SEBERAPA PENTING CV UNTUK MELAMAR PEKERJAAN?

Bagi kamu yang fresh graduate dan pencari kerja, apakah sudah membuat curriculum vitae (CV) untuk melamar kerja? Selain skill, persiapan berkas dan dokumen sangat krusial ketika kamu melamar sebuah pekerjaan.

Selain CV lamaran kerja, kamu juga harus menyiapkan berkas portofolio dan sertifikat sebagai penunjang berkas. Hal inilah yang akan menentukan lulus atau tidaknya kamu dalam proses lamaran kerja.

CV lamaran kerja tidak hanya memuat informasi dan kualifikasi diri pelamar, tapi juga harus menonjolkan kelebihan yang ada pada dirimu dan apa-apa yang membuat perusahaan harus menerimamu dari sekian banyak pelamar lain.

Dulu, CV lamaran kerja biasanya dicetak dengan kertas berkualitas bagus, sampul yang menarik, dan dikirim dikirim lewat pos sampai ke meja HRD. Tapi di zaman digital, CV lamaran kerja dikirim lewat email, atau bahkan terkadang hanya mengisi formulir online untuk basic screening.

Ya, ini yang terkadang dilupakan pelamar kerja. Mereka cenderung membuat dan mengirim CV yang sama ke berbagai jenis perusahaan (atau posisi pekerjaan) untuk efisiensi, padahal CV yang ‘standing out’, berbeda, dan spesifik, itulah yang dicari.

Di internet, sudah ada banyak cara membuat CV lamaran kerja yang menarik. Bahkan contoh CV lamaran kerja yang baik dan benar juga tersedia. Tidak hanya baik dan benar, ada banyak pula contoh CV lamaran kerja menarik di internet.

Tapi memang, perlu ada mentor atau instruktur khusus untuk menilai CV lamaran pekerjaan itu layak atau tidak.

Karena itu CV lamaran kerja yang menarik haruslah disesuaikan dengan perusahaan yang akan dilamar, lebih spesifik lagi, posisi yang diinginkan.

Dari sederet cerita di atas, di bawah ini akan dijelaskan mengapa CV sangat penting bagi kamu yang akan melamar kerja.

https://www.instagram.com/p/CM7F1j6jo06/

MENENTUKAN KESAN PERTAMA

Sebelum perekrut memanggilmu untuk wawancara kerja, mereka akan lebih dulu melihat CV lamaran kerjamu. Nah dari CV itulah perekrut akan berusaha untuk melihat kepribadianmu dari lembaran kertas yang menuliskan riwayat hidupmu.

Melalui CV lamaran kerja yang dikirimkan, secara tidak langsung perekrut akan melihat kesan pertamamu di sana. Bisa ditinjau dari deskripsi, desain CV, dan lain hal yang berkaitan.

MENUNJUKAN PROFESIONALITAS

Saat masuk ke dunia kerja tentu kamu sudah harus siap bersikap professional. Oleh karena itu, tunjukan profesionalitasmu sejak awal melalui daftar riwayat hidup yang kamu buat.

Kamu juga bisa lebih dulu melihat contoh CV lamaran kerja sebelum membuatnya sebagai referensi. Untuk awal-awal, kamu cari saja contoh CV lamaran kerja yang baik dan benar.

UNTUK MENARIK PERHATIAN

Harus dipastikan bahwa kamu menulis curriculum vitae yang dapat membuat perekrut tertarik untuk membaca CV pertama kali dibandingkan dengan CV kepunyaan orang lain. Bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah, mendesain CV dengan menarik, beda, namun tetap terlihat profesional.

Selain itu, kamu juga disarankan untuk melampirkan surat lamaran kerja. Kenapa? Supaya pihak HRD biasanya butuh pengantar sebelum menengok CV lamaran pekerjaanmu. Surat lamaran kerja biasanya lebih singkat yang memberikan maksud dan tujuan, informasi pribadi singkat, alamat email, dan akun sosial media.

MENJELASKAN DIRIMU SECARA SINGKAT

Dalam curriculum vitae, kamu tentu menuliskan data dirimu dan juga prestasi serta pengalaman apa saja yang telah kamu kerjakan. Namun jangan sampai kamu terlalu bertele-tele menuliskannya. Tulislah semua itu dengan singkat, padat, lugas, dan rapi.

Dalam penjelasan diri, satu hal penting yang harus ada di CV lamaran pekerjaan adalah riwayat pendidikan. Pastikan kamu menulis riwayat pendidikan tidak dimulai dari TK. Biasanya, riwayat pendidikan ditulis dari SD. Bahkan, ditulis sejak SMA juga tidak menjadi masalah.

Kamu bisa menjelaskan profil dirimu dengan menggunakan bahasa Inggris agar dinotifikasi oleh perekrut. Tapi pastikan bahwa kamu memang betul-betul paham bahasa Inggris.

