GHH Dorong UMKM Jual Produk di E-commerce Global

GHH akan mendorong kesiapan sumber daya UMKM dengan berbagai strategi.

Global Halal Hub (GHH) yang salah satunya diinisiasi oleh Platform Digital Ekspor (PDEkspor Indonesia berkomitmen mengorkestrasi ekosistem UMKM Indonesia untuk masuk pada penjualan retail e-commerce dunia. Ketua Umum PDEkspor Hadi Lee menyampaikan GHH akan mendorong kesiapan sumber daya UMKM dengan berbagai strategi.

“Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membahas permasalahan dan solusi yang dihadapi untuk meningkatkan tingkat industri halal Indonesia di kancah dunia,” katanya dalam peluncuran GHH, Kamis (29/1).

Pembahasan GHH meliputi strategi untuk menguasai pasar global, peningkatan kompetensi SDM dalam mendorong penguatan halal, baik secara kuantitas dan kualitas, meningkatkan kuantitas ekspor, termasuk solusi pembiayaan UMKM halal untuk mendorong pertumbuhan ekspor.

Selain itu juga, solusi mengurus izin, legalitas, sertifikasi, dan standarisasi UMKM halal. Selanjutnya, terkait optimalisasi logistik produk ekspor, perjanjian internasional, hingga mendorong produk halal dalam marketplace global.

“Pemasaran global tersebut menyasar marketplace seperti Amazon, Alibaba, dan lainnya,” kata dia.

Ia menegaskan, pencanangan ekosistem GHH ini sebagai gerakan nasional sinergitas Indonesia menuju pusat produsen halal dunia 2024. Dalam kesempatan ini, GHH juga secara simultan melepaskan ekspor produk UMKM dan Produk Halal senilai 9 juta dolar AS.

Produk-produk tersebut terdiri dari makanan halal, seperti produk mi, gudeg, bumbu, gado-gado, kue bulan, juga produk UMKM diantaranya manggis dan cocoa powder. Ekspor dilakukan ke 23 negara tujuan, antara lain Amerika Serikat, China, India, dan Mesir.

Potensi pasar digital global sendiri sangat besar. Pada 2020, penjualan e-commerce global seluruh dunia menyentuh 3,9 triliun dolar AS atau Rp 56.003 triliun, naik 17 persen secara tahunan. Nilai transaksi tertinggi berasal dari China yang sebesar dua triliun dolar AS, diikuti Amerika Serikat sebesar 792 miliar dolar AS, dan Jepang sebesar 178 dolar AS.

Asia Tenggara tercatat 62 miliar dolar AS dan Indonesia 32 miliar dolar AS atau Rp 459 triliun. PDEkspor menyampaikan, dengan menghitung dampak pandemi baik tataran global dan domestik Indonesia memiliki potensi ekspor yang belum termanfaatkan.

Nilainya mencapai 94,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.359 triliun. Potensi ekspor yang sudah termanfaatkan, menurutnya, adalah 50,3 persen. Data-data tersebut diperoleh dari International Trade Center dan diolah oleh Indonesia Eximbank.

Di dalam negeri, Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah (LEKSI) 2021 dari Bank Indonesia juga menyajikan data peningkatan nilai transaksi produk halal di e-commerce. Misal, nilai transaksi fesyen muslim melalui e-commerce mencatatkan peningkatan signifikan pada 2021.

Sampai dengan Oktober 2021, akumulasi nilai transaksi produk fesyen muslim melalui e-commerce tumbuh sebesar 72,10 persen (yoy). Total nilai transaksinya sebesar Rp 11,19 triliun. Sementara itu, makanan dan minuman halal mencatat nilai transaksi pembelian makanan dan minuman halal mencapai Rp 202 miliar.

 

Sumber: Republika.co.id

global halal hub

Baca juga: Wapres Luncurkan Global Halal Hub, Cara UMKM Tembus Pasar Global

Wapres Luncurkan Global Halal Hub, Cara UMKM Tembus Pasar Global

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meluncurkan Global Halal Hub (GHH) untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia pada 2024. Program tersebut diyakini bisa membawa pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menembus pasar global.

“Hadirnya ekosistem Global Halal Hub ini menjadi awalan yang baik untuk menyinergikan berbagai pihak dan membawa semakin banyak produk halal maupun UMKM halal Indonesia ke pasar global,” ujar Ma’ruf dalam acara Pencanangan Global halal Hub, secara virtual, Kamis, 27 Januari 2022.

