Category: Artikel

Pelatihan Digital UMKM: 8 Program untuk Naik Level

Pentingnya Pelatihan Digital UMKM

Pelatihan digital UMKM menjadi kebutuhan utama di era ekonomi berbasis teknologi. Program ini membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing secara berkelanjutan. Selain itu, pelatihan mencakup marketplace, pemasaran digital, pembuatan konten, hingga ERP.

Tantangan Digitalisasi UMKM di Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), UMKM mendominasi struktur usaha nasional. Namun demikian, tingkat adopsi teknologi digital masih belum merata. Kondisi ini terutama terjadi pada usaha mikro dan kecil.

Baca Juga: Bisnis Clipper di Era Digital Cara Mengubah Video Panjang

Peluang Ekonomi Digital bagi UMKM

Sementara itu, laporan Google-Temasek menunjukkan ekonomi digital Indonesia terus tumbuh. Pertumbuhan ini didorong oleh e-commerce dan layanan digital. Selain itu, World Bank menilai digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas UMKM.

Manfaat Pelatihan Digital UMKM

Oleh karena itu, pelatihan digital menjadi solusi untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Program pemasaran digital membantu memahami perilaku konsumen. Di sisi lain, pelatihan konten meningkatkan kualitas promosi. Pelatihan ERP juga mendukung efisiensi operasional.

Dampak terhadap Masyarakat

Dengan demikian, pelatihan digital membuka peluang kerja baru. UMKM juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, pelaku usaha tidak lagi bergantung pada metode konvensional.

Kebijakan Pemerintah untuk UMKM Digital

Sejalan dengan itu, pemerintah menjalankan berbagai program pelatihan UMKM digital. Program ini difokuskan pada literasi digital dan pemanfaatan teknologi. Selain itu, pendampingan usaha juga terus diperkuat.

Baca Juga: Skill Digital yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja 2026

Tren Digitalisasi UMKM ke Depan

Ke depan, digitalisasi UMKM diperkirakan terus meningkat. Oleh sebab itu, pelatihan yang relevan menjadi faktor penting. UMKM perlu beradaptasi agar tetap kompetitif di pasar digital.

Freelance Digital Marketing Meningkat di Era Ekonomi Digital

Tangerang, 30 Maret 2026 – Freelance digital marketing menjadi peluang kerja yang terus berkembang di Indonesia. Kebutuhan tenaga kerja berbasis keterampilan digital juga meningkat seiring pertumbuhan ekonomi digital.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penggunaan internet dan aktivitas perdagangan daring terus naik. Akibatnya, kebutuhan layanan digital marketing ikut meningkat di berbagai sektor usaha. Baik UMKM maupun perusahaan besar kini memanfaatkan pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca juga artikel berikut https://geti.id/skill-digital-yang-paling-dibutuhkan-di-dunia-kerja-2026/

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong penguatan talenta digital. Program pelatihan dan sertifikasi terus dikembangkan. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan daya saing tenaga kerja di era digital.

Di tingkat global, transformasi digital juga mengubah pola kerja. Kini, banyak orang memilih sistem kerja fleksibel. Freelance digital marketing menjadi salah satu pilihan karena tidak terikat lokasi. Dengan kata lain, siapa saja bisa bekerja dari mana saja.

Baca juga artikel berikut https://lsp.geti.id/2026/03/30/sertifikasi-kompetensi-bnsp-tingkatkan-daya-saing-kerja-di-era-digital/

Layanan dalam freelance digital marketing sangat beragam. Contohnya adalah pengelolaan media sosial, pembuatan konten, dan iklan digital. Selain itu, ada juga analisis performa kampanye. Dengan keterampilan yang tepat, peluang ini bisa dimanfaatkan oleh banyak kalangan.

Selanjutnya, platform seperti GeTI Incubator membantu menghubungkan talenta dengan industri. Platform ini menyediakan pelatihan dan pendampingan. Dengan begitu, tenaga kerja menjadi lebih siap menghadapi kebutuhan pasar.

Sebagai penutup, pertumbuhan ekonomi digital membuka peluang yang semakin luas. Freelance digital marketing diprediksi akan terus berkembang. Oleh karena itu, keterampilan dan sertifikasi menjadi kunci utama untuk sukses di era digital.

