Pelatihan ERP dan Logistik Perkuat Operasional Bisnis

Tangerang, 20 Mei 2026 — Pelatihan ERP dan Logistik untuk Operasional Bisnis menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan yang ingin menata proses kerja.

Pelatihan ini membantu peserta memahami alur pembelian, persediaan, penjualan, pengiriman, dan pelaporan. Dengan demikian, aktivitas bisnis dapat dicatat lebih rapi dan mudah diawasi.

Kebutuhan tersebut meningkat karena transaksi makin banyak berlangsung melalui kanal digital. Selain itu, bisnis membutuhkan data operasional yang cepat untuk mengambil keputusan harian.

Baca juga: GETI: Pelatihan Digital Marketing untuk Karier Profesional

Digitalisasi Membutuhkan Sistem yang Terpadu

Badan Pusat Statistik melalui Statistik E-Commerce 2023 menyajikan perkembangan e-commerce dari perspektif bisnis. Publikasi itu mencakup profil usaha, tenaga kerja, aktivitas, pendapatan, dan kendala usaha.

Sementara itu, laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menempatkan e-commerce sebagai sektor utama ekonomi digital Asia Tenggara. Laporan tersebut juga menyoroti upaya bisnis digital memperkuat profitabilitas.

Namun, pertumbuhan transaksi digital tidak otomatis membuat operasional lebih tertib. Karena itu, pelatihan ERP dan logistik dibutuhkan untuk menghubungkan data gudang, pesanan, pengiriman, dan laporan keuangan.

Bagi masyarakat, pelatihan ini membuka peluang kerja di bidang administrasi bisnis, gudang, ritel, dan layanan pelanggan. Artinya, peserta memiliki bekal teknis yang dapat diterapkan lintas sektor.

Baca juga: Prediksi Tren Media Sosial 2026 dan Peluang Menjadi KOI bagi Pemula

Vokasi Menjadi Arah Penguatan SDM

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Kebijakan ini menekankan penyelarasan kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, pelatihan berbasis praktik membantu peserta memahami proses bisnis secara utuh. Dengan kata lain, materi tidak berhenti pada pengenalan aplikasi, tetapi masuk ke simulasi pekerjaan.

Dalam operasional bisnis, ERP membantu menyatukan data dari beberapa bagian kerja. Kemudian, logistik memastikan barang bergerak sesuai permintaan, jadwal, dan dokumen pendukung.

Pada saat yang sama, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang mampu membaca data dan menjaga ketelitian proses. Keterampilan ini penting untuk mengurangi kesalahan pencatatan dan keterlambatan layanan.

Ke depan, operasional bisnis akan makin bergantung pada sistem terpadu, data real-time, dan rantai pasok yang responsif. Oleh sebab itu, pelatihan ERP dan logistik menjadi fondasi penting bagi bisnis yang ingin bekerja lebih efisien.

GETI Buka Pelatihan ERP dan Logistik Berbasis Teknologi

Tangerang, 11 Mei 2026 — Global Edukasi Talenta Inkubator (GETI) resmi membuka program pelatihan Enterprise Resource Planning (ERP) dan logistik berbasis teknologi, menyasar tenaga kerja muda dan profesional yang ingin meningkatkan kompetensi di era transformasi digital.

Program ini dirancang untuk menjawab kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga terampil di bidang sistem manajemen bisnis digital. Selain itu, pelatihan ini menggabungkan pembelajaran berbasis praktik dengan simulasi sistem ERP yang digunakan industri secara nyata.

Peserta akan mempelajari modul manajemen rantai pasok, pengelolaan inventaris digital, hingga integrasi sistem logistik dengan platform ERP. Dengan demikian, lulusan program ini diharapkan siap bekerja di perusahaan manufaktur, distribusi, maupun ritel modern.

Baca juga: GETI: Pelatihan Digital Terbaik untuk Upgrade Skill Anda

ERP dan Logistik Jadi Kebutuhan Mendesak Industri

Adopsi sistem ERP di kalangan perusahaan Indonesia terus meningkat seiring percepatan transformasi digital pascapandemi. Berdasarkan laporan resmi Kementerian Perindustrian, digitalisasi proses bisnis menjadi salah satu prioritas dalam peta jalan industri nasional.

Karena itu, kebutuhan tenaga yang memahami sistem ERP dan manajemen logistik berbasis teknologi semakin tinggi. Namun, pasokan sumber daya manusia dengan keahlian tersebut masih belum mencukupi permintaan pasar kerja.

Di samping itu, laporan World Economic Forum memproyeksikan bahwa keterampilan digital, termasuk penguasaan sistem manajemen bisnis terintegrasi, akan menjadi kompetensi inti yang paling dicari perusahaan global dalam beberapa tahun ke depan. Indonesia perlu bergerak cepat menyiapkan tenaga kerjanya.

Baca juga: Pembuatan Konten Kreatif untuk Meningkatkan Engagement

Pelatihan Berbasis Teknologi Perkuat Daya Saing SDM

GETI merancang kurikulum pelatihan ini bersama praktisi industri dari sektor logistik dan teknologi informasi. Hasilnya, materi pembelajaran mencerminkan kebutuhan aktual dunia kerja, bukan sekadar teori akademis.

Sementara itu, metode pelatihan mencakup studi kasus nyata, simulasi operasional, dan sesi mentoring langsung dari profesional berpengalaman. Pendekatan ini bertujuan mempercepat kesiapan peserta memasuki dunia kerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor perdagangan dan logistik termasuk penyumbang tenaga kerja terbesar dalam struktur ketenagakerjaan nasional. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi di sektor ini berdampak luas terhadap produktivitas ekonomi.

Seiring percepatan adopsi teknologi di sektor industri dan perdagangan, program pelatihan ERP dan logistik berbasis teknologi seperti yang dikembangkan GETI diproyeksikan menjadi salah satu jalur strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.