivitas dalam bisnis clipper meliputi:

  • Memotong video panjang seperti podcast, webinar, atau live streaming
  • Mengambil bagian paling menarik atau viral
  • Mengedit ulang menjadi video pendek (short content)

Konten hasil clipper biasanya diunggah ke platform seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Salah satu alasan bisnis clipper berkembang pesat adalah karena kontennya mudah viral. Berikut alasannya:

1. Durasi Singkat dan Menarik

Konten pendek lebih cepat dikonsumsi oleh audiens sehingga peluang ditonton sampai habis lebih tinggi.

2. Didukung Algoritma Platform

Platform seperti TikTok dan YouTube Shorts memprioritaskan konten video pendek.

3. Fokus pada Momen Terbaik

Dalam bisnis clipper, hanya bagian paling menarik yang ditampilkan, sehingga lebih engaging.

Peluang bisnis clipper di Indonesia sangat besar karena:

  • Banyak kreator menghasilkan konten panjang setiap hari
  • Konsumsi video pendek terus meningkat
  • Modal awal relatif kecil

Bahkan, kamu bisa memulai bisnis clipper hanya dengan smartphone dan aplikasi editing sederhana seperti CapCut.

Ada berbagai cara monetisasi dalam bisnis clipper, antara lain:

1. Monetisasi Platform

Menghasilkan uang dari program kreator di TikTok atau YouTube Shorts.

2. Jasa Editing Konten

Menawarkan jasa sebagai editor untuk podcaster, YouTuber, atau brand.

3. Affiliate Marketing

Menyisipkan link produk dalam konten clipper.

4. Kerja Sama dengan Kreator

Melakukan revenue sharing dengan pemilik konten asli.

Untuk sukses dalam bisnis clipper, kamu perlu strategi yang tepat:

1. Tentukan Niche

Fokus pada satu topik seperti:

  • Podcast bisnis
  • Motivasi
  • Hiburan
2. Gunakan Hook yang Kuat

3 detik pertama sangat menentukan apakah audiens akan lanjut menonton.

3. Tambahkan Subtitle

Sebagian besar pengguna menonton video tanpa suara.

4. Konsisten Upload

Konsistensi adalah kunci sukses dalam bisnis clipper.

Meski menjanjikan, bisnis clipper juga memiliki tantangan:

  • Masalah copyright atau hak cipta
  • Persaingan yang semakin ketat
  • Ketergantungan pada algoritma

Solusinya:

  • Gunakan konten dengan izin
  • Tambahkan value seperti subtitle, editing menarik, dan insight

Baca Juga : Skill Digital yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja 2026

Clipper economy diprediksi akan terus berkembang. Dalam beberapa tahun ke depan, pelaku bisnis clipper tidak hanya menjadi editor, tetapi juga:

  • Kurator konten
  • Content strategist
  • Pemilik media digital

Bisnis clipper adalah peluang bisnis digital yang sangat potensial di era modern. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa mengubah video panjang menjadi konten viral dan menghasilkan penghasilan dari sana. Jika kamu ingin memulai bisnis digital dengan modal kecil namun peluang besar, maka bisnis clipper adalah pilihan yang tepat.

Mahasiswa Cerdas Nggak Cuma Mengejar IPK, Tapi Juga Skill Digital

Tangerang, 29 Oktober 2025 – Di kampus, kita sering dengar kalimat “yang penting IPK tinggi”. Tapi di dunia kerja nyata, perusahaan nggak cuma cari lulusan pintar di atas kertas. Mereka cari mahasiswa yang punya skill nyata, terutama skill digital yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Jadi, kalau kamu masih berpikir cukup belajar buat ujian dan tugas kampus, mungkin sekarang waktunya ubah mindset itu.

Dunia Kerja Sudah Digital, Kamu Kapan?

Sekarang hampir semua pekerjaan terhubung dengan teknologi. Mulai dari bisnis, pemasaran, desain, sampai administrasi — semuanya butuh kemampuan digital.

  1. Perusahaan mencari kandidat yang:
  2. Bisa beradaptasi dengan teknologi baru,
  3. Paham cara kerja digital tools, dan
  4. Mampu menggunakan data atau platform digital untuk mendukung pekerjaan.

Kalau kamu punya skill ini, peluangmu buat diterima kerja jauh lebih besar dibanding yang hanya mengandalkan nilai akademik.