Bisnis Clipper di Era Digital Mengubah Video Panjang

Tangerang, 30 Maret 2026 – Di era digital saat ini, bisnis clipper menjadi salah satu peluang yang semakin populer. Perubahan perilaku audiens yang lebih menyukai video pendek membuat konten singkat lebih mudah viral dibandingkan video panjang.

Dari sinilah muncul konsep clipper economy, yaitu aktivitas mengubah video panjang menjadi konten pendek yang menarik, padat, dan berpotensi menghasilkan cuan. Di Indonesia, bisnis clipper kini berkembang pesat seiring meningkatnya penggunaan platform video pendek.

Baca Juga : Mahasiswa Cerdas Nggak Cuma Mengejar IPK, Tapi Juga Skill Digital

Bisnis clipper adalah model usaha digital yang berfokus pada proses mengolah video panjang menjadi konten pendek yang menarik.

Aktivitas dalam bisnis clipper meliputi:

  • Memotong video panjang seperti podcast, webinar, atau live streaming
  • Mengambil bagian paling menarik atau viral
  • Mengedit ulang menjadi video pendek (short content)

Konten hasil clipper biasanya diunggah ke platform seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Salah satu alasan bisnis clipper berkembang pesat adalah karena kontennya mudah viral. Berikut alasannya:

1. Durasi Singkat dan Menarik

Konten pendek lebih cepat dikonsumsi oleh audiens sehingga peluang ditonton sampai habis lebih tinggi.

2. Didukung Algoritma Platform

Platform seperti TikTok dan YouTube Shorts memprioritaskan konten video pendek.

3. Fokus pada Momen Terbaik

Dalam bisnis clipper, hanya bagian paling menarik yang ditampilkan, sehingga lebih engaging.

Peluang bisnis clipper di Indonesia sangat besar karena:

  • Banyak kreator menghasilkan konten panjang setiap hari
  • Konsumsi video pendek terus meningkat
  • Modal awal relatif kecil

Bahkan, kamu bisa memulai bisnis clipper hanya dengan smartphone dan aplikasi editing sederhana seperti CapCut.

Ada berbagai cara monetisasi dalam bisnis clipper, antara lain:

1. Monetisasi Platform

Menghasilkan uang dari program kreator di TikTok atau YouTube Shorts.

2. Jasa Editing Konten

Menawarkan jasa sebagai editor untuk podcaster, YouTuber, atau brand.

3. Affiliate Marketing

Menyisipkan link produk dalam konten clipper.

4. Kerja Sama dengan Kreator

Melakukan revenue sharing dengan pemilik konten asli.

Untuk sukses dalam bisnis clipper, kamu perlu strategi yang tepat:

1. Tentukan Niche

Fokus pada satu topik seperti:

  • Podcast bisnis
  • Motivasi
  • Hiburan
2. Gunakan Hook yang Kuat

3 detik pertama sangat menentukan apakah audiens akan lanjut menonton.

3. Tambahkan Subtitle

Sebagian besar pengguna menonton video tanpa suara.

4. Konsisten Upload

Konsistensi adalah kunci sukses dalam bisnis clipper.

Meski menjanjikan, bisnis clipper juga memiliki tantangan:

  • Masalah copyright atau hak cipta
  • Persaingan yang semakin ketat
  • Ketergantungan pada algoritma

Solusinya:

  • Gunakan konten dengan izin
  • Tambahkan value seperti subtitle, editing menarik, dan insight

Baca Juga : Skill Digital yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja 2026

Clipper economy diprediksi akan terus berkembang. Dalam beberapa tahun ke depan, pelaku bisnis clipper tidak hanya menjadi editor, tetapi juga:

  • Kurator konten
  • Content strategist
  • Pemilik media digital

Bisnis clipper adalah peluang bisnis digital yang sangat potensial di era modern. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa mengubah video panjang menjadi konten viral dan menghasilkan penghasilan dari sana. Jika kamu ingin memulai bisnis digital dengan modal kecil namun peluang besar, maka bisnis clipper adalah pilihan yang tepat.

Skill Digital yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja 2026

Tangerang, 30 Maret 2026 – Skill digital menjadi kebutuhan utama di dunia kerja 2026. Hal ini terjadi karena transformasi teknologi makin cepat di berbagai sektor industri.

Saat ini, kemampuan digital tidak hanya dibutuhkan pekerja teknologi. Sektor bisnis, administrasi, pendidikan, keuangan, dan layanan publik juga membutuhkan keterampilan tersebut.