Ma’ruf menjelaskan pengembangan GHH mencangkup beberapa aspek dalam menunjang produk UMKM halal. Seperti kualitas produk, kuantitas produk, kontinuitas produk, hingga pemasaran digital.

“Kita berharap produk-produk UMKM halal nasional akan semakin dikenal dan mudah diperoleh masyarakat internasional,” tutur Ma’ruf.

Ma’ruf menyebut kontribusi ekspor UMKM masih terbilang rendah, yakni 16 persen. Padahal sebagai pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sekitar 60 persen atau senilai Rp9.580 triliun.

“Saya mengajak untuk memperkuat kolaborasi sinergi agar kontribusi ekspor UMKM yang saat ini masih sekitar 16 persen bisa meningkat signifikan pada tahun 2024,” jelas Wapres.

 

Sumber: Medcom.id

global halal hub

Baca juga: Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Wapres: Masyarakat Harus Nikmati Buah Perkembangan Ekonomi Digital

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan, masyarakat Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen di tengah perkembangan ekonomi digital, tetapi harus ikut menjadi produsen agar turut menikmati hasilnya. “Kita tidak ingin masyarakat Indonesia sekadar menjadi konsumen, tapi harus mampu menjadi produsen yang turut menikmati buah dari perkembangan ekonomi digital,” kata Ma’ruf saat menghadiri acara pencanangan Global Halal Hub di Tangerang, Banten, Kamis (27/1/2022).

Ma’ruf mengatakan, pemerintah akan terus mendorong seluruh pihak untuk memanfaatkan potensi ekonimi digital Indonesia yang sangat besar dan masih akan terus tumbuh. Ia menyebutkan, Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara pada 2025 dengan nilai mencapai Rp 1.700 triliun.

Menurut Ma’ruf, perkembangan kontektivitas digital membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk-produknya melalui marketplace dan media sosial. “Peluang-peluang ini harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor produk UMKM, seperti melalui digitalisasi pengelolaan dan pemasaran produk halal hingga mampu menembus persaingan pasar global,” ujar Ma’ruf.

Di samping itu, Ma’ruf juga menegaskan, pemerintah melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) terus mendorong peningkatan ekspor produk halal Indonesia. Hal itu dilakukan dengan mengembangkan infrastruktur dan klaster industri halal, percepatan standardisasi halal, serta peningkatan kontirbusi industri halal terhadap neraca perdagangan nasional. “Ini saya kira Pak Menteri Perindustrian terus mengembangkan, termasuk kawasan-kawasan industri halal. Menteri Perdagangan juga terus membuka daerah-daerah, wilayah-wilayah, negara-negara tempat kita mengekspor, tujuan ekspor selain negara yang sudah tradisional,” kata Ma’ruf.

Sumber: Kompas.com

global halal hub

Baca juga: Rahasia Cara Ekspor Produk UMKM di Era Pandemi

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meluncurkan pencanangan ekosistem Global Halal Hub yang diharapkan dapat membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu menembus pasar global. “Saya berharap hadirnya ekosistem Global Halal Hub ini menjadi awalan yang baik untuk menyinergikan berbagai pihak dan membawa semakin banyak produk halal maupun UMKM halal Indonesia ke pasar global,” kata Ma’ruf dalam acara pencanangan Global Halal Hub di Tangerang, Banten, Kamis (27/1/2022).

Dalam acara yang diinisiasi Asosiasi Platform Digital Ekspor (PDEkspor) dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut, Ma’ruf menilai Global Halal Hub memberikan banyak keuntungan bagi pelaku UMKM.

Ia mengakui, masih banyak masalah yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, antara lain kualitas yang masih rendah, sering terbentur pada masalah biaya, hingga pengemasannya yang kurang menarik. Menurut Ma’ruf, ekosistem Global Halal Hub dapat menjadi jawaban dari masalah-masalah itu karena ekosistem ini membantu UMKM melalui pembinaan, pelatihan, hingga sertifikasi dan sertifikasi.

