Category: business

Bisnis Bukan Cuma Soal Modal, Soft Skill yang Wajib Dimiliki Pengusaha UMKM

Tangerang, 15 April 2026 –Banyak orang ragu memulai bisnis karena merasa modal uangnya belum cukup. Padahal, dalam dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), uang hanyalah salah satu komponen pendukung. Faktor utama yang sering menjadi penentu apakah sebuah bisnis akan bertahan satu tahun atau sepuluh tahun ke depan adalah soft skill pengusaha UMKM itu sendiri.

Tanpa keterampilan interpersonal dan mental yang kuat, modal besar sekalipun bisa habis tanpa sisa. Lantas, apa saja soft skill yang harus diasah oleh para pelaku UMKM agar bisnisnya bisa “naik kelas”?

1. Kemampuan Negosiasi

Negosiasi bukan hanya soal tawar-menawar harga dengan pelanggan. Sebagai pemilik usaha, Anda harus bernegosiasi dengan pemasok (supplier) untuk mendapatkan harga bahan baku terbaik, hingga bernegosiasi dengan mitra bisnis atau investor. Negosiasi yang baik adalah tentang menciptakan solusi win-win yang menguntungkan keberlanjutan bisnis Anda.

2. Ketahanan dan Adaptabilitas (Resilience)

Dunia bisnis sangat dinamis. Tren pasar berubah, harga bahan baku naik, atau muncul kompetitor baru. Seorang pengusaha UMKM wajib memiliki sifat “tahan banting”. Adaptabilitas memungkinkan Anda untuk cepat berpindah haluan (pivoting) saat strategi lama tidak lagi berhasil, misalnya dengan mulai merambah ke jualan online atau mengubah kemasan produk agar lebih menarik.

3. Pelayanan Pelanggan dengan Empati

UMKM seringkali menang melawan perusahaan besar karena kedekatan personal dengan pelanggan. Soft skill empati memungkinkan Anda memahami apa yang benar-benar dibutuhkan konsumen. Pelayanan yang ramah, solutif, dan tulus akan menciptakan loyalitas pelanggan yang jauh lebih berharga daripada promosi diskon besar-besaran.

4. Kepemimpinan (Leadership)

Meskipun saat ini Anda mungkin masih menjalankan usaha sendirian atau hanya dengan satu-dua karyawan, jiwa kepemimpinan tetap diperlukan. Anda harus mampu memotivasi diri sendiri dan memberikan visi yang jelas kepada tim. Kepemimpinan yang baik akan membangun budaya kerja yang positif, sehingga karyawan merasa memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan bisnis Anda.

5. Manajemen Waktu dan Prioritas

Sebagai pemilik UMKM, Anda seringkali menjadi “pemain serbabisa”—menjadi admin, kurir, hingga bagian keuangan sekaligus. Di sinilah kemampuan manajemen waktu diuji. Anda harus tahu mana tugas yang mendesak dan mana yang bisa ditunda, agar operasional bisnis tetap berjalan efektif tanpa membuat Anda mengalami burnout.

6. Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Setiap hari dalam bisnis pasti ada tantangan, mulai dari barang retur hingga kendala pengiriman. Pengusaha yang sukses tidak fokus pada masalahnya, melainkan pada solusinya. Kemampuan berpikir tenang di bawah tekanan sangat membantu Anda mengambil keputusan yang logis dan tidak emosional.

Baca juga : Pentingnya Upgrade Skill di Era Digital Saat Ini

Kesimpulan

Modal uang bisa dicari melalui pinjaman atau kerja sama, namun soft skill pengusaha UMKM adalah aset internal yang harus dibangun secara konsisten. Dengan mengombinasikan produk yang berkualitas dan soft skill yang mumpuni, bisnis UMKM Anda akan memiliki fondasi yang kuat untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Sudahkah Anda mengevaluasi soft skill apa yang paling Anda butuhkan saat ini? Ingatlah bahwa investasi terbaik untuk bisnis Anda adalah pengembangan diri Anda sendiri.

Model Bisnis Digital Jadi Strategi UMKM Bertahan di 2026

Model bisnis digital menjadi strategi utama UMKM dalam bertahan dan berkembang pada 2026 di tengah perubahan pola konsumsi dan distribusi. Pelaku usaha mulai beralih ke platform digital untuk meningkatkan efisiensi dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Statistik E-Commerce menunjukkan peningkatan jumlah usaha yang memanfaatkan platform digital dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini menandakan adanya perubahan signifikan dalam cara pelaku usaha menjalankan bisnis.

