Category: learning

Pelatihan Digital LPK GETI Tangerang Siapkan Tenaga Kerja Siap Industri

Tangerang, 5 Mei 2026 — LPK GeTI Incubator (LPK GETI) yang berlokasi di kawasan Great Western Resort, Kota Tangerang, menyelenggarakan program pelatihan digital untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di era ekonomi digital.

Program ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari generasi muda, mahasiswa, hingga pelaku usaha. Selain itu, LPK GETI juga membuka akses pelatihan bagi peserta dari luar Tangerang melalui layanan daring.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, sektor pekerjaan berbasis teknologi dan jasa terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Kementerian Ketenagakerjaan juga mencatat bahwa keterampilan digital marketing, pengelolaan data, desain visual, dan pembuatan konten menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan industri. Karena itu, kehadiran lembaga pelatihan digital yang terstandar menjadi semakin strategis.

Baca juga: Data Storytelling Seni Mengubah Tumpukan Angka Menjadi Keputusan Strategis Berharga Tinggi

Program Beragam, Kurikulum Berbasis Industri

LPK GETI menyediakan sejumlah program pelatihan digital yang mencakup digital marketing, konten kreator, bisnis online, hingga kewirausahaan digital. Sementara itu, seluruh kurikulum dirancang berbasis kebutuhan industri, bukan sekadar teori. Dengan demikian, peserta langsung dilatih menggunakan pendekatan praktis yang relevan dengan kondisi pasar kerja.

Program ini juga terintegrasi dengan skema sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi peserta yang ingin mendapatkan pengakuan kompetensi resmi. Selain itu, Dispora Kota Tangerang pernah berkolaborasi dengan LPK GETI dalam program pelatihan kewirausahaan digital bagi wirausahawan muda, sebagaimana tercatat dalam laporan kegiatan resmi pemerintah kota.

Laporan Google-Temasek mengenai ekonomi digital Asia Tenggara mencatat bahwa sektor digital terus berkembang dan menciptakan kebutuhan tenaga kerja terampil. Oleh sebab itu, pelatihan berbasis kompetensi menjadi instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang adaptif.

Baca juga: Manfaat Pelatihan Digital untuk Tingkatkan Skill

Dampak Pelatihan terhadap Karier dan Usaha

Pelatihan digital di LPK GETI berdampak langsung pada kesiapan kerja peserta. Individu yang menguasai keterampilan digital lebih mudah beradaptasi dengan perubahan industri. Mereka juga memiliki nilai tambah dalam proses rekrutmen karena mampu memberikan solusi kerja yang lebih efektif.

Di sisi lain, pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan ini memperoleh pemahaman strategi pemasaran digital yang terukur. Laporan Bank Dunia menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan usaha kecil. Meski demikian, konsistensi dalam menerapkan keterampilan yang diperoleh tetap menjadi faktor penentu keberhasilan.

Pemerintah melalui program literasi digital nasional terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi. Seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang berlanjut, kebutuhan tenaga kerja terlatih secara digital diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Pelatihan Digital Membantu Karier Lebih Kompetitif

Tangerang, 4 Mei 2026 – Pelatihan digital membantu karier lebih kompetitif di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin cepat. Penguasaan keterampilan digital kini menjadi salah satu faktor penting bagi pekerja maupun pencari kerja untuk meningkatkan daya saing di berbagai sektor industri.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat transformasi digital terus memengaruhi pola kerja nasional, terutama pada sektor jasa, perdagangan, pendidikan, dan industri kreatif. Perusahaan semakin membutuhkan tenaga kerja yang mampu mengoperasikan teknologi, memahami pemasaran digital, serta beradaptasi dengan sistem kerja berbasis data.

Baca Juga: AI dan Skill Digital Jadi Senjata Generasi Siap Kerja

Kementerian Ketenagakerjaan juga mendorong peningkatan kompetensi melalui berbagai program pelatihan vokasi dan digital. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Secara global, Bank Dunia menilai pengembangan keterampilan digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Laporan World Bank juga menunjukkan bahwa digital skills berkontribusi terhadap peluang kerja yang lebih luas, terutama pada negara berkembang dengan populasi usia produktif yang besar.