Tenang, kamu nggak harus langsung jago coding kok. Ada banyak skill digital yang bisa dipelajari sesuai bidangmu. Misalnya:

  1. Microsoft Office & Data Management → buat semua jurusan, terutama yang sering olah data.
  2. Digital Marketing & Social Media → cocok untuk mahasiswa komunikasi, bisnis, dan ekonomi.
  3. Desain Grafis & Canva → ideal buat kamu yang kreatif dan suka bikin konten visual.
  4. Google Workspace & Cloud Collaboration → penting banget untuk kerja tim jarak jauh.
  5. Analisis Data Dasar (Excel, Google Sheets, AI tools) → jadi nilai tambah besar di CV kamu.

Skill-skill ini bukan cuma buat “nambah nilai”, tapi juga bikin kamu lebih siap kerja dan punya daya saing global.

Kabar baiknya, sekarang belajar skill digital itu mudah dan terjangkau. Banyak pelatihan online maupun offline yang bisa kamu ikuti — bahkan ada yang gratis!

Salah satunya lewat program pelatihan dari GETI Incubator dan Exporthub.id, yang rutin mengadakan pelatihan seputar:

  1. Digital Marketing,
  2. Pembuatan Konten Kreatif,
  3. Pengelolaan Data & Dokumen Digital,
  4. Hingga Persiapan Karier di Dunia Digital.

Dengan ikut pelatihan seperti ini, kamu bisa belajar langsung dari praktisi industri dan punya sertifikat kompetensi yang diakui dunia kerja.

IPK tetap penting, tapi dunia kerja menilai lebih dari sekadar angka.
Mahasiswa yang cerdas bukan cuma rajin kuliah, tapi juga proaktif belajar hal baru, melek teknologi, dan punya skill yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Ingat — dunia kerja butuh orang yang bisa “ngasih solusi”, bukan sekadar “hafal teori.”
Jadi, mulai sekarang, yuk luangkan waktu buat upgrade skill digital kamu. Karena di era ini, skill digital = peluang nyata menuju masa depan sukses.

Hari Ketiga TEI 2025 Rewako Sulawesi Selatan Tunjukkan Pesona UMKM Daerah

Tangerang, 17 Oktober 2025 – Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di ICE BSD City memasuki hari ketiga dengan semangat yang semakin membara. Ribuan pengunjung, buyer, dan delegasi internasional tampak memenuhi area pameran untuk melihat langsung potensi produk lokal Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

 

Di antara deretan booth yang menarik perhatian, UMKM Rewako Sulawesi Selatan tampil memukau dengan keunikan konsep dan kekayaan produk yang mereka bawa. Booth ini menjadi salah satu magnet pengunjung berkat tampilan yang memadukan unsur tradisional dan modern, menghadirkan suasana khas Sulawesi Selatan di tengah keramaian pameran.

Rewako menampilkan berbagai produk unggulan Sulawesi Selatan yang merepresentasikan identitas dan potensi daerah.
Mulai dari fashion etnik modern yang menggabungkan kain tradisional Bugis-Makassar dengan desain kekinian, hingga kopi khas Sulawesi yang terkenal dengan cita rasa kuat dan aroma khas pegunungan Toraja.

 

Tak berhenti di situ, Rewako juga menghadirkan kerajinan tangan, kuliner olahan lokal, serta souvenir khas daerah yang mencerminkan kreativitas dan inovasi pelaku UMKM binaan.
Salah satu produk yang paling menarik perhatian adalah kopi robusta dan arabika Sulawesi Selatan, yang dapat dicicipi langsung oleh pengunjung.
Aroma kopi yang kuat berpadu dengan keramahan para penjaga booth menciptakan suasana yang hangat dan berkesan bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

“Kami ingin memperkenalkan potensi Sulawesi Selatan bukan hanya lewat satu produk, tapi melalui berbagai karya kreatif yang menunjukkan kekayaan budaya dan kualitas produksi daerah kami,” ujar salah satu perwakilan Rewako.

Selain kopi, lini fashion Bugis-Makassar juga menjadi daya tarik utama. Kain tenun tradisional yang diolah dengan desain modern tampil elegan dan memikat — bukti nyata bahwa produk fesyen daerah bisa tampil berkelas dan siap ekspor.