Secara global, laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa ekonomi digital Indonesia terus mengalami pertumbuhan dan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas bisnis di kawasan Asia Tenggara.

Dampak terhadap masyarakat terlihat dari meningkatnya peluang usaha baru, terutama di sektor perdagangan digital, pemasaran online, dan logistik. Transformasi digital juga membantu pelaku usaha mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi.

Pemerintah Indonesia mendukung digitalisasi UMKM melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi akses platform digital. Kebijakan ini bertujuan memperkuat daya saing pelaku usaha di tengah perkembangan ekonomi berbasis teknologi.

Ke depan, model bisnis digital diperkirakan akan menjadi standar baru dalam dunia usaha, seiring meningkatnya adopsi teknologi oleh pelaku UMKM di berbagai sektor.

Kolaborasi UMKM dan Teknologi Dorong Pertumbuhan Bisnis di 2026

Kolaborasi antara UMKM dan teknologi menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis pada 2026. Integrasi teknologi dalam aktivitas usaha membantu pelaku bisnis meningkatkan efisiensi serta memperluas jangkauan pasar.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi terkait ekonomi digital menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam kegiatan usaha terus meningkat. Hal ini mencerminkan perubahan pola bisnis yang semakin bergantung pada sistem digital.

Secara global, laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan online dan adopsi teknologi oleh pelaku usaha. World Bank juga mencatat bahwa teknologi berperan penting dalam meningkatkan produktivitas usaha kecil.

Dampak terhadap masyarakat terlihat dari meningkatnya peluang kerja di sektor digital, termasuk pemasaran online, logistik, dan pengelolaan data. Kolaborasi ini juga membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.

Pemerintah Indonesia mendorong integrasi teknologi dalam UMKM melalui berbagai program digitalisasi, pelatihan, dan pendampingan usaha. Kebijakan ini bertujuan memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi global.

Ke depan, kolaborasi antara UMKM dan teknologi diperkirakan akan semakin intensif, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap inovasi dan efisiensi dalam menjalankan usaha di era digital yang terus berkembang.

Kolaborasi UMKM dan Teknologi Dorong Pertumbuhan Bisnis di 2026

Kolaborasi antara UMKM dan teknologi menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis pada 2026. Integrasi teknologi dalam aktivitas usaha membantu pelaku bisnis meningkatkan efisiensi serta memperluas jangkauan pasar.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi terkait ekonomi digital menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam kegiatan usaha terus meningkat. Hal ini mencerminkan perubahan pola bisnis yang semakin bergantung pada sistem digital.

Secara global, laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan online dan adopsi teknologi oleh pelaku usaha. World Bank juga mencatat bahwa teknologi berperan penting dalam meningkatkan produktivitas usaha kecil.

Dampak terhadap masyarakat terlihat dari meningkatnya peluang kerja di sektor digital, termasuk pemasaran online, logistik, dan pengelolaan data. Kolaborasi ini juga membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.

Pemerintah Indonesia mendorong integrasi teknologi dalam UMKM melalui berbagai program digitalisasi, pelatihan, dan pendampingan usaha. Kebijakan ini bertujuan memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi global.

Ke depan, kolaborasi antara UMKM dan teknologi diperkirakan akan semakin intensif, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap inovasi dan efisiensi dalam menjalankan usaha di era digital yang terus berkembang.

Inkubasi Bisnis Makin Relevan di Tengah Tren UMKM Naik Kelas pada 2026

Program inkubasi bisnis semakin relevan dalam mendukung UMKM yang berupaya naik kelas. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan ekosistem digital, UMKM membutuhkan pendampingan dan bimbingan untuk dapat bersaing di pasar yang semakin ketat. Inkubasi bisnis menjadi solusi bagi UMKM yang ingin memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kapasitas produksinya. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah usaha e-commerce pada 2024 meningkat sebesar 15,30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar. Program inkubasi bisnis berfokus pada penguatan UMKM dengan memberikan akses terhadap pembiayaan, pelatihan manajerial, serta bantuan dalam digital marketing. Secara global, laporan e-Conomy SEA 2024 yang disusun oleh Google dan Temasek menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia akan mencapai 90 miliar dolar AS pada 2024.