Laporan Google, Temasek, dan Bain & Company dalam e-Conomy SEA turut menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital Asia Tenggara yang terus meningkat. Kondisi ini mendorong permintaan terhadap talenta digital, mulai dari administrasi digital, pemasaran daring, hingga pengelolaan bisnis berbasis teknologi.

Bagi masyarakat, pelatihan digital membuka peluang untuk memperoleh pekerjaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri. Selain itu, keterampilan baru juga membantu pekerja bertahan di tengah perubahan sistem kerja yang semakin kompetitif dan fleksibel.

Pemerintah melalui berbagai program pelatihan kerja, termasuk dukungan sertifikasi kompetensi, terus memperluas akses pembelajaran berbasis digital. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kesiapan kerja, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional.

Dengan tren digitalisasi yang terus berkembang, pelatihan digital menjadi investasi penting bagi karier jangka panjang. Kompetensi yang relevan akan menentukan kemampuan tenaga kerja dalam menghadapi persaingan profesional yang semakin dinamis.

LPK GETI Jadi Pilihan Pelatihan Kerja Digital di Tangerang

Tangerang, 4 Mei 2026 — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) GETI semakin diminati sebagai pusat pelatihan keterampilan digital di Tangerang, menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi di era ekonomi berbasis teknologi.

LPK GETI menawarkan berbagai program pelatihan yang dirancang sesuai kebutuhan industri digital saat ini. Program tersebut mencakup pemasaran daring, pengelolaan toko e-commerce, hingga keterampilan konten kreatif. Dengan demikian, peserta memperoleh bekal kompetensi yang langsung dapat diterapkan di dunia kerja.

Selain itu, seluruh program pelatihan di LPK GETI terintegrasi dengan skema sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini memastikan bahwa kompetensi yang diperoleh peserta diakui secara nasional. Oleh sebab itu, lulusan LPK GETI memiliki keunggulan kompetitif dalam proses rekrutmen industri.

Baca juga: AI dan Skill Digital Jadi Senjata Generasi Siap Kerja

Program Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri Digital

Kurikulum LPK GETI disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang teknologi informasi dan pemasaran digital. Sementara itu, materi pelatihan diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan platform dan tren industri. Pendekatan ini memastikan relevansi program dengan kondisi pasar kerja yang dinamis.

Berdasarkan laporan resmi Kementerian Ketenagakerjaan, kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor ekonomi digital terus meningkat setiap tahunnya. Bahkan, kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja digital dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi. Karena itu, lembaga pelatihan seperti LPK GETI memainkan peran strategis dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut.

Baca juga: 8 Kemampuan Berpikir Kritis yang Wajib Dimiliki Gen Z untuk Menghadapi Banjir Informasi 2026

Akses Pelatihan yang Terbuka dan Terjangkau

LPK GETI membuka pelatihan bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pencari kerja, hingga pelaku usaha mikro yang ingin mengembangkan bisnis secara daring. Selain itu, tersedia pilihan pelatihan daring maupun luring sesuai kebutuhan dan kondisi peserta. Namun demikian, standar kompetensi yang diterapkan tetap seragam di kedua metode tersebut.

Lebih lanjut, LPK GETI berlokasi strategis di Tangerang dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat di wilayah Banten dan sekitar Jakarta. Dukungan infrastruktur pelatihan yang memadai turut menunjang kualitas proses pembelajaran. Dengan kata lain, peserta mendapatkan pengalaman belajar yang terstruktur dan berorientasi pada hasil nyata.

Berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang dicatat dalam laporan Bank Indonesia, permintaan terhadap tenaga kerja berkompetensi digital diperkirakan terus meningkat dalam jangka menengah, menjadikan LPK GETI sebagai pilihan strategis bagi masyarakat di Tangerang yang ingin mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja masa depan.

AI dan Skill Digital Jadi Senjata Generasi Siap Kerja

Tangerang, 30 April 2026 – AI dan skill digital jadi senjata generasi siap kerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat. Perusahaan kini membutuhkan tenaga kerja yang memahami teori. Mereka juga harus mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.

Baca Juga: UpSkill Digital untuk Meningkatkan Peluang Karier Modern

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, sektor pekerjaan berbasis teknologi terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Laporan pemerintah juga menunjukkan bahwa transformasi digital mendorong kebutuhan tenaga kerja dengan kemampuan analisis data, pemasaran digital, pembuatan konten, dan pemanfaatan kecerdasan buatan.