Data nasional dari Badan Pusat Statistik menunjukkan peningkatan penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas ekonomi. Karena itu, kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi digital ikut meningkat.

Baca juga: Capaian Ekonomi Pemerintahan Prabowo Gibran Bukti Stabilitas Nasional

Selain itu, laporan pemerintah juga menekankan pentingnya literasi digital, pengolahan data, serta kemampuan menggunakan platform digital sebagai bagian dari kesiapan tenaga kerja nasional. Oleh karena itu, pekerja perlu mulai menyesuaikan kemampuan dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

Skill Digital Jadi Syarat Penting

Secara global, World Bank dalam laporan pengembangan sumber daya manusia menyebutkan bahwa keterampilan digital seperti analisis data, kecerdasan buatan, dan keamanan siber menjadi kompetensi kunci dalam pasar kerja modern. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan industri tidak lagi berhenti pada kemampuan menggunakan komputer dasar.

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa perusahaan semakin membutuhkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan teknologi baru. Selain itu, pekerja juga dituntut mampu bekerja secara kolaboratif dalam ekosistem digital yang makin kompleks.

Dampaknya bagi masyarakat terlihat pada meningkatnya persaingan kerja, perubahan jenis pekerjaan, serta munculnya profesi baru yang sebelumnya tidak ada dalam struktur industri konvensional. Karena itu, pekerja yang tidak meningkatkan kemampuan digital berisiko tertinggal.

Keterampilan digital juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja. Dengan kemampuan yang tepat, pekerja dapat menyelesaikan tugas lebih cepat, membaca data lebih akurat, dan mengambil keputusan kerja secara lebih terukur.

Pelatihan dan Sertifikasi Makin Relevan

Pemerintah melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi digital terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar selaras dengan kebutuhan industri. Inisiatif ini mencakup penguatan kurikulum vokasi, kolaborasi dengan industri, serta pengembangan talenta digital di berbagai daerah.

Baca juga: Mahasiswa Cerdas Nggak Cuma Mengejar IPK, Tapi Juga Skill Digital

Ke depan, permintaan terhadap skill digital diperkirakan akan terus meningkat seiring perkembangan teknologi dan integrasi ekonomi global. Dengan demikian, investasi pada pengembangan keterampilan digital menjadi langkah strategis untuk menjaga daya saing tenaga kerja di tingkat nasional maupun internasional.

Berbagai laporan resmi juga menegaskan bahwa penguasaan kompetensi digital dapat membantu tenaga kerja lebih siap menghadapi perubahan. Misalnya, kemampuan mengolah data, menggunakan perangkat kerja digital, memahami keamanan informasi, dan memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Dengan penguasaan kompetensi yang tepat, tenaga kerja Indonesia diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan dan memanfaatkan peluang kerja baru yang muncul di era digital. Pada akhirnya, penguatan ekosistem pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi menjadi faktor penting dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia menghadapi dinamika pasar kerja 2026 yang semakin kompetitif.

Mahasiswa Cerdas Nggak Cuma Mengejar IPK, Tapi Juga Skill Digital

Tangerang, 29 Oktober 2025 – Di kampus, kita sering dengar kalimat “yang penting IPK tinggi”. Tapi di dunia kerja nyata, perusahaan nggak cuma cari lulusan pintar di atas kertas. Mereka cari mahasiswa yang punya skill nyata, terutama skill digital yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Jadi, kalau kamu masih berpikir cukup belajar buat ujian dan tugas kampus, mungkin sekarang waktunya ubah mindset itu.

Dunia Kerja Sudah Digital, Kamu Kapan?

Sekarang hampir semua pekerjaan terhubung dengan teknologi. Mulai dari bisnis, pemasaran, desain, sampai administrasi — semuanya butuh kemampuan digital.

  1. Perusahaan mencari kandidat yang:
  2. Bisa beradaptasi dengan teknologi baru,
  3. Paham cara kerja digital tools, dan
  4. Mampu menggunakan data atau platform digital untuk mendukung pekerjaan.

Kalau kamu punya skill ini, peluangmu buat diterima kerja jauh lebih besar dibanding yang hanya mengandalkan nilai akademik.