 

Indonesia diprediksi menjadi pemimpin ekonomi digital di Asia Tenggara, yang semakin membuka peluang bagi UMKM Indonesia untuk mengembangkan bisnis mereka. Bagi masyarakat, inkubasi bisnis memberikan dampak yang signifikan dalam hal penciptaan lapangan kerja baru dan pemberdayaan usaha kecil. Pendampingan yang diberikan oleh lembaga inkubator bisnis membantu pelaku usaha memahami pasar global, memperbaiki produk mereka, serta memperluas jaringan distribusi.

 

Pemerintah juga mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai kebijakan dan program yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital dan mendukung UMKM dalam mengakses pasar global. Penguatan sektor ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Hari Ketiga TEI 2025 Rewako Sulawesi Selatan Tunjukkan Pesona UMKM Daerah

Tangerang, 17 Oktober 2025 – Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di ICE BSD City memasuki hari ketiga dengan semangat yang semakin membara. Ribuan pengunjung, buyer, dan delegasi internasional tampak memenuhi area pameran untuk melihat langsung potensi produk lokal Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

 

Di antara deretan booth yang menarik perhatian, UMKM Rewako Sulawesi Selatan tampil memukau dengan keunikan konsep dan kekayaan produk yang mereka bawa. Booth ini menjadi salah satu magnet pengunjung berkat tampilan yang memadukan unsur tradisional dan modern, menghadirkan suasana khas Sulawesi Selatan di tengah keramaian pameran.

Rewako menampilkan berbagai produk unggulan Sulawesi Selatan yang merepresentasikan identitas dan potensi daerah.
Mulai dari fashion etnik modern yang menggabungkan kain tradisional Bugis-Makassar dengan desain kekinian, hingga kopi khas Sulawesi yang terkenal dengan cita rasa kuat dan aroma khas pegunungan Toraja.

 

Tak berhenti di situ, Rewako juga menghadirkan kerajinan tangan, kuliner olahan lokal, serta souvenir khas daerah yang mencerminkan kreativitas dan inovasi pelaku UMKM binaan.
Salah satu produk yang paling menarik perhatian adalah kopi robusta dan arabika Sulawesi Selatan, yang dapat dicicipi langsung oleh pengunjung.
Aroma kopi yang kuat berpadu dengan keramahan para penjaga booth menciptakan suasana yang hangat dan berkesan bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

“Kami ingin memperkenalkan potensi Sulawesi Selatan bukan hanya lewat satu produk, tapi melalui berbagai karya kreatif yang menunjukkan kekayaan budaya dan kualitas produksi daerah kami,” ujar salah satu perwakilan Rewako.

Selain kopi, lini fashion Bugis-Makassar juga menjadi daya tarik utama. Kain tenun tradisional yang diolah dengan desain modern tampil elegan dan memikat — bukti nyata bahwa produk fesyen daerah bisa tampil berkelas dan siap ekspor.

 

Baca juga: Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Modest Fashion Nasional Lewat IN2MOTIONFEST 2025

 

Partisipasi Rewako di TEI 2025 bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi juga bentuk nyata semangat UMKM Sulawesi Selatan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memperluas jangkauan pasar.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, Rewako membawa pesan kuat: produk lokal Indonesia punya daya saing global bila dikembangkan dengan inovasi dan visi jangka panjang.

Hingga hari ketiga, booth Rewako terus dipadati pengunjung yang ingin mengenal lebih dalam produk mereka. Banyak yang mengapresiasi konsep booth yang hangat, ramah, dan informatif, menjadi ruang inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.

Dengan semangat “Dari Daerah untuk Dunia,” Rewako Sulawesi Selatan membuktikan bahwa produk lokal bisa menjadi inspirasi global.

 

Kunjungi booth Rewako Sulawesi Selatan dan temukan beragam produk kreatif dari fashion, kopi, hingga kerajinan lokal yang membanggakan Indonesia.
Mari dukung UMKM daerah untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia!

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 Mendorong Ekspor Nasional dari Lokal ke Global

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025: Mendorong Ekspor Nasional dan Menembus Pasar Global

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 kembali digelar sebagai pameran dagang terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pembeli dari seluruh dunia. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar ekspor internasional.

Diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, TEI 2025 akan berlangsung pada 15–19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Melalui tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, TEI tahun ini mengajak para pelaku bisnis untuk menembus batas perdagangan global dan memperkenalkan keunggulan produk nasional kepada dunia.

Apa Itu Trade Expo Indonesia 2025?

Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan pameran perdagangan berskala internasional yang telah menjadi agenda tahunan pemerintah Indonesia sejak 1985. TEI berfungsi sebagai wadah promosi produk ekspor non-migas, mempertemukan eksportir, importir, investor, dan mitra bisnis global dalam satu event besar.