Artificial Intelligence atau AI menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan di berbagai industri. Selain itu, AI membantu proses kerja menjadi lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, perusahaan semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki skill digital. Di sisi lain, generasi muda perlu terus belajar agar mampu bersaing di dunia kerja modern. Dengan demikian, peluang karier akan semakin terbuka.

Selain AI, keterampilan digital juga sangat penting. Skill ini meliputi digital marketing, desain visual, copywriting, data analysis, dan penggunaan aplikasi produktivitas.

Dampaknya, tenaga kerja yang memiliki pemahaman AI dan skill digital lebih mudah beradaptasi dengan perubahan industri. Mereka juga memiliki nilai tambah dalam proses rekrutmen karena mampu memberikan solusi kerja yang lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, kemampuan ini juga mendukung pengembangan personal branding dan peluang kerja mandiri seperti freelance, bisnis digital, hingga konsultasi berbasis teknologi. Hal ini membuka ruang karier yang lebih luas bagi generasi muda.

Ke depan, AI dan skill digital diperkirakan akan menjadi kebutuhan dasar dalam dunia profesional. Generasi yang siap belajar dan beradaptasi sejak awal akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang di era kerja modern yang semakin kompetitif.

Tingkatkan Kompetensi Digital Anda Bersama LPK GETI

Tangerang, 30 April 2026 — LPK GETI resmi menghadirkan program peningkatan kompetensi digital bagi masyarakat umum, konten kreator, dan tenaga profesional yang ingin bersaing di era ekonomi digital.

Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. Selain pelatihan teknis, peserta juga mendapatkan akses uji kompetensi melalui skema sertifikasi resmi BNSP. Dengan demikian, kompetensi yang dimiliki dapat diakui secara nasional dan terverifikasi oleh lembaga berwenang.

Industri digital Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital, transformasi digital menjadi salah satu agenda prioritas nasional yang mendorong permintaan tenaga kerja terampil di sektor ini.

Baca juga: Hanya Butuh 5 Skill Ini untuk Menaklukkan Dunia Kerja Digital Tahun 2026

Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Industri

LPK GETI menyediakan berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Di antaranya adalah pelatihan produksi konten digital, pengelolaan media sosial, dan strategi pemasaran berbasis platform. Selain itu, tersedia pula program khusus bagi calon instruktur dan tenaga pendidik vokasi.

Setiap program dirancang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Oleh sebab itu, kurikulum yang digunakan selaras dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, lulusan lebih siap memasuki pasar kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.

Secara global, kebutuhan tenaga digital terampil terus meningkat. Berdasarkan laporan World Economic Forum, lebih dari separuh pekerjaan di masa depan membutuhkan kecakapan digital sebagai kompetensi dasar.

Baca juga: LPK GETI Pusat Pelatihan Digital Terbaik untuk Pemula

Sertifikasi BNSP sebagai Bukti Kompetensi Resmi

LPK GETI telah memiliki lisensi sebagai LSP P1, sehingga berwenang menyelenggarakan uji kompetensi secara langsung. Karena itu, peserta tidak perlu mencari lembaga sertifikasi terpisah setelah menyelesaikan pelatihan. Proses dari pelatihan hingga sertifikasi dapat ditempuh dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Sertifikat BNSP yang diterbitkan berlaku secara nasional dan diakui oleh berbagai industri. Namun demikian, peserta tetap diwajibkan memenuhi seluruh unit kompetensi yang dipersyaratkan dalam skema yang dipilih. Sementara itu, pemerintah terus mendorong perluasan program sertifikasi vokasi sebagai bagian dari kebijakan pengembangan SDM nasional.

Ke depan, LPK GETI berencana memperluas jangkauan program melalui skema pelatihan daring. Dengan demikian, masyarakat dari berbagai daerah dapat mengakses layanan peningkatan kompetensi digital tanpa hambatan geografis, seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekosistem digital Indonesia yang terus menguat.

LPK GETI Pusat Pelatihan Digital Terbaik untuk Pemula

Tangerang, 29 April 2026 — LPK GETI hadir sebagai pusat pelatihan digital terbaik yang dirancang khusus untuk membekali pemula dengan keterampilan praktis di era ekonomi digital.

Lembaga ini menawarkan program pelatihan yang terstruktur dan mudah diikuti. Selain itu, kurikulum yang diterapkan disesuaikan dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang pesat di Indonesia.