Tenang, kamu nggak harus langsung jago coding kok. Ada banyak skill digital yang bisa dipelajari sesuai bidangmu. Misalnya:

  1. Microsoft Office & Data Management → buat semua jurusan, terutama yang sering olah data.
  2. Digital Marketing & Social Media → cocok untuk mahasiswa komunikasi, bisnis, dan ekonomi.
  3. Desain Grafis & Canva → ideal buat kamu yang kreatif dan suka bikin konten visual.
  4. Google Workspace & Cloud Collaboration → penting banget untuk kerja tim jarak jauh.
  5. Analisis Data Dasar (Excel, Google Sheets, AI tools) → jadi nilai tambah besar di CV kamu.

Skill-skill ini bukan cuma buat “nambah nilai”, tapi juga bikin kamu lebih siap kerja dan punya daya saing global.

Kabar baiknya, sekarang belajar skill digital itu mudah dan terjangkau. Banyak pelatihan online maupun offline yang bisa kamu ikuti — bahkan ada yang gratis!

Salah satunya lewat program pelatihan dari GETI Incubator dan Exporthub.id, yang rutin mengadakan pelatihan seputar:

  1. Digital Marketing,
  2. Pembuatan Konten Kreatif,
  3. Pengelolaan Data & Dokumen Digital,
  4. Hingga Persiapan Karier di Dunia Digital.

Dengan ikut pelatihan seperti ini, kamu bisa belajar langsung dari praktisi industri dan punya sertifikat kompetensi yang diakui dunia kerja.

IPK tetap penting, tapi dunia kerja menilai lebih dari sekadar angka.
Mahasiswa yang cerdas bukan cuma rajin kuliah, tapi juga proaktif belajar hal baru, melek teknologi, dan punya skill yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Ingat — dunia kerja butuh orang yang bisa “ngasih solusi”, bukan sekadar “hafal teori.”
Jadi, mulai sekarang, yuk luangkan waktu buat upgrade skill digital kamu. Karena di era ini, skill digital = peluang nyata menuju masa depan sukses.

Capaian Ekonomi Pemerintahan Prabowo Gibran Bukti Stabilitas Nasional

Tangerang, 17 Oktober 2025 – Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatatkan sederet capaian positif, terutama di bidang ekonomi. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap kuat, stabilitas makroekonomi terjaga, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

 

“Fundamental ekonomi kita kuat, dan ini menunjukkan arah kebijakan yang konsisten serta efektif dalam menjaga momentum pertumbuhan,” ujar Menkeu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/10).

 

Pada Triwulan II-2025, ekonomi Indonesia tumbuh stabil di 5,12%, menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara negara anggota G20. Menkeu optimistis kinerja ekonomi nasional akan terus membaik hingga akhir tahun.

“Triwulan ketiga mungkin turun sedikit, tapi triwulan keempat akan tumbuh lebih cepat,” jelasnya.

 

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan UKM Agar Usaha Tetap Stabil

 

Selain itu, inflasi juga berhasil ditekan di 2,65% (yoy) dengan defisit APBN hanya 1,56% dari PDB, masing-masing termasuk yang terendah di antara negara G20. Keberhasilan ini didukung strategi pengelolaan kas negara, termasuk penempatan Rp200 triliun di bank-bank Himbara untuk mendukung aktivitas ekonomi produktif. “Ini mendorong likuiditas dan menciptakan optimisme di pasar,” tambahnya.

 

Dari sisi perdagangan, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan selama 64 bulan berturut-turut, dengan pertumbuhan 45,8% sepanjang Januari–September 2025. Indikator kesejahteraan juga menunjukkan perbaikan signifikan. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,76% pada Februari 2025 terendah sejak krisis 1998 sementara angka kemiskinan menurun ke 8,47% pada Maret 2025, yang merupakan capaian terbaik sepanjang sejarah.

 

Baca Juga: Tips Membuat Laporan Keuangan Sederhana untuk UKM

 

Pasar modal turut mencerminkan kepercayaan terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.257,86 pada 10 Oktober 2025.

“Perbaikan ekonomi yang kita ciptakan bukan sesaat, tapi berkelanjutan. Pondasinya kita perkuat dengan serius,” tegas Menkeu Purbaya.

 

Dengan pertumbuhan ekonomi stabil, inflasi terkendali, kemiskinan menurun, dan pasar keuangan yang optimistis, tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran menandai fondasi kuat menuju Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. Ke depan, pemerintah berkomitmen menjaga momentum ini dengan kebijakan fiskal yang adaptif dan berorientasi pada pemerataan kesejahteraan rakyat.