MENONJOLKAN BAKAT DAN KEMAMPUAN

Setiap orang tentu mempunyai kelebihan dan kelemahan. Maka tulislah kemampuanmu dengan jujur dan tidak terlalu berlebihan. Untuk tidak disarankan menuliskan kelemahanmu supaya kelebihanmu lebih terlihat.

Oh, ya, CV lamaran pekerjaan yang keren bisa membuatmu menemukan pekerjaan yang keren juga. Jangan sampai karena daftar riwayat hidupmu kurang mumpuni, kamu jadi cenderung sulit mendapatkan pekerjaan impian.

Ada kata-kata yang berkesan begini, “CV yang bagus saja memang tidak menjamin kita mendapatkan pekerjaan. Tapi CV yang tidak bagus bisa saja mengakibatkan kita kehilangan kesempatan untuk maju ke tahap berikutnya.”

Sementara itu, kamu bisa belajar membuat CV keren dan lolos untuk mengikut tahapinterview. Dan GeTI telah menyediakan pelatihan khusus Teknik Membuat CV Keren.

Nantinya kalian akan diajar oleh seorang entrepreneur sekaligus praktisi manajemen yang telah berpengalaman dan andal, yakni Bayu Astha. Pengetahuan Bayu dalam bidang bisnis tidak usah diragukan lagi. Ia sudah banyak merintis bisnis dan sukses, salah satunya What’s Up Café.

Metode ajar yang digunakan dalam kelas membuat CV lamaran kerja keren adalah Self-Paced Learning, pelatihan menggunakan learning management system online.geti.id dan tersedianya live session melalui kelas interaktif menggunakan aplikasi zoom, serta tersedianya group chat di aplikasi telegram untuk interaksi antara peserta dan instruktur.

Atas perhatiannya, semoga bermanfaat, ya, Getters.

MEMBUAT CV KEREN ITU MUDAH! INI DIA CARANYA!

“Membuat CV keren itu mudah. Keren, bukan berarti harus tampil berlebihan.”

Membuat CV sudah maksimal, tapi kok belum dipanggil-panggil ya? Padahal Aku sudah kirim ke banyak perusahaan? Kalau masih seperti ini, jangan-jangan Kamu masih melakukan banyak kesalahan!

Sebagai gambaran, CV atau Curriculum Vitae (daftar riwayat hidup) merupakan dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman sesorang dan kualifikasi lainnya. Diterjemahkan dari bahasa Latin, pengertian CV adalah “perjalanan hidup saya.” Karena ditujukan untuk melamar pekerjaan, isi CV harus memuat informasi yang mampu menggambarkan pengalaman profesional dan akademis kita.

Di beberapa negara, suatu CV biasanya merupakan hal utama yang dijumpai seorang majikan potensial tentang pencari kerja dan sering digunakan untuk menyaring aplikan (orang-orang yang melamar kerja secara daring) ketika mencari pekerjaan, dan kemudian biasanya dilanjutkan dengan wawancara.

Dan di negara kita, Indonesia, kita biasa menggunakan CV untuk melamar pekerjaan untuk sebuah perusahaan.

Informasi yang ditampilkan seperti data diri; nama lengkap, kontak, media sosial, riwayat pendidikan, deskripsi diri secara singkat, serta hal lainnya.

Selain itu, terdapat juga pengalaman pencapaian dan kualifikasi lainnya. Nah Getters, dalam membuat CV kamu harus benar-benar memperhatikan informasi yang ditampilkan, ya, seperti yang di bawah ini.

BUAT CV YANG KREATIF

Saat ini, bentuk CV yang umum digunakan menggunakan desain semacam infografis. Saking populernya, sudah ada banyak platform yang menyediakan layanan desain CV online dengan banyak pilihan template CV. Di sana juga ada banyak contoh CV yang bisa kamu jadikan referensi.

Kalau Kamu menguasai bahasa Inggris, akan lebih menarik lagi jika CV Kamu menggunakan bahasa Inggris.

Buatlah CV yang kreatif dan efektif. Jadi, jangan hanya terlihat mudah dan Kamu membuatnya secara asal-asalan, sehingga tidak dilirik perekrut. Banyak hal kecil atau terlihat sepele yang sebenarnya memengaruhi apakah kamu akan diterima di perusahaan yang kamu lamar atau tidak.

Ketika membuat CV, perhatikan komposisi warnanya. Jangan terlalu banyak menggunakan warna. Pilih warna yang tidak terlalu mencolok atau yang sesuai dengan latar. Pastikan juga warna yang kamu gunakan tetap membuat tulisan mudah terbaca.

Pemilihan font juga penting untuk diperhatikan. Pilih font yang tampak elegan namun tetap mudah terbaca. Penyusunan setiap elemen informasi juga perlu kamu perhatikan. Pastikan setiap informasi tersampaikan dengan baik.

Dan jika kamu mendaftar di pekerjaan yang tidak berbasis kreativitas, jangan terlalu ekstrem melakukan eksplorasi pembuatan CV. Kamu bisa membuat dalam bentuk umum, akan tetapi desainnya dibuat lebih unik dibanding kebanyakan CV.