“Saya kira banyak sekali keuntungannya dan kalau itu terus dibina saya yakin itu banyak yang naik kelas UMKM itu,” ujar Ma’ruf. Ia menambahkan, sejauh ini sudah ada 1 juta pelaku ekspor yang dibina, angka ini diprediksi dapat meningkat berkali-kali lipat. “Tadi saya bicara-bicara, kira-kira tahun ini bisa naik berapa minimal 3-10 kali lipat, tahun depan sudah 10 juta. Kalau tiap tahun seperti itu, itu kita bisa bayangkan,” kata dia.

 

Sumber: Kompas.com

global halal hub

Baca juga: Mengenal Eksportir: Pengertian, Syarat, dan Peran bagi Negara

Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak seluruh pihak untuk mendorong pelaku usaha mikro dan kecil di Indonesia agar dapat naik kelas menjadi pelaku usaha menengah dan besar. Ma’ruf mengatakan, jangan sampai pelaku usaha mikro dan kecil mengalami stunting sehingga selalu kerdil dan tak tumbuh besar. “Salah satu upaya yang perlu terus kita dorong adalah meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro dan kecil menjadi menengah dan besar,” kata Ma’ruf saat menghadiri acara pencanangan Global Halal Hub di Kota Tangerang, Banten, Kamis (27/1/2022).

“Jangan UMKM kita itu terkena penyakit stunting, tidak besar-besar, kerdil terus,” imbuh dia. Ma’ruf menuturkan, dalam kunjungan kerjanya ke Banten pekan lalu, ia menghadiri pameran UMKM Banten yang telah berhasil mengekspor produk. Ia menyebutkan, produk-produk seperti jahe merah, gula aren, dan melinjo sukses dijual ke Australia, Republik Ceko, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya. Namun, ia menyayangkan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berhasil mengekspor produknya itu hanyalah potret kecil dari UMKM Indonesia yang sebenarnya sangat besar dan tersebar di seluruh Indonesia.

“Sayangnya kontribusi UMKM dalam ekspor non migas belum mampu menandingi usaha besar, perbandingan kontribusi keduanya masih cukup jauh, sekitar 16 persen dan 84 persen,” kata Ma’ruf. Padahal, menurut Ma’ruf, UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia di mana kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto mencapai Rp 9.580 triliun.

Ma’ruf mengatakan, UMKM juga mampu menyerap lapangan kerja sebesar 96,9 persen serta menghimpun 64,4 persen dari total investasi. Ia menuturkan, di antara 64 juta pelaku usaha di Indonesia, jumlah pelaku usaha mikro pun masih mendominasi sekitar 98,6 persen sedangkan usaha kecil hanya 1,2 persen. “Data-data ini perlu kita cermati dengan optimisme dan semangat yang tinggi terutama untuk terus bersinergi dan berpartisipasi nyata guna mendukung semakin banyaknya UMKM naik kelas dan masuk ke pasar global,” kata Ma’ruf.

 

Sumber: Kompas.com

Global Halal Hub

Baca juga: EKOSISTEM GLOBAL HALAL HUB DIRESMIKAN, UMKM HALAL SIAP GO INTERNASIONAL!

Usaha Sampingan yang Bisa Dilakukan dari Rumah, Cocok untuk Ibu Rumah Tangga!

Keluarga adalah harta yang paling berharga. Bagi seorang ibu rumah tangga, menjaga tumbuh kembang anak dan membantu suami adalah pekerjaan mulia. Perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga bukan berarti tidak produktif.

Menjaga stabilitas rumah tangga dari rumah juga merupakan penunjang produktifitas sebuah keluarga. Di luar dari itu, kini ibu rumah tangga juga sudah bisa memiliki banyak pilihan menambang cuan  cuan dari usaha sampingan dari rumah. Pilihan peluang cuan dari rumah menjadi opsi usaha sampingan favorit para ibu rumah tangga saat ini.

Perempuan dikenal memiliki kemampuan multitasking di banding laki-laki. Hal ini yang menjadikan tidak heran ketika perempuan sedang mengurus rumah dapat melakukan banyak hal secara bersamaan. Ketika sedang memasak, seorang ibu dapat juga menyelesaikan pekerjaan mencuci baju dan melipat pakaian. Begitu juga ketika sedang mengasuh anak, seorang ibu dapat juga sembari menyapu dan mengerjakan hal lainnya.