 

Baca juga: Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Modest Fashion Nasional Lewat IN2MOTIONFEST 2025

 

Partisipasi Rewako di TEI 2025 bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi juga bentuk nyata semangat UMKM Sulawesi Selatan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memperluas jangkauan pasar.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, Rewako membawa pesan kuat: produk lokal Indonesia punya daya saing global bila dikembangkan dengan inovasi dan visi jangka panjang.

Hingga hari ketiga, booth Rewako terus dipadati pengunjung yang ingin mengenal lebih dalam produk mereka. Banyak yang mengapresiasi konsep booth yang hangat, ramah, dan informatif, menjadi ruang inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.

Dengan semangat “Dari Daerah untuk Dunia,” Rewako Sulawesi Selatan membuktikan bahwa produk lokal bisa menjadi inspirasi global.

 

Kunjungi booth Rewako Sulawesi Selatan dan temukan beragam produk kreatif dari fashion, kopi, hingga kerajinan lokal yang membanggakan Indonesia.
Mari dukung UMKM daerah untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia!

Trade Expo Indonesia 2025: PTPN Group Bawa Semangat Sustainable Trade

Tangerang, 16 Oktober 2025 – Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City memasuki hari kedua dengan antusiasme tinggi. Setelah pembukaan resmi kemarin, ribuan buyer global tampak memadati area pameran, terutama di zona Food, Beverage, and Agricultural Products.

Salah satu sorotan utama datang dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group). Melalui paviliun yang megah, PTPN menampilkan berbagai komoditas unggulan Indonesia seperti kelapa sawit olahan, teh premium, kopi khas nusantara, hingga karet berkualitas ekspor.Kehadiran BUMN ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mendukung target pemerintah mencapai transaksi ekspor sebesar US$16,5 miliar pada tahun ini.

Baca juga: Kementerian UMKM Perkuat Peran UMKM Madu Dalam Program Makan Bergizi Gratis

 

Dengan mengusung semangat “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, PTPN Group tidak hanya hadir sebagai eksportir bahan mentah, tetapi juga sebagai showcase inovasi produk bernilai tambah tinggi.

 

Mereka memperkenalkan produk hilir yang telah melalui proses riset, pengembangan, dan pengemasan modern — siap bersaing di pasar global.

“Hari kedua TEI 2025 menjadi momentum penting untuk melakukan business matching intensif. Kami melihat peningkatan minat yang signifikan dari buyer asal Timur Tengah, Eropa, dan Asia Timur terhadap komoditas berkelanjutan kami,” ujar salah satu perwakilan PTPN Group di lokasi pameran.

 

Sektor perkebunan nasional telah lama menjadi penopang utama devisa non-migas Indonesia.
Melalui partisipasinya di TEI 2025, Perkebunan Nusantara menunjukkan keseriusan untuk mengadopsi standar global, termasuk prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam praktik bisnisnya.

 

Pameran ini menjadi ajang strategis bagi PTPN Group untuk:

Memperkenalkan inovasi produk hilir, seperti minyak goreng premium, specialty coffee, dan produk olahan karet yang siap masuk pasar internasional.

Membangun kemitraan strategis melalui forum Business Matching dan Trade Missions dengan importir dari berbagai negara.

Mengangkat citra positif produk lokal, menegaskan bahwa komoditas Indonesia dikelola profesional dan memenuhi standar internasional.

 

Selain perusahaan besar, TEI 2025 juga membuka peluang bagi UMKM sektor agrikultur.
Melalui kegiatan Business Counseling dan platform digital yang disediakan, pelaku usaha kecil dan menengah didorong untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar ekspor.

 

Baca juga: IndoGriTech Expo 2025 Siap Dorong Transformasi Pertanian Nasional Melalui Inovasi Teknologi

 

“Kami berharap kehadiran kami di TEI dapat menginspirasi UMKM bahwa dengan kualitas dan branding yang kuat, produk lokal mampu bersaing dan mendunia,” ujar perwakilan PTPN menutup sesi wawancara.

 

Pameran Trade Expo Indonesia 2025 masih akan berlangsung hingga Minggu, 19 Oktober 2025.
Ajang ini diproyeksikan menarik ribuan pengunjung dan buyer internasional dari lebih dari 100 negara.

Dengan semangat “Bangga Produk Indonesia, Mendunia Bersama TEI 2025,” seluruh peserta berharap momentum ini dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekspor nasional dan menempatkan produk Indonesia di hati konsumen global.