Setiap tahunnya, TEI menampilkan ribuan produk unggulan dari berbagai sektor, mulai dari pangan, manufaktur, hingga layanan kreatif. Pameran ini menjadi ajang utama bagi pelaku usaha Indonesia untuk mendapatkan peluang bisnis baru, membangun kerja sama jangka panjang, serta memperluas jangkauan pasar internasional.

Tema TEI 2025: “Trade Beyond Boundaries”

Tahun 2025, TEI mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries.” Tema ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong ekspor berkelanjutan dan memperkenalkan inovasi lokal ke dunia.

Melalui pameran ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya kaya sumber daya, tetapi juga memiliki produk berkualitas tinggi, inovatif, dan kompetitif di pasar global.

Kategori dan Zona Produk di TEI 2025

Untuk memberikan pengalaman yang komprehensif, TEI 2025 menghadirkan tiga zona utama yang menampilkan beragam produk unggulan Indonesia:

1. Food, Beverage, and Agricultural Products

Produk makanan olahan, minuman khas, rempah, dan hasil pertanian organik yang menjadi favorit buyer internasional.

2. Manufactured Products

Produk industri seperti furnitur, tekstil, otomotif, fashion, dan produk teknologi yang mencerminkan kemajuan manufaktur Indonesia.

3. Services & Lifestyle Products

Layanan profesional, pariwisata, produk digital, serta gaya hidup berkelanjutan yang mewakili inovasi dan kreativitas generasi baru Indonesia.

Selain pameran, TEI juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti Business Matching, Trade Missions, Business Forum, dan Business Counseling untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra potensial.

Dampak dan Target TEI 2025

Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2025 menargetkan nilai transaksi ekspor hingga US$16,5 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Event ini diharapkan dapat:

  • Meningkatkan ekspor produk non-migas Indonesia

  • Memperluas jaringan bisnis internasional

  • Memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan di Asia Tenggara

  • Membuka peluang baru bagi UMKM untuk masuk ke pasar ekspor

Dengan dukungan digitalisasi melalui Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI-DE), pameran ini juga dapat diakses secara daring oleh peserta dari seluruh dunia. Langkah ini menandai transformasi digital dalam ekosistem perdagangan Indonesia.

Mengapa TEI 2025 Penting bagi Pelaku Usaha Indonesia?
  1. Akses langsung ke pasar internasional – pelaku UMKM dan perusahaan besar dapat menjalin kontak dengan buyer global.
  2. Promosi produk unggulan Indonesia – kesempatan menampilkan inovasi lokal dan meningkatkan brand awareness.
  3. Networking strategis – mempertemukan pengusaha, investor, serta lembaga pendukung perdagangan.
  4. Peningkatan kapasitas ekspor – peserta mendapat insight dan konsultasi langsung dari pakar perdagangan dan perwakilan dagang luar negeri.
Dari Lokal ke Global: Kolaborasi UMKM dengan Exporthub.id

Sebagai bagian dari semangat “From Local to Global”, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin memperluas jangkauan produk ke pasar internasional dapat berkolaborasi melalui exporthub.id.

Melalui platform ini, UMKM bisa mendapatkan:

  • Pendampingan ekspor dan digitalisasi bisnis

  • Akses ke jaringan buyer luar negeri

  • Publikasi produk di portal ekspor digital

  • Kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan promosi internasional

Kolaborasi dengan exporthub.id menjadi langkah nyata bagi UMKM untuk naik kelas dan memperkuat peran mereka dalam perdagangan global.

Trade Expo Indonesia 2025: PTPN Group Bawa Semangat Sustainable Trade

Tangerang, 16 Oktober 2025 – Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City memasuki hari kedua dengan antusiasme tinggi. Setelah pembukaan resmi kemarin, ribuan buyer global tampak memadati area pameran, terutama di zona Food, Beverage, and Agricultural Products.

Salah satu sorotan utama datang dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group). Melalui paviliun yang megah, PTPN menampilkan berbagai komoditas unggulan Indonesia seperti kelapa sawit olahan, teh premium, kopi khas nusantara, hingga karet berkualitas ekspor.Kehadiran BUMN ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mendukung target pemerintah mencapai transaksi ekspor sebesar US$16,5 miliar pada tahun ini.

Baca juga: Kementerian UMKM Perkuat Peran UMKM Madu Dalam Program Makan Bergizi Gratis

 

Dengan mengusung semangat “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, PTPN Group tidak hanya hadir sebagai eksportir bahan mentah, tetapi juga sebagai showcase inovasi produk bernilai tambah tinggi.