Anugrah ini menjadikan ibu rumah tangga sangat berpotensi menjalankan usaha sampingan dari rumah. Berikut beberapa peluang usaha sampingan yang daiapt dilakukan dari rumah dan cocok untuk para ibu rumah tangga:

  • Reseller atau dropshipper

Bagi para ibu-ibu yang belum diberi kesempatan belanja stok barang untuk dijual, ibu-ibu dapat berjualan dengan tanpa modal atau menyimpan stok barang. Usaha sampingan ini populer disebut reseller atau dropshipper. Caranya ibu-ibu dapat menjual kembali barang atau stok orang dengan bermodal foto saja.

Foto-foto produk dapat disebarluaskan di grup-grup whatsapp, facebook, atau diunggah ke sosial media seperti instagram. Ibu-ibu juga dapat membuat akun di marketplace dan mengunggah foto-foto produk yang dimiliki. Para ibu dapat menaikkan harga produk untuk mencari selisih dan mendapatkan cuan dari setiap produk yang dibeli oleh orang lain

  • Berjualan online

Hampir sama dengan reseller atau dropshipper, berjualan online sama-sama menawarkan produk dari sosial media dan marketplace. Jika ibu-ibu memiliki modal yang cukup, ibu dapat menyimpan stok barang yang akan dijual. Ini dilakukan untuk menghindari kendala teknis seperti stok barang yang dimiliki supplier sedang kosong

  • Sosial Media Influencer

Bagi para ibu-ibu yang biasa narsis dan familiar dengan kamera ponselnya, ibu sangat cocok dengan usaha sampingan yang satu ini. Ibu dapat membuat konten di sosial media seperti youtube dan instagram. Jika memang belum begitu percaya diri tampil depan kamera, ibu dapat membuat konten dengan tema keseharian anak, atau edukasi seputar rumah tangga. Bahkan tema yang lebih luas seperti edukasi tentang kesehatan mental, atau tips keuangan.

  • Usaha Kuliner online

Memasak bagi para ibu biasanya cukup familiar. Ada ungkapan yang mengatakan, “hal yang paling dirindukan dari seorang ibu selain kasih sayangnya adalah masakannya”. Jika ibu memiliki keahlian lebih dalam memasak, ibu dapat menjual produk makanan sekalipun tidak memiliki toko atau gerai makanan.

Ibu cukup mengunggah foto makanan ibu di sosial media atau aplikasi ojeg online pada fitur makanan. Ibu-ibu akan dapat orderan memalui ponsel dan tidak harus mengirimkan makanannya sendiri. Dengan begitu ibu bisa menjalankan usaha sampingan dari rumah dengan memasak.

Peluang cuan usaha sampingan dari rumah untuk para ibu rumah tangga sangat besar. Ibu-ibu dapat memaksimalkan waktunya di rumah, dengan lebih produktif. Semua peluang bisa ibu pelajari darimana pun. Keterbukaan informasi akan sangat memudahkan ibu untuk belajar mengembangkan kemampuan diri.

Salah satu cara belajar yang efektif dari rumah, adalah dengan mengikuti kelas dari GeTI Incubator. Semua materi kelas akan mudah dipelajari dan diterapkan.

Para pemateri adalah praktisi yang sudah sukses di bidangnya masing-masing. Ibu-ibu tinggal memilih sesuai minat dan kebutuhan. Semua bidang bisa dipelajari, dan semua bidang bisa membuat ibu berkembang serta menambah peluang cuan. Segera meluncur dan ikut berkembang bersama GeTI Incubator sekarang!

usaha sampingan

Baca juga: Rahasia Cara Ekspor Produk UMKM di Era Pandemi

6 Kunci Sukses Miliarder Dunia

Sebagian besar orang sangat memimpikan kesuksesan. Mereka berlomba-lomba mencari kunci sukses. Kebanyakan orang hanya fokus mencari-cari kuncinya, tapi mereka lupa untuk berusaha mewujudkannya.

Sukses adalah sebuah kata kerja. Sehingga sukses haruslah dikerjakan. Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Maka bergurulah pada orang yang berpengalaman.

Banyak orang-orang sukses termasuk para miliarder dunia membagikan bocoran kunci sukses mereka. Ternyata, para orang-orang sukses dan berpengaruh di dunia memulai kesuksesannya dengan kebiasaan-kebiasaan sepele.