Berdasarkan laporan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital, penetrasi internet di Indonesia terus meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, kebutuhan akan tenaga terampil di bidang digital semakin tinggi dan mendesak untuk dipenuhi.

Baca juga: Belajar Skill Digital Profesional dan Terstruktur di GETI Incubator

Kurikulum Praktis Berbasis Kebutuhan Industri

LPK GETI merancang program pelatihannya dengan pendekatan berbasis kompetensi. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung yang relevan dengan dunia kerja.

Program yang tersedia mencakup berbagai bidang, antara lain desain grafis, pemasaran digital, hingga pengembangan konten kreatif. Sementara itu, metode pembelajaran yang digunakan menggabungkan sesi daring dan luring untuk memaksimalkan pemahaman peserta.

Menurut laporan Google-Temasek-Bain bertajuk e-Conomy SEA, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Oleh sebab itu, investasi dalam pelatihan digital sejak dini menjadi langkah strategis bagi angkatan kerja muda Indonesia.

Akses Terbuka bagi Pemula Tanpa Syarat Ketat

LPK GETI membuka pendaftaran bagi siapa pun yang ingin memulai perjalanan di dunia digital. Bahkan, peserta tanpa latar belakang teknologi sekalipun dapat mengikuti program ini berkat pendekatan pembelajaran yang ramah pemula.

Baca juga: UpSkill Digital untuk Meningkatkan Peluang Karier Modern

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan akses pelatihan vokasi berbasis digital. Dengan demikian, kehadiran LPK GETI sejalan dengan agenda nasional dalam mencetak tenaga kerja terampil yang siap bersaing.

Berdasarkan proyeksi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), permintaan tenaga kerja digital di Indonesia diperkirakan terus meningkat dalam satu dekade mendatang. Hal ini menjadikan pelatihan digital di LPK GETI sebagai investasi nyata bagi masa depan para pemula yang ingin berkembang di sektor ekonomi digital.

UpSkill Digital untuk Meningkatkan Peluang Karier Modern

Tangerang, 29 April 2026 – UpSkill digital untuk meningkatkan peluang karier modern menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat. Perusahaan kini tidak hanya mencari tenaga kerja dengan kemampuan dasar, tetapi juga keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan industri.

Baca Juga: Pembuatan Konten Digital untuk Meningkatkan Brand Awareness

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, sektor pekerjaan berbasis teknologi dan jasa terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Laporan pemerintah juga menunjukkan bahwa transformasi digital mendorong peningkatan kebutuhan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan sistem kerja modern.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa keterampilan seperti digital marketing, pengelolaan data, desain visual, pembuatan konten, dan penggunaan aplikasi bisnis menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan. UpSkill digital membantu individu meningkatkan kesiapan kerja sekaligus memperluas peluang karier.

Di sisi lain, Badan Nasional Sertifikasi Profesi melalui berbagai skema sertifikasi kompetensi mendorong penguatan keterampilan digital bagi tenaga kerja. Sertifikasi ini menjadi bukti kompetensi profesional yang dapat meningkatkan daya saing di pasar kerja.

Dampaknya, individu yang memiliki keterampilan digital lebih mudah beradaptasi dengan perubahan industri dan kebutuhan perusahaan. Mereka juga memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di berbagai sektor, termasuk bisnis digital, pemasaran online, hingga industri kreatif.

Selain itu, upSkill digital mendukung pengembangan personal branding dan produktivitas kerja. Kemampuan memanfaatkan teknologi secara efektif membantu tenaga kerja lebih siap menghadapi persaingan profesional yang semakin ketat.

Pemerintah Indonesia terus mendorong program pelatihan digital melalui berbagai inisiatif peningkatan sumber daya manusia. Pelatihan vokasi, literasi digital, dan sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif.

Baca Juga: Disnakertrans Prov. Banten Kunjungi LPK GeTI Tinjau Pengajuan Skema Pelatihan AI dan Bahasa Korea Terbaru

Ke depan, upSkill digital diperkirakan akan menjadi faktor utama dalam membangun karier modern. Dengan penguasaan keterampilan yang tepat, generasi muda memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bertahan di dunia kerja yang terus berubah.