 

Mereka memperkenalkan produk hilir yang telah melalui proses riset, pengembangan, dan pengemasan modern — siap bersaing di pasar global.

“Hari kedua TEI 2025 menjadi momentum penting untuk melakukan business matching intensif. Kami melihat peningkatan minat yang signifikan dari buyer asal Timur Tengah, Eropa, dan Asia Timur terhadap komoditas berkelanjutan kami,” ujar salah satu perwakilan PTPN Group di lokasi pameran.

 

Sektor perkebunan nasional telah lama menjadi penopang utama devisa non-migas Indonesia.
Melalui partisipasinya di TEI 2025, Perkebunan Nusantara menunjukkan keseriusan untuk mengadopsi standar global, termasuk prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam praktik bisnisnya.

 

Pameran ini menjadi ajang strategis bagi PTPN Group untuk:

Memperkenalkan inovasi produk hilir, seperti minyak goreng premium, specialty coffee, dan produk olahan karet yang siap masuk pasar internasional.

Membangun kemitraan strategis melalui forum Business Matching dan Trade Missions dengan importir dari berbagai negara.

Mengangkat citra positif produk lokal, menegaskan bahwa komoditas Indonesia dikelola profesional dan memenuhi standar internasional.

 

Selain perusahaan besar, TEI 2025 juga membuka peluang bagi UMKM sektor agrikultur.
Melalui kegiatan Business Counseling dan platform digital yang disediakan, pelaku usaha kecil dan menengah didorong untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar ekspor.

 

Baca juga: IndoGriTech Expo 2025 Siap Dorong Transformasi Pertanian Nasional Melalui Inovasi Teknologi

 

“Kami berharap kehadiran kami di TEI dapat menginspirasi UMKM bahwa dengan kualitas dan branding yang kuat, produk lokal mampu bersaing dan mendunia,” ujar perwakilan PTPN menutup sesi wawancara.

 

Pameran Trade Expo Indonesia 2025 masih akan berlangsung hingga Minggu, 19 Oktober 2025.
Ajang ini diproyeksikan menarik ribuan pengunjung dan buyer internasional dari lebih dari 100 negara.

Dengan semangat “Bangga Produk Indonesia, Mendunia Bersama TEI 2025,” seluruh peserta berharap momentum ini dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekspor nasional dan menempatkan produk Indonesia di hati konsumen global.

Bisnis Digital: Menciptakan Ekosistem Berkelanjutan melalui Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis Digital

Ilustrasi Orang Sedang Melakukan Presentasi. Sumber foto: freepik.com/@rawpixel.com

Dalam perkembangan teknologi yang sangat pesat, bisnis digital menjadi sektor yang sangat signifikan dalam menciptakan ekosistem berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi.

Selain itu, fokus dari bisnis digital tidak hanya pada perkembangan teknologi, tapi juga menciptakan ekosistem berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi yang erat.

Artikel ini akan mengeksplorasi konsep-konsep tersebut untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis.

Membangun Ekosistem Bisnis Berkelanjutan

Membangun ekosistem berkelanjutan adalah hal yang sangat penting dalam bisnis digital. Ekosistem ini memberikan nilai jangka panjang untuk semua pihak terkait. Sebagai contoh, perusahaan e-commerce tidak hanya bekerja sama dengan penyedia produk. 

Mereka juga menjalin hubungan dengan penyedia logistik, platform pembayaran, dan teknologi pendukung. Keberlanjutan tercapai bila setiap bagian ekosistem saling mendukung dan berkembang.

Kerja sama dalam membangun bisnis antara berbagai pihak juga dibutuhkan dan merupakan hal yang penting. Inilah kunci untuk memastikan bahwa seluruh proses bisnis berjalan secara harmonis dan efisien.

Sebagai contoh, perusahaan teknologi dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menciptakan inovasi yang efektif. Kolaborasi ini memperkenalkan teknologi yang lebih efisien dan terjangkau bagi banyak pihak.

Model bisnis seperti ini semakin populer karena menciptakan keuntungan jangka panjang bagi semua pihak. Dalam ekosistem yang berkelanjutan, setiap pemangku kepentingan berperan aktif untuk mendukung pertumbuhan bersama.

Keberlanjutan dalam ekosistem digital bukan hanya mencakup pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dampak sosial dan lingkungan yang positif.