Hal ini kadang tidak terpikir oleh kebanyakan dan kadang terlewatkan. Apa saja itu, berikut kebiasaan-kebiasaan sepele yang menjadi kunci sukses para miliarder dunia:

Kunci Sukses #1 – Bangun Pagi

Hampir 50 persen miliarder bangun tiga jam sebelum mereka mulai bekerja. Itu merupakan strategi untuk menghadapi gangguan yang tak diinginkan, seperti mengantuk di pagi hari, meeting yang terlalu lama, kemacetan, atau pekerjaan rumah tangga seperti menyiapkan sarapan untuk keluarga dan mengantar anak sekolah.

Kunci Sukses #2 – Bergaul dengan Orang Sukses

“Orang kaya selalu mencari individu yang berorientasi pada tujuan, optimis, antusias, dan memiliki pandangan mental posistif secara keseluruhan,” tulis Corley dalam bukunya yang bejudul Rich Habbit. Untuk menumbuhkan hubungan tersebut, para miliarder melakukan enam hal berikut, yakni mengucapkan selamat ulang tahun, menelepon untuk menyapa, menelepon saat ada peristiwa spesial, membangun jaringan, menjadi relawan, dan berpartispasi dalam kelompok pelaku formal dan informal dengan orang-orang yang memiliki minat sama.

Kunci Sukses #3 – Konsisten Membaca

“Delapan puluh delapan persen orang kaya, meluangkan waktu tiga puluh menit atau lebih setiap harinya untuk belajar atau membaca. Kebanyakan dari mereka tidak membaca untuk hiburan. Mereka membaca untuk mendapatkan pengetahuan,” tulis Corley. Corley menemukan bahwa para miliarder biasanya membaca tiga jenis buku, yakni biografi orang sukses, pengembangan diri, dan sejarah.

Kunci Sukses #4 – Suka Berdiskusi dan Mencari Umpan Balik

Orang sukses selalu haus dengan pengetahuan. Mereka akan mencarinya darimana saja. Selain membaca, berdiskusi menjadi kesenangan para orang sukses dalam mencari insight baru. Diskusi hangat mengenai perkembangan dan pengetahuan baru membuatnya selalu bersemangat.

Saat melakukan tindakan dan mengeluarkan buah pikir orang sukses juga biasanya selalu mencari feedback dari apa yang dilakukan dan diutarakannya. Mereka tidak segan menerima masukan baik itu positif maupun negatif. Pikiran terbuka dan objektif, membuat banyak insight yang dapat dijadikannya referensi serta kunci sukses dalam berproses.

Kunci Sukses #5 – Positif dan Beritikad Baik

Orang sukses kebanyakan memiliki pola pikir dan tindakan yang positif. Mereka juga cenderung supportive dan selalu memiliki itikad baik pada orang lain. Orang sukses tidak segan membantu orang lain untuk sukses.

Pandangan serta tingkah laku seperti ini membuat dirinya disukai dan memiliki reputasi yang baik di mata orang lain. Hal itu akan membantunya membuka relasi dan peluang yang lebih luas. Sebuah kunci sukses yang diidamkan banyak orang.

Kunci Sukses #6 – Memiliki Mentor yang Tepat

Orang-orang sukses adalah mentor yang tepat untuk kamu meraih kesuksesan. Mereka secara teratur dan aktif berpartisipasi dalam kesuksesan kamu dengan memberikan spoiler pengalaman mereka. Mentor yang tepat, akan mengajari apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan pada proses yang sedang kamu jalani. Orang sukses biasanya akan berbagi dengan kamu pelajaran hidup berharga yang mereka pelajari dari pengalaman serta mentor mereka sendiri.

Kunci sukses bisa kita pelajari dari mana saja, termasuk dari para orang suksesnya langsung. Mereka adalah praktisi yang sudah membuktikan kunci-kunci sukses yang telah membuka pintu-pintu perjalananan kesuksesannya. Melalui orang sukses, kita dapat spoiler hambatan dan peluang yang akan kita hadapi berdasarkan referensi yang sudah dialami terlebih dahulu oleh mereka.

Pengalaman adalah ilmu yang berharga. Maka bergurulah dari orang yang berpengalaman. GeTI Incubator sebagai lembaga pelatihan resmi, memiliki banyak mentor yang merupakan praktisi sukses di bidangnya masing-masing. GeTI hadir sebagai sarana mengembangkan kompetensi.