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 Mendorong Ekspor Nasional dari Lokal ke Global

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025: Mendorong Ekspor Nasional dan Menembus Pasar Global

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 kembali digelar sebagai pameran dagang terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pembeli dari seluruh dunia. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar ekspor internasional.

Diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, TEI 2025 akan berlangsung pada 15–19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Melalui tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, TEI tahun ini mengajak para pelaku bisnis untuk menembus batas perdagangan global dan memperkenalkan keunggulan produk nasional kepada dunia.

Apa Itu Trade Expo Indonesia 2025?

Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan pameran perdagangan berskala internasional yang telah menjadi agenda tahunan pemerintah Indonesia sejak 1985. TEI berfungsi sebagai wadah promosi produk ekspor non-migas, mempertemukan eksportir, importir, investor, dan mitra bisnis global dalam satu event besar.

Setiap tahunnya, TEI menampilkan ribuan produk unggulan dari berbagai sektor, mulai dari pangan, manufaktur, hingga layanan kreatif. Pameran ini menjadi ajang utama bagi pelaku usaha Indonesia untuk mendapatkan peluang bisnis baru, membangun kerja sama jangka panjang, serta memperluas jangkauan pasar internasional.

Tema TEI 2025: “Trade Beyond Boundaries”

Tahun 2025, TEI mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries.” Tema ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong ekspor berkelanjutan dan memperkenalkan inovasi lokal ke dunia.

Melalui pameran ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya kaya sumber daya, tetapi juga memiliki produk berkualitas tinggi, inovatif, dan kompetitif di pasar global.

Kategori dan Zona Produk di TEI 2025

Untuk memberikan pengalaman yang komprehensif, TEI 2025 menghadirkan tiga zona utama yang menampilkan beragam produk unggulan Indonesia:

1. Food, Beverage, and Agricultural Products

Produk makanan olahan, minuman khas, rempah, dan hasil pertanian organik yang menjadi favorit buyer internasional.

2. Manufactured Products

Produk industri seperti furnitur, tekstil, otomotif, fashion, dan produk teknologi yang mencerminkan kemajuan manufaktur Indonesia.

3. Services & Lifestyle Products

Layanan profesional, pariwisata, produk digital, serta gaya hidup berkelanjutan yang mewakili inovasi dan kreativitas generasi baru Indonesia.

Selain pameran, TEI juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti Business Matching, Trade Missions, Business Forum, dan Business Counseling untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra potensial.

Dampak dan Target TEI 2025

Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2025 menargetkan nilai transaksi ekspor hingga US$16,5 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Event ini diharapkan dapat:

  • Meningkatkan ekspor produk non-migas Indonesia

  • Memperluas jaringan bisnis internasional

  • Memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan di Asia Tenggara

  • Membuka peluang baru bagi UMKM untuk masuk ke pasar ekspor

Dengan dukungan digitalisasi melalui Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI-DE), pameran ini juga dapat diakses secara daring oleh peserta dari seluruh dunia. Langkah ini menandai transformasi digital dalam ekosistem perdagangan Indonesia.

Mengapa TEI 2025 Penting bagi Pelaku Usaha Indonesia?
  1. Akses langsung ke pasar internasional – pelaku UMKM dan perusahaan besar dapat menjalin kontak dengan buyer global.
  2. Promosi produk unggulan Indonesia – kesempatan menampilkan inovasi lokal dan meningkatkan brand awareness.
  3. Networking strategis – mempertemukan pengusaha, investor, serta lembaga pendukung perdagangan.
  4. Peningkatan kapasitas ekspor – peserta mendapat insight dan konsultasi langsung dari pakar perdagangan dan perwakilan dagang luar negeri.
Dari Lokal ke Global: Kolaborasi UMKM dengan Exporthub.id

Sebagai bagian dari semangat “From Local to Global”, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin memperluas jangkauan produk ke pasar internasional dapat berkolaborasi melalui exporthub.id.

Melalui platform ini, UMKM bisa mendapatkan:

  • Pendampingan ekspor dan digitalisasi bisnis

  • Akses ke jaringan buyer luar negeri

  • Publikasi produk di portal ekspor digital

  • Kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan promosi internasional

Kolaborasi dengan exporthub.id menjadi langkah nyata bagi UMKM untuk naik kelas dan memperkuat peran mereka dalam perdagangan global.