Inovasi Sebagai Katalis Utama

Inovasi merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam bisnis digital yang tidak hanya berfokus pada pengembangan produk serta layanan baru, tapi juga mencakup perubahan dalam cara bisnis dijalankan dan berinteraksi dengan pelanggan. Dunia bisnis digital memberi ruang yang luas untuk berinovasi.

Teknologi seperti big data, cloud computing, dan kecerdasan buatan (AI) memainkan peran besar dalam hal ini. Salah satu contoh inovasi yang berkembang pesat adalah konsep business as a service(BaaS).

Konsep ini memungkinkan perusahaan mengakses layanan digital secara modular dan lebih efisien. BaaS menawarkan biaya yang lebih rendah karena perusahaan tidak perlu membangun infrastruktur dari awal.

Pendekatan ini memberikan peluang bagi bisnis kecil dan menengah untuk mengakses teknologi canggih. Inovasi saat ini juga semakin berkembang.

Bisnis digital memanfaatkan data besar untuk menganalisis perilaku dan preferensi pelanggan. Dari sini, perusahaan dapat menawarkan produk yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Teknologi seperti analitik prediktif dan AI meningkatkan pengalaman pelanggan secara signifikan. Hal ini membantu meningkatkan loyalitas pelanggan dan kepuasan mereka.

Kolaborasi: Kunci Sukses dalam Bisnis Digital

Kolaborasi menjadi kunci sukses di era digital, juga dalam berbisnis didunia digital. Tidak hanya itu, kolaborasi yang baik juga mencakup kerja sama antara perusahaan, sektor publik, dan UKM.

Kemitraan ini dapat membuka akses pasar lebih luas dan memperkenalkan teknologi yang lebih efisien. Kolaborasi antara perusahaan besar dan UKM sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital.

Perusahaan besar dapat membantu UKM dengan menyediakan akses ke teknologi dan platform yang lebih canggih. Kolaborasi ini menciptakan peluang bagi semua pihak untuk berkembang bersama.

Di samping itu, platform berbasis cloud memungkinkan aplikasi yang terhubung untuk bekerja secara sinergis. Aplikasi-aplikasi ini meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Bisnis yang mengadopsi teknologi berbasis cloud dapat lebih mudah mengelola data dan meningkatkan produktivitas. Dengan integrasi teknologi yang baik, bisnis dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan performa secara keseluruhan.

Selain itu, kemitraan ini juga memungkinkan berbagi pengetahuan dan pengalaman yang saling menguntungkan. Kolaborasi tidak hanya membantu mengoptimalkan sumber daya, tetapi juga memperkenalkan solusi baru bagi pasar.

Menjaga Keberlanjutan Bisnis Digital di Tengah Perubahan

Dunia digital terus berkembang dengan sangat cepat. Perusahaan digital harus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi agar tetap relevan.

Fokus pada keberlanjutan jangka panjang sangat penting dalam menghadapi perubahan ini. Keberlanjutan menjaga bisnis digital ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, melainkan juga pada aspek sosial dan lingkungan.

Perusahaan yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan dalam operasionalnya memiliki peluang besar untuk bertahan. Menggunakan sumber daya yang lebih efisien juga membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Selain itu, pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan karyawan harus menjadi prioritas dalam strategi bisnis digital. Keberlanjutan jangka panjang dalam bisnis digital juga mencakup pengelolaan data yang aman dan etis.

Keamanan data menjadi sangat penting karena data pelanggan harus dilindungi dengan baik. Kepercayaan pelanggan akan tetap terjaga jika perusahaan mampu mengelola informasi dengan bijak.

Selain itu, perusahaan harus mempertimbangkan perubahan regulasi yang berlaku di berbagai negara terkait dengan data pribadi dan informasi. Dengan terus menjaga perkembangan bisnis dari berbagai aspek, perusahaan juga akan bisa terus konsisten bersaing dalam pemasaran digital.

Kesimpulan

Bisnis digital lebih dari sekedar teknologi. Tidak hanya itu, bisnis digital juga meliputi dari perkembangan inovasi, ekosistem yang berlanjut, serta kerja sama dari berbagai pihak.

Perusahaan yang menyeimbangkan keuntungan jangka pendek dan keberlanjutan jangka panjang lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Keberhasilan dalam bisnis digital tidak hanya bergantung pada pengembangan teknologi canggih.

Tetapi juga pada kemampuan untuk berkolaborasi, berinovasi, dan menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Dengan fokus pada keberlanjutan, perusahaan akan dapat menghadapai tantangan dunia digital dan meraih kesuksesan yang berkelanjutan

Affiliate marketing concept vector illustration.