Dan jika Getters membuat lamaran pekerjaan untuk instansi pemerintah, misalnya, format CV yang disarankan yakni dibuat cenderung formal, rapi, dan konvensional.

Jadi, perhatikan baik-baik, ya, Getters, sebelum memutuskan untuk mengirimkan CV yang kamu buat.

MUDAH DIPAHAMI

Bagi kamu fresh graduate yang masih sangat awam dalam membuat CV, jangan buat CV yang terlalu ribet! Jangan sampai CV kamu banjir informasi karena kamu terlalu banyak memuat data diri. Kamu harus mengirim CV yang mudah dipahami dan informatif walaupun isinya tidak terlalu panjang.

Adapun unsur-unsur yang perlu kamu tunjukkan untuk membuat CV yang harus kamu tulis dalam daftar riwayat hidup, seperti:

IDENTITAS

Untuk lamaran pekerjaan secara umum, cukup sampaikan nama lengkap dan alamat. Tidak perlu menyampaikan informasi data diri yang berlebihan atau bertele-tele.

Kamu bisa menginformasikan tentang Tempat/Tanggal Lahir, Berat Badan, Tinggi Badan, jika pihak perusahaan memang mempersyaratkan hal-hal tersebut dalam lamaran pekerjaan. Mencantumkan alamat juga sudah umum untuk ditunjukkan.

INFORMASI KONTAK

Dalam CV, tuliskan nomor HP aktif yang bisa menerima telepon. Tuliskan juga alamat email yang bisa kamu akses. Usahakan nama emailnya tampak profesional, jangan seperti mungkinkah_dia@gmail.com. Kalau memakai akaun seperti itu, kemungkinan besar Human Resources Development (HRD) akan menyingkirkan CV-mu sedari awal.

Tidak lupa untuk menuliskan akun sosial media. Terlebih lagi jika pekerjaan yang kamu lamar berhubungan dengan dunia digital. Terlepas dari itu, kini, HRD akan lebih dulu melihat kepribadianmu lewat sosial media.

INFORMASI PENDIDIKAN

Pada informasi Pendidikan, tidak perlu menuliskan riwayat Pendidikan dari Taman Kana-kanan (TK). Tuliskan hanya pendidikan terakhir. Kalau Kamu S1, tuliskan jurusan serta Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya.

Selain mencantumkan pendidikan formal, kamu juga bisa menuliskan kursus yang pernah Kamu ikuti. Hal tersebut bisa meningkatkan nilai CV-mu di mata HRD.

Jika ada banyak kursus yang kamu lakukan, pilih yang relevan atau beberapa kursus yang terakhir kamu ikuti sesuai pekerjaan yang Kamu lamar.

PROFIL SINGKAT

Untuk hal ini, Getters bisa mendeskripsikan diri dengan narasi singkat. Dalam narasi ini, Kamu bisa menyampaikan informasi tentang bidang yang kamu geluti. Namun, ada tiga elemen yang penting untuk ditonjolkan dalam profil singkat dirimu.

Dalam CV, perlunya menekankan eleman skill, pengalaman kerja, dan prestasi kerja. Sebab tiga elemen ini akan menjadi tolok ukur terhadap kemampuan kerjamu. Semakin meyakinkan informasi mengenai skill, pengalaman kerja, dan prestasi kerja yang kamu miliki, maka HRD akan semakin tertarik untuk merekrutmu.

Mengingat hanya berupa narasi singkat, tuliskan hanya hal penting yang ingin kamu tonjolkan. Contoh:

“Marketing director, berpengalaman di bidang pemasaran dan penjualan selama 10 tahun. Andal dalam membuat dan menerapkan kebijakan pemasaran, terbukti berhasil meningkatkan penjualan hingga 35 perseb. Memiliki keterampilan yang baik dalam manajemen dan interpersonal.”

RELEVAN

CV yang dikirim harus berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Terutama ketika kamu melampirkan pengalaman pencapaian atau pekerjaan sebelumnya. Pastikan skill section yang kamu sebutkan relevan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar, ya, Getters.

Jadi, apakah Kamu masih ingin mengetahui info lebih lengkap terkait cara membuat CV keren? Tenang, Kamu bisa belajar trik-trik jitunya di kelas “Teknik Membuat CV Keren” di Geti.

Kamu akan belajar mengenai pembuatan CV yang menarik dan benar. Selain itu, kamu juga akan mengetahui hal-hal yang boleh dan tidak boleh ditampilkan ketika kamu membuat CV. Ingat, CV merupakan kesan pertama yang dilihat perusahaan saat merekrut karyawan baru. Pastikan kamu memberi kesan awal yang baik sehingga membuat mereka tertarik.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo daftar kelasnya di GeTI sekarang juga dan bersiaplah CV kamu dilirik banyak perusahaan! Selain itu, yuk baca artikel GETI lainnya di sini!