Banyak orang bingung bagaimana cara sukses di bidang tertentu. Hauslah belajar dan selalu ingin mencari tahu dan mendalami hal baru. Di GeTI, kamu dengan mudah bisa mempelajari keahlian yang akan menjadi bekal dan kunci kesuksesanmu, langsung dari ahlinya.

Semua bidang bisa dipelajari, dan semua bidang bisa membuatmu berkembang serta menambah peluang cuan kamu. Segera meluncur dan ikut berkembang bersama GeTI Incubator sekarang!

kunci suskes

Baca juga: 6 PROFESI BARU ERA METAVERSE! APA SAJA ITU?

Rahasia Cara Ekspor Produk UMKM di Era Pandemi

Pelaku usaha kini semakin sering bertanya bagaimana cara ekspor produk UMKM yang bisa menembus pasar global. Ekspor barang menjadi salah satu sektor yang terdampak saat pandemi terjadi sejak 2020. Namun, seiring perkembangan situasi global, beberapa komoditi barang ekspor sudah kembali bisa berjalan. Lalu, bagaimanakah cara ekspor produk-produk UMKM ke pasar global?

Terlebih di tahun 2022 akan diprediksi menjadi tahun kebangkitan bisnis ekspor. Pelaku bisnis ekspor baru sampai yang sudah memiliki jam terbang tinggi memiliki kesempatan yang sama untuk meraih suksesnya di tahun ini.

Bisnis ekspor saat ini sudah bukan hal sulit dan tabu lagi. Keterbukaan informasi dan transformasi industri sudah memudahkan para pelaku bisnis ekspor baru. Oleh karena itu, cara ekspor barang harus dipahami oleh pelaku setiap pelaku usaha. 

Pasar dan tata cara ekspor barang meski dipandang sulit, tetapi bagi pelaku bisnis yang suka tantangan dan bermisi ke depan tentu akan terpacu untuk menembusnya. Memajukan produk dalam negeri ke dunia internasional, justru dianggap sebagai peluang besar sehingga produk Indonesia bisa selalu eksis memenuhi kebutuhan pasar global. Soal keuntungan jangan ditanya, pastinya bisa lebih besar dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas.

Berikut beberapa persiapan dan syarat agar tata cara ekspor berjalan dengan lancar, antara lain:

Perencanaan Ekspor

Membangun bisnis berkelanjutan tentu perlu perencanaan yang matang. Bisnis ekspor memiliki banyak tahapan yang tentunya perlu perhitungan serta langkah-langkah yang tepat. Hal ini harus dibuat secara detail dan teliti untuk memudahkan langkah tata cara ekspor. Beberapa perencanaan yang perlu dipersiapkan oleh eksportir antara lain:

  1. Produk yang akan diekspor
  2. Penentuan klasifikasi produk
  3. Negara tujuan ekspor
  4. Jalur pengiriman barang
  5. Pengepakan produk
  6. Penentuan jadwal ekspor
  7. Menyiapkan surat keterangan asal (SKA)
  8. Menyiapkan surat pemberitahuan ekspor (PEB)

Menyiapkan Dokumen Ekspor

Setelah perencanaan matang, calon eksportir juga harus menyiapkan dan memiliki sejumlah dokumen penting penunjang pengiriman barang tersebut, antara lain:

  1. Packing list
  2. Commercial Invoice
  3. Bukti bayar bea keluar

Memiliki Dokumen Purchase Order (PO)

Setelah semua hal di atas siap, tentunya calon eksportir perlu pembeli. Di mana pembeli di luar negeri tersebut harus memiliki Dokumen PO. Dokumen Purchase Order (PO) adalah dokumen bukti permintaan barang dari pembeli yang berada di luar negeri kemudian akan menjadi syarat pembuatan dokumen invoice atau surat penagihan kepada pembeli.

Ekspor barang ke luar negeri menjadi salah satu kegiatan yang diimpikan oleh setiap pelaku usaha. Pengusaha pasti menginginkan produk usaha mereka bisa diekspor ke luar negeri. Dengan melakukan ekspor, maka usaha yang dimiliki bisa diartikan bisa menembus pasar internasional dan meraih kesuksesan

Cara ekspor nyatanya mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Banyak penjelasan detail yang dapat dipelajari dari mana saja. Selagi masih ada kesempatan, teruslah melakukan pengembangan diri. Saatnya menjadi pemain, bukan hanya menjadi penonton.