Langkah Awal Menjadi Content Creator dengan Mengoptimalkan TikTok Affiliate dan Shopee Affiliate

Di era digital, menjadi content creator telah menjadi profesi yang menjanjikan, tidak hanya untuk mengekspresikan kreativitas tetapi juga untuk menghasilkan uang. Dengan memanfaatkan program afiliasi seperti TikTok Affiliate dan Shopee Affiliate, kamu bisa mulai mendapatkan penghasilan bahkan dari video yang kamu buat di rumah. Kedua platform ini memberikan peluang besar bagi para pemula yang ingin mencoba terjun ke dunia content creation tanpa harus memiliki produk sendiri. Yuk, simak langkah-langkahnya untuk memulai!

1. Pahami TikTok Affiliate dan Shopee Affiliate: Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk memahami bagaimana kedua program afiliasi ini bekerja.

  • TikTok Affiliate adalah program di mana kamu dapat memilih produk dari TikTok Shop untuk dipromosikan melalui konten video. Setiap kali seseorang membeli produk tersebut melalui link yang kamu sertakan, kamu akan mendapatkan komisi. Program ini cocok untuk kamu yang suka membuat konten video kreatif dan menghibur.
  • Shopee Affiliate adalah program afiliasi yang bekerja melalui Shopee. Kamu bisa mempromosikan produk-produk dari Shopee melalui berbagai platform, termasuk TikTok. Setiap kali ada penjualan yang berasal dari link afiliasi yang kamu bagikan, kamu akan menerima komisi. Shopee Affiliate memberikan fleksibilitas untuk memilih produk yang sesuai dengan niche kamu, mulai dari produk kecantikan, fashion, elektronik, hingga kebutuhan rumah tangga.

Dengan menggunakan kedua platform ini secara bersamaan, kamu bisa mengoptimalkan pendapatan dan memperluas jangkauan audiens.

2. Langkah Mendaftar di TikTok Affiliate dan Shopee Affiliate

Langkah awal tentu saja adalah mendaftar di kedua program afiliasi ini. Berikut caranya:

Mendaftar TikTok Affiliate:

  • Ubah akun kamu menjadi Akun Bisnis. Jika belum, kamu bisa mengubahnya melalui pengaturan di profil kamu.
  • Masuk ke TikTok Shop Seller Center melalui tautan ini dan daftarkan diri sebagai affiliate. Kamu perlu mengisi informasi dasar seperti detail akun bisnis, nomor telepon, dan alamat email.
  • Setelah mendaftar, tunggu persetujuan dari TikTok. Setelah disetujui, kamu sudah bisa mulai memilih produk dari TikTok Shop untuk dipromosikan di konten kamu.

Mendaftar Shopee Affiliate:

  • Kunjungi Shopee Affiliate Program dan isi formulir pendaftaran dengan informasi yang diminta, seperti nama, email, dan platform yang akan kamu gunakan untuk promosi (misalnya TikTok, Instagram, atau blog).
  • Setelah akun disetujui, kamu akan mendapatkan akses ke dasbor afiliasi untuk memilih produk dan mendapatkan link afiliasi unik yang bisa kamu bagikan di konten TikTok kamu.
  • Gunakan link tersebut untuk mulai mempromosikan produk-produk Shopee di video TikTok kamu dan platform lain.

3. Tentukan Niche dan Jenis Konten yang Ingin Kamu Buat

Agar sukses sebagai content creator, penting untuk menentukan niche atau tema konten yang ingin kamu buat. Niche ini akan membantu kamu membangun audiens yang setia dan relevan dengan produk yang kamu promosikan. Beberapa niche populer di TikTok meliputi:

  • Fashion dan Kecantikan: Cocok bagi kamu yang suka memberikan tips styling, tutorial makeup, atau review produk skincare.
  • Teknologi dan Gadget: Niche ini banyak diminati oleh mereka yang tertarik dengan inovasi teknologi dan perangkat baru.
  • Makanan dan Minuman: Mulai dari resep masakan, mukbang, hingga review produk makanan kekinian.
  • Lifestyle dan Dekorasi Rumah: Berisi tips hidup sehat, dekorasi rumah, atau DIY (Do It Yourself) yang menginspirasi.

Setelah memilih niche, tentukan jenis konten yang ingin kamu buat. Kamu bisa memilih antara tutorial, review produk, unboxing, hingga video tren dan challenge. Kombinasi dari konten-konten ini akan membuat channel kamu lebih dinamis dan menarik untuk diikuti.