Hari Ketiga TEI 2025 Rewako Sulawesi Selatan Tunjukkan Pesona UMKM Daerah

Tangerang, 17 Oktober 2025 – Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di ICE BSD City memasuki hari ketiga dengan semangat yang semakin membara. Ribuan pengunjung, buyer, dan delegasi internasional tampak memenuhi area pameran untuk melihat langsung potensi produk lokal Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

 

Di antara deretan booth yang menarik perhatian, UMKM Rewako Sulawesi Selatan tampil memukau dengan keunikan konsep dan kekayaan produk yang mereka bawa. Booth ini menjadi salah satu magnet pengunjung berkat tampilan yang memadukan unsur tradisional dan modern, menghadirkan suasana khas Sulawesi Selatan di tengah keramaian pameran.

Rewako menampilkan berbagai produk unggulan Sulawesi Selatan yang merepresentasikan identitas dan potensi daerah.
Mulai dari fashion etnik modern yang menggabungkan kain tradisional Bugis-Makassar dengan desain kekinian, hingga kopi khas Sulawesi yang terkenal dengan cita rasa kuat dan aroma khas pegunungan Toraja.

 

Tak berhenti di situ, Rewako juga menghadirkan kerajinan tangan, kuliner olahan lokal, serta souvenir khas daerah yang mencerminkan kreativitas dan inovasi pelaku UMKM binaan.
Salah satu produk yang paling menarik perhatian adalah kopi robusta dan arabika Sulawesi Selatan, yang dapat dicicipi langsung oleh pengunjung.
Aroma kopi yang kuat berpadu dengan keramahan para penjaga booth menciptakan suasana yang hangat dan berkesan bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

“Kami ingin memperkenalkan potensi Sulawesi Selatan bukan hanya lewat satu produk, tapi melalui berbagai karya kreatif yang menunjukkan kekayaan budaya dan kualitas produksi daerah kami,” ujar salah satu perwakilan Rewako.

Selain kopi, lini fashion Bugis-Makassar juga menjadi daya tarik utama. Kain tenun tradisional yang diolah dengan desain modern tampil elegan dan memikat — bukti nyata bahwa produk fesyen daerah bisa tampil berkelas dan siap ekspor.

 

Baca juga: Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Modest Fashion Nasional Lewat IN2MOTIONFEST 2025

 

Partisipasi Rewako di TEI 2025 bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi juga bentuk nyata semangat UMKM Sulawesi Selatan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memperluas jangkauan pasar.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, Rewako membawa pesan kuat: produk lokal Indonesia punya daya saing global bila dikembangkan dengan inovasi dan visi jangka panjang.

Hingga hari ketiga, booth Rewako terus dipadati pengunjung yang ingin mengenal lebih dalam produk mereka. Banyak yang mengapresiasi konsep booth yang hangat, ramah, dan informatif, menjadi ruang inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.

Dengan semangat “Dari Daerah untuk Dunia,” Rewako Sulawesi Selatan membuktikan bahwa produk lokal bisa menjadi inspirasi global.

 

Kunjungi booth Rewako Sulawesi Selatan dan temukan beragam produk kreatif dari fashion, kopi, hingga kerajinan lokal yang membanggakan Indonesia.
Mari dukung UMKM daerah untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia!

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 Mendorong Ekspor Nasional dari Lokal ke Global

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025: Mendorong Ekspor Nasional dan Menembus Pasar Global

Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 kembali digelar sebagai pameran dagang terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pembeli dari seluruh dunia. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar ekspor internasional.

Diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, TEI 2025 akan berlangsung pada 15–19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Melalui tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, TEI tahun ini mengajak para pelaku bisnis untuk menembus batas perdagangan global dan memperkenalkan keunggulan produk nasional kepada dunia.

Apa Itu Trade Expo Indonesia 2025?

Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan pameran perdagangan berskala internasional yang telah menjadi agenda tahunan pemerintah Indonesia sejak 1985. TEI berfungsi sebagai wadah promosi produk ekspor non-migas, mempertemukan eksportir, importir, investor, dan mitra bisnis global dalam satu event besar.