Pengembangan kemampuan diri adalah sebuah keharusan, karena perubahan adalah keniscayaan. Sudah melakukan pengembangan kemampuan apa hari ini? Sekarang platform pengembangan kemampuan soal cara ekspor pun sudah banyak hadir di sekitar kita. Salah satu diantaranya adalah GeTI Incubator.  

Banyak orang bingung bagaimana cara ekspor. Di GeTI, kamu dengan mudah bisa mempelajarinya, langsung dari praktisi ekspor. Semua bidang bisa dipelajari, dan semua bidang bisa membuatmu berkembang serta menambah peluang cuan kamu. Segera meluncur dan ikut berkembang bersama GeTI Incubator sekarang!

cara ekspor barang

Baca juga: EKOSISTEM GLOBAL HALAL HUB DIRESMIKAN, UMKM HALAL SIAP GO INTERNASIONAL!

EKOSISTEM GLOBAL HALAL HUB DIRESMIKAN, UMKM HALAL SIAP GO INTERNASIONAL!

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meresmikan Ekosistem Global Halal Hub sebagai pendukung UMKM halal go Internasional pada Kamis, 27 Januari 2021 di kantor Aexi Serpong, Tangerang. Ekosistem ini dibangun sebagai wujud dari gerakan nasional  sinergitas menuju Indonesia Pusat Produsen Halal Dunia pada 2024 mendatang.

Global Halal Hub diselenggarakan secara hybrid

“Dengan optimisme dan semangat tinggi, terutama untuk terus bersinergi dan berpartisipasi nyata guna mendukung semakin banyaknya UMKM naik kelas dan masuk ke pasar Global,” Ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Geti Incubator, sebagai lembaga pelatihan yang terlibat dalam ekosistem ini akan terus mendukung UMKM, khususnya produk halal meraih pasar Global. Serangkaian pelatihan berstandar SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) akan diberikan pada UMKM yang siap bergabung dengan ekosistem Global Halal Hub.

Lebih dari tiga tahun bergelut di industri digital, tim Geti Incubator akan mewujudkan keinginan Wapres Ma’ruf Amin untuk menjadikan ranah digital sebagai peluang baru bagi UMKM.

“Digitalisasi semakin membukakan peluang untuk mempromosikan produknya pada etalase digital seperti marketplace dan media sosial. Peluang ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja produk halal hingga mampu menembus persaingan pasar global,” lanjutnya.

Tak hanya ingin melahirkan UMKM halal yang siap bertarung di pasar global, Geti Incubator juga berharap mampu melahirkan lebih banyak lagi Global E-commerce Expert melalui ekosistem Global Halal Hub ini. Sebagai Global E-commerce Education Center pertama di Indonesia, Geti akan berjuang sebaik mungkin untuk membawa UMKM Halal lebih dikenal dunia melalui platform digital, salah satunya adalah marketplace.

“GHH menjadi awalan yang baik untuk mensinergikan berbagai pihak dan membawa semakin banyak produk UMKM halal Indonesia ke Pasar Global. Kami berharap UKM halal Nasional semakin dikenal dan mudah diperoleh masyarakat Internasional. Mari kita terus membangun brand halal Indonesia yang diakui Dunia,” tutup Wapres Ma’ruf Amin.

Semoga dengan hadirnya ekosistem Global Halal Hub, visi Indonesia Pusat Produsen Halal Dunia pada 2024  akan terwujud dengan baik.

RAHASIA IKLAN EFEKTIF UNTUK DIGITAL MARKETING

Bagaimana cara membuat iklan yang efektif untuk digital marketing? Memang seberapa penting bisa membuat iklan efektif dalam praktik digital marketing?

Digital marketing disadari atau tidak sudah melekat dengan kita. Bagi para pengguna aktif sosial media dan situs mesin pencarian pasti sering disuguhkan konten marketing. Digital marketing juga kini sudah tidak hanya dilakukan oleh brand atau perusahaan besar. Masyarakat umum seperti pelaku usaha dan penyedia jasa skala UMKM sudah dapat melakukannya.

Apa saja keuntungan dan kelebihan melakukan digital marketing dibandingkan dengan beriklan di media cetak?