4. Membuat Konten yang Menarik dan Menggunakan Link Afiliasi

Konten adalah kunci utama untuk sukses di TikTok dan program afiliasi Shopee. Penting untuk membuat video yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mengajak audiens untuk mengambil tindakan, misalnya membeli produk melalui link afiliasi kamu. Berikut beberapa ide konten yang bisa kamu coba:

  • Tutorial atau Demo Produk: Misalnya, jika kamu mempromosikan produk kecantikan, buat video tutorial makeup menggunakan produk tersebut.
  • Unboxing dan Review: Konten unboxing dan review selalu diminati karena audiens ingin tahu detail produk sebelum mereka membelinya.
  • Tips dan Trik: Buat video tips dan trik terkait dengan niche kamu. Misalnya, jika kamu fokus pada fashion, berikan tips mix and match pakaian agar terlihat stylish.

Jangan lupa untuk menyertakan call-to-action (CTA) di video kamu. Misalnya, ajak audiens untuk “Klik link di bio untuk membeli produk ini” atau “Dapatkan produk ini dengan harga spesial di link berikut!” Dengan cara ini, audiens tahu di mana mereka bisa mendapatkan produk yang kamu rekomendasikan.

5. Manfaatkan Fitur TikTok Analytics dan Shopee Dashboard

Setelah konten kamu tayang, penting untuk memantau performa video-video yang kamu buat. Kamu bisa menggunakan TikTok Analytics untuk melihat data penting seperti:

  • Jumlah tayangan dan tingkat interaksi (like, komentar, dan share)
  • Demografi audiens yang menonton video kamu (usia, lokasi, dan gender)
  • Video mana yang paling banyak mendapatkan perhatian dan engagement

Di sisi lain, Shopee Dashboard memberikan informasi tentang jumlah klik link, konversi penjualan, dan komisi yang kamu terima. Dengan menggunakan kedua alat ini, kamu bisa mengevaluasi konten yang paling efektif dan meningkatkan strategi promosi di konten berikutnya.

6. Gunakan Hashtag dan Tren yang Tepat

TikTok sangat mengandalkan hashtag dan tren untuk membantu video kamu muncul di For You Page (FYP). Gunakan hashtag yang relevan dengan produk dan niche kamu, seperti #TikTokMadeMeBuyIt, #ProdukShopee, atau hashtag lainnya yang sedang viral. Dengan cara ini, konten kamu lebih mudah ditemukan oleh audiens yang relevan.

Selain hashtag, manfaatkan musik populer atau efek visual yang sedang tren. Video yang mengikuti tren biasanya memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan tayangan yang lebih banyak.

7. Kolaborasi dengan Content Creator Lain

Salah satu cara efektif untuk memperluas jangkauan audiens adalah dengan kolaborasi. Bekerja sama dengan content creator lain yang memiliki niche serupa dapat membantu kamu mendapatkan penonton baru dan menambah kredibilitas. Misalnya, kamu bisa melakukan duet atau challenge bersama content creator lain yang juga mempromosikan produk Shopee atau TikTok Shop.

Kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan dari segi jangkauan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bertukar ide dan belajar dari content creator lain yang sudah lebih berpengalaman.

8. Konsisten dan Terus Belajar

Menjadi content creator yang sukses di TikTok dan Shopee membutuhkan konsistensi dan kemauan untuk belajar. Teruslah membuat konten secara rutin, bereksperimen dengan ide-ide baru, dan jangan cepat menyerah meskipun video kamu belum viral. Semakin kamu konsisten dan aktif di platform, semakin besar peluang untuk mencapai audiens yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan dari afiliasi.

Kesimpulan

Menjadi content creator dan memanfaatkan TikTok Affiliate serta Shopee Affiliate adalah cara yang cerdas untuk mulai membangun karir dan mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan strategi yang tepat, seperti memilih niche yang sesuai, membuat konten menarik, dan memanfaatkan data analytics, kamu bisa mencapai kesuksesan di dunia content creation.

Jika Getters ingin mempelajari lebih lanjut mengenai menjadi Content Creator dengan memanfaatkan Tiktok Affiliate dan Shopee Affiliate, kamu bisa belajar dengan mengikuti kelas Optimalisasi Affiliate Shopee & Tiktok hanya di GeTI Incubator ya. Jangan lewatkan kesempatan ini dan share artikel ini ke teman-temanmu ya!