Setiap tahunnya, TEI menampilkan ribuan produk unggulan dari berbagai sektor, mulai dari pangan, manufaktur, hingga layanan kreatif. Pameran ini menjadi ajang utama bagi pelaku usaha Indonesia untuk mendapatkan peluang bisnis baru, membangun kerja sama jangka panjang, serta memperluas jangkauan pasar internasional.

Tema TEI 2025: “Trade Beyond Boundaries”

Tahun 2025, TEI mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries.” Tema ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong ekspor berkelanjutan dan memperkenalkan inovasi lokal ke dunia.

Melalui pameran ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya kaya sumber daya, tetapi juga memiliki produk berkualitas tinggi, inovatif, dan kompetitif di pasar global.

Kategori dan Zona Produk di TEI 2025

Untuk memberikan pengalaman yang komprehensif, TEI 2025 menghadirkan tiga zona utama yang menampilkan beragam produk unggulan Indonesia:

1. Food, Beverage, and Agricultural Products

Produk makanan olahan, minuman khas, rempah, dan hasil pertanian organik yang menjadi favorit buyer internasional.

2. Manufactured Products

Produk industri seperti furnitur, tekstil, otomotif, fashion, dan produk teknologi yang mencerminkan kemajuan manufaktur Indonesia.

3. Services & Lifestyle Products

Layanan profesional, pariwisata, produk digital, serta gaya hidup berkelanjutan yang mewakili inovasi dan kreativitas generasi baru Indonesia.

Selain pameran, TEI juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti Business Matching, Trade Missions, Business Forum, dan Business Counseling untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra potensial.

Dampak dan Target TEI 2025

Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2025 menargetkan nilai transaksi ekspor hingga US$16,5 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Event ini diharapkan dapat:

  • Meningkatkan ekspor produk non-migas Indonesia

  • Memperluas jaringan bisnis internasional

  • Memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan di Asia Tenggara

  • Membuka peluang baru bagi UMKM untuk masuk ke pasar ekspor

Dengan dukungan digitalisasi melalui Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI-DE), pameran ini juga dapat diakses secara daring oleh peserta dari seluruh dunia. Langkah ini menandai transformasi digital dalam ekosistem perdagangan Indonesia.

Mengapa TEI 2025 Penting bagi Pelaku Usaha Indonesia?
  1. Akses langsung ke pasar internasional – pelaku UMKM dan perusahaan besar dapat menjalin kontak dengan buyer global.
  2. Promosi produk unggulan Indonesia – kesempatan menampilkan inovasi lokal dan meningkatkan brand awareness.
  3. Networking strategis – mempertemukan pengusaha, investor, serta lembaga pendukung perdagangan.
  4. Peningkatan kapasitas ekspor – peserta mendapat insight dan konsultasi langsung dari pakar perdagangan dan perwakilan dagang luar negeri.
Dari Lokal ke Global: Kolaborasi UMKM dengan Exporthub.id

Sebagai bagian dari semangat “From Local to Global”, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin memperluas jangkauan produk ke pasar internasional dapat berkolaborasi melalui exporthub.id.

Melalui platform ini, UMKM bisa mendapatkan:

  • Pendampingan ekspor dan digitalisasi bisnis

  • Akses ke jaringan buyer luar negeri

  • Publikasi produk di portal ekspor digital

  • Kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan promosi internasional

Kolaborasi dengan exporthub.id menjadi langkah nyata bagi UMKM untuk naik kelas dan memperkuat peran mereka dalam perdagangan global.

Trade Expo Indonesia 2025: PTPN Group Bawa Semangat Sustainable Trade

Tangerang, 16 Oktober 2025 – Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City memasuki hari kedua dengan antusiasme tinggi. Setelah pembukaan resmi kemarin, ribuan buyer global tampak memadati area pameran, terutama di zona Food, Beverage, and Agricultural Products.

Salah satu sorotan utama datang dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group). Melalui paviliun yang megah, PTPN menampilkan berbagai komoditas unggulan Indonesia seperti kelapa sawit olahan, teh premium, kopi khas nusantara, hingga karet berkualitas ekspor.Kehadiran BUMN ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mendukung target pemerintah mencapai transaksi ekspor sebesar US$16,5 miliar pada tahun ini.

Baca juga: Kementerian UMKM Perkuat Peran UMKM Madu Dalam Program Makan Bergizi Gratis

 

Dengan mengusung semangat “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, PTPN Group tidak hanya hadir sebagai eksportir bahan mentah, tetapi juga sebagai showcase inovasi produk bernilai tambah tinggi.