Berikut beberapa keuntungan dan kelebihan melakukan digital marketing:

  1. Biayanya relatif terjangkau dibandingkan dengan beriklan di media cetak.
  2. Menjangkau konsumen lebih luas
  3. Terlihat lebih modern dalam branding
  4. Hasilnya dapat terukur

Karena keuntungan tersebut dan mudahnya melakukan digital marketing menarik perhatian para UMKM dan penyedia jasa skala kecil dan menengah untuk berkecimpung di sana. Kini iklan berbasis digital menjadi pembahasan warung kopi dan banyak kalangan mempelajarinya.

Berbicara digital marketing, kita tidak bisa lepas dari Facebook Ads. Fitur iklan digital yang dibuat oleh Meta, perusahaan transormasi dari Facebook ini benar-benar berkontribusi besar terhadap dunia marketing. Berbagai ilmu terapan dan bahasan mengenainya mulai bertebaran di mana-mana.

Banyak orang berbondong-bondong terjun ke Facebook Ads untuk mengiklankan produk atau layanan yang mereka berikan. Melihat itu, banyak orang awam ingin terjun namun bingung memulainya. Baik memulai mengoprasikan, sampai memulai produksi konten iklannya. Banyak tutorial yang mengedukasi bagaimana memaksimalkan Facebook Ads agar iklan yang kita jalankan sampai ke target pasarnya.

Baca juga: 6 PROFESI BARU ERA METAVERSE! APA SAJA ITU?

Banyaknya tutorial memaksimalkan Facebook Ads membuat banyak orang mulai mahir menggunakannya. Namun kendala berikutnya muncul. Ketika semua orang bisa, lalu siapa yang akan dipilih oleh audience? Konten yang paling meng-influence tentu akan menjadi salah satu kunci penting performa iklanmu akan efektif.

Konten iklan akan menjadi medium yang powerful untuk menyentuh audience supaya mereka mau membeli produk kita. Sekarang konten seperti apa yang akan engaging? Tentunya kita tidak ingin kalah dari competitor dalam menjangkau calon konsumen kita.

Facebook sebagai salah satu platform digital terdepan, sebenarnya telah membuat fitur yang membantu kita untuk mencari inspirasi konten seperti apa yang akan efektif untuk produk dan jasa kita. Facebook Ads Library adalah fitur powerful yang mampu mengintip iklan-iklan yang sedang berjalan.

Apa sih kegunakaan Facebook Ads Library?

Fitur ini bisa kita gunakan untuk mengetahui atau bisa dikatakan “mengintip” iklan-iklan competitor kita. Dari sana, kita dapat mempelajari angle iklan serta style dari konten iklan yang dipakai competitor. Kita bisa menjadikannya inspirasi dan pertimbangan, konten untuk  iklan seperti apa yang akan kita buat. Hal ini bisa membuat iklan menjadi efektif untuk digital marketing.

Strategi ini biasa disebut ATM. Jika kita belum memiliki ide fresh membuat konten iklan yang baik, lakukan ATM. Apa itu ATM? Amati, Tiru, Modifikasi. Dalam hal ini, meniru bukanlah secara mutlak meniru konten iklan yang ada, namun menjadikannya inspirasi untuk membuat atau memodifikasi konten versi kita sendiri.

Cara ATM ini juga bisa digunakan untuk menciptakan sebuah iklan efektif untuk digital marketing. Kenapa demikian? Metrode ATM bisa memudahkan iklan kamu diminati oleh audiens yang pernah terpapar iklan serupa sebelumnya.

Membahas tentang Facebook Ads dan digital marketing tentu akan sangat luas. Banyak hal yang dapat dipelajari. Sebagian orang masih banyak perlu mempelajarinya lebih dalam mengenai bidang ini. Kamu sebagai digital marketer, tentunya perlu haus akan pengetahuan seputar dunia digital marketing.

Jadi, sudah tahu bagaimana membuat iklan efektif untuk digital marketing?

GeTI Incubator sebagai Lembaga Pendidikan resmi yang juga berbasis digital dapat menjadi mitra yang tepat untuk kamu belajar dunia digital marketing lebih dalam. Banyak kelas-kelas yang materinya sudah disusun sesuai dengan kebutuhan para calon digital marketer handal dan cuan tentunya. Mari belajar kelas seputar Digital Marketing bersama GeTI Incubator sekarang!

Iklan efektif

TIPS MEMBUAT CV YANG PASTI DILIRIK HRD!