 

Mereka memperkenalkan produk hilir yang telah melalui proses riset, pengembangan, dan pengemasan modern — siap bersaing di pasar global.

“Hari kedua TEI 2025 menjadi momentum penting untuk melakukan business matching intensif. Kami melihat peningkatan minat yang signifikan dari buyer asal Timur Tengah, Eropa, dan Asia Timur terhadap komoditas berkelanjutan kami,” ujar salah satu perwakilan PTPN Group di lokasi pameran.

 

Sektor perkebunan nasional telah lama menjadi penopang utama devisa non-migas Indonesia.
Melalui partisipasinya di TEI 2025, Perkebunan Nusantara menunjukkan keseriusan untuk mengadopsi standar global, termasuk prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam praktik bisnisnya.

 

Pameran ini menjadi ajang strategis bagi PTPN Group untuk:

Memperkenalkan inovasi produk hilir, seperti minyak goreng premium, specialty coffee, dan produk olahan karet yang siap masuk pasar internasional.

Membangun kemitraan strategis melalui forum Business Matching dan Trade Missions dengan importir dari berbagai negara.

Mengangkat citra positif produk lokal, menegaskan bahwa komoditas Indonesia dikelola profesional dan memenuhi standar internasional.

 

Selain perusahaan besar, TEI 2025 juga membuka peluang bagi UMKM sektor agrikultur.
Melalui kegiatan Business Counseling dan platform digital yang disediakan, pelaku usaha kecil dan menengah didorong untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar ekspor.

 

Baca juga: IndoGriTech Expo 2025 Siap Dorong Transformasi Pertanian Nasional Melalui Inovasi Teknologi

 

“Kami berharap kehadiran kami di TEI dapat menginspirasi UMKM bahwa dengan kualitas dan branding yang kuat, produk lokal mampu bersaing dan mendunia,” ujar perwakilan PTPN menutup sesi wawancara.

 

Pameran Trade Expo Indonesia 2025 masih akan berlangsung hingga Minggu, 19 Oktober 2025.
Ajang ini diproyeksikan menarik ribuan pengunjung dan buyer internasional dari lebih dari 100 negara.

Dengan semangat “Bangga Produk Indonesia, Mendunia Bersama TEI 2025,” seluruh peserta berharap momentum ini dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekspor nasional dan menempatkan produk Indonesia di hati konsumen global.

SNBT 2025 Gagal? Ini Alternatif Jalur Kuliah Kamu

Ilustrasi pelajar.

Ilustrasi pelajar. Sumber foto: Freepik/@syarifahbrit.

Menghadapi hasil SNBT 2025 yang kurang memuaskan tentu bukan akhir dari segalanya, terutama bagi kamu sebagai fresh graduate yang baru saja menyelesaikan masa SMA atau sederajat. Banyak calon mahasiswa yang merasa kecewa dan bingung harus bagaimana setelah gagal dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Namun, jangan buru-buru menyerah!

Artikel ini akan mengulas beberapa alternatif jalur masuk kuliah setelah SNBT, sehingga kamu tetap punya kesempatan besar untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Yuk, simak penjelasannya!

1. Seleksi Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Setelah SNBT, sebagian besar PTN biasanya membuka jalur Seleksi Mandiri. Jalur ini memiliki mekanisme dan kriteria berbeda dari SNBT, dan terkadang lebih fleksibel. Meskipun biaya pendaftaran seleksi mandiri bisa jadi lebih tinggi, jalur ini tetap menjadi kesempatan emas bagi kamu yang belum lolos SNBT.

Keuntungan jalur mandiri adalah kamu bisa memilih jurusan yang kamu minati tanpa bergantung pada kuota SNBT yang ketat. Namun, pastikan kamu benar-benar mempersiapkan diri karena soal seleksi mandiri terkadang lebih sulit dan memiliki model yang berbeda.

Untuk memaksimalkan peluang, pelajari pola soal seleksi mandiri dari tahun sebelumnya, ikuti bimbingan belajar khusus, dan buat jadwal belajar yang terstruktur. Ingat juga untuk memperhatikan jadwal pendaftaran agar tidak terlewat.

2. Jalur Prestasi Akademik dan Non-Akademik

Selain jalur tes, banyak perguruan tinggi membuka jalur masuk khusus bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang akademik maupun non-akademik, seperti olahraga, seni, musik, atau kompetisi sains. Jika kamu memiliki sertifikat lomba atau penghargaan yang diakui, jalur ini bisa menjadi tiket masuk yang menjanjikan.

Kamu perlu mempersiapkan dokumen pendukung seperti sertifikat dan portofolio prestasi. Jangan lupa juga untuk mengetahui ketentuan dan batas waktu pendaftaran jalur prestasi di kampus pilihanmu.

3. Program KIP Kuliah dan Beasiswa

Bagi kamu yang memiliki keterbatasan ekonomi, Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bisa menjadi jalan untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya. KIP Kuliah memberikan beasiswa penuh atau sebagian untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Selain KIP Kuliah, banyak beasiswa lain yang tersedia dari pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan. Kamu bisa aktif mencari informasi beasiswa sesuai bidang dan kampus yang kamu tuju. Beasiswa ini sering kali juga membuka jalur masuk khusus yang tidak memerlukan tes SNBT.

4. Perguruan Tinggi Swasta (PTS)

Tidak lolos SNBT di PTN bukan berarti kamu tidak bisa kuliah. Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menawarkan berbagai program studi dengan kualitas yang terus meningkat dan fasilitas yang mendukung. Biaya kuliah di PTS biasanya lebih bervariasi dan ada berbagai jalur masuk seperti jalur rapor, tes mandiri, atau jalur prestasi.

Keuntungan kuliah di PTS adalah fleksibilitas dalam memilih jurusan dan waktu pendaftaran yang sering kali lebih lama. PTS juga banyak yang bekerjasama dengan industri, sehingga kesempatan magang dan kerja lebih terbuka.

5. Politeknik dan Sekolah Tinggi Vokasi

Bagi yang ingin fokus pada penguasaan keterampilan praktis, politeknik dan sekolah tinggi vokasi adalah pilihan yang tepat. Jurusan yang ditawarkan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja dan industri, seperti teknologi informasi, pariwisata, kesehatan, teknik mesin, dan lain-lain.

Seleksi masuk politeknik biasanya memiliki jalur mandiri dan beasiswa tersendiri yang bisa kamu manfaatkan. Program studi vokasi cenderung lebih singkat durasinya dibandingkan jenjang sarjana, sehingga kamu bisa cepat mendapatkan kompetensi dan siap kerja.

6. Kursus dan Pelatihan Profesional

Selain jalur pendidikan formal, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mengikuti kursus dan pelatihan profesional. Di era digital sekarang, ada banyak kursus online yang mengajarkan skill penting seperti pemrograman, desain grafis, digital marketing, bahasa asing, dan lainnya.

Meskipun tidak memberikan gelar sarjana, sertifikat dari kursus ini sangat dihargai di dunia kerja dan bisa menjadi modal untuk memulai karier atau usaha mandiri.

Tips Bangkit Setelah Gagal SNBT

Kegagalan SNBT memang bisa jadi pukulan berat, tapi bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Berikut beberapa tips agar kamu bisa bangkit dan tetap semangat:

  • Terima kenyataan dan jangan menyerah. Pahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Banyak orang sukses yang mengalami kegagalan sebelumnya.
  • Evaluasi persiapan dan hasil. Cari tahu kelemahanmu agar bisa diperbaiki, baik dalam pemahaman materi, manajemen waktu, atau teknik ujian.
  • Perbanyak informasi tentang jalur alternatif. Jangan hanya terpaku pada SNBT, tapi gali semua kesempatan yang tersedia.
  • Buat jadwal belajar dan persiapan ulang. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mempersiapkan seleksi mandiri atau jalur lain.
  • Minta dukungan keluarga dan teman. Motivasi dan dukungan moral sangat penting agar kamu tetap termotivasi.

Kesimpulan

Ingat, SNBT 2025 hanyalah satu dari banyak pintu masuk perguruan tinggi. Jangan biarkan kegagalan menghentikan langkahmu. Banyak jalur lain yang bisa kamu tempuh untuk mencapai cita-citamu.

Selalu jaga semangat dan jangan takut mencoba lagi. Kegigihan dan usaha yang konsisten akan membawamu ke tujuan yang kamu inginkan. Yuk, manfaatkan peluang yang ada dan terus belajar untuk masa depan yang lebih cerah!