Pembuatan Konten Digital untuk Meningkatkan Brand Awareness

Tangerang, 28 April 2026 – Pembuatan konten digital untuk meningkatkan brand awareness menjadi strategi penting di era pemasaran modern. Perubahan perilaku konsumen yang semakin aktif di platform digital mendorong pelaku usaha untuk membangun komunikasi yang lebih relevan dan konsisten melalui konten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, penggunaan internet dan aktivitas digital masyarakat Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Laporan pemerintah juga menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital menjadi salah satu faktor utama dalam pertumbuhan sektor usaha berbasis teknologi.

Baca Juga: Human Skill: Kunci Sukses Generasi Muda di Dunia Kerja Modern

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa keterampilan pengelolaan konten digital semakin dibutuhkan dalam dunia kerja modern. Dalam pelatihan pembuatan konten digital, peserta umumnya mempelajari strategi copywriting, desain visual, fotografi produk, editing video, kalender konten, serta pengelolaan media sosial untuk membangun komunikasi yang efektif.

Di sisi lain, Badan Nasional Sertifikasi Profesi melalui skema sertifikasi kompetensi menempatkan pembuatan konten sebagai salah satu keterampilan penting dalam bidang pemasaran digital. Kemampuan memahami target audiens, menentukan pesan brand, dan mengukur performa konten juga menjadi bagian penting dalam proses pelatihan tersebut.

Dampaknya, pelaku usaha yang mampu menghasilkan konten yang relevan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Informasi yang jelas, visual yang menarik, dan pesan yang tepat membantu memperkuat identitas merek di pasar digital.

Selain itu, konten digital yang konsisten juga mendukung peningkatan interaksi dengan audiens. Kondisi ini dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap suatu produk atau layanan.

Pemerintah Indonesia melalui berbagai program literasi digital terus mendorong peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi. Pelatihan dan sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan tenaga kerja di era digital.

Ke depan, pembuatan konten digital diperkirakan akan semakin berperan dalam strategi bisnis modern. Dengan pendekatan yang tepat, brand awareness dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Belajar Skill Digital Profesional dan Terstruktur di GETI Incubator

Tangerang, 28 April 2026 — GETI Incubator (GETI) yang berbasis di Kota Tangerang, Banten, menyediakan program pelatihan skill digital profesional bagi masyarakat umum, mahasiswa, dan pelaku usaha. Program ini hadir sebagai respons atas kebutuhan SDM digital yang terus meningkat.

Ekonomi digital nasional tumbuh pesat. Karena itu, GETI merancang materi pelatihan mengacu pada SKKNI dan dibimbing instruktur serta asesor bersertifikasi BNSP. Setiap peserta mendapat pendampingan inkubasi berupa coaching clinic dan tugas mandiri setelah pelatihan. Proses belajar pun tidak berhenti di ruang kelas.

Program Beragam, Berbasis Kebutuhan Industri Nyata

GETI menyediakan beberapa program sertifikasi terverifikasi BNSP. Di antaranya Penjualan Daring, Pemasaran Daring, Periklanan Daring, Perdagangan Ekspor, dan Administrasi Logistik Ekspor. Selain itu, GETI menyediakan layanan ekosistem e-commerce lokal dan global. Cakupannya meliputi digital marketing, creative content, warehouse, sistem IT, perizinan ekspor, dan logistik.

Kehadiran program ini sejalan dengan kondisi pasar digital yang terus berkembang. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai GMV hampir US$100 miliar pada 2025. Angka ini tumbuh 14 persen dibanding tahun sebelumnya. Dengan demikian, kebutuhan SDM berkompeten di bidang digital semakin strategis.

Baca juga: 7 Cara Menjadi Pemimpin Milenial Digital yang Karismatik di Tahun 2026

Metode Fleksibel, Dapat Diakses dari Mana Saja

Pelatihan digital membantu individu memahami teknologi baru seperti kecerdasan buatan, analitik data, dan otomatisasi kerja. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan adaptasi terhadap perubahan sistem kerja yang dinamis. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada metode yang tepat dan terstruktur.

Karena itu, GETI merancang sistem pembelajaran yang fleksibel. Metode yang tersedia mencakup video di Learning Management System (LMS), live class melalui Zoom, serta asesmen jarak jauh tanpa batas lokasi. Meski demikian, kualitas pendampingan tetap terjaga melalui sesi coaching clinic yang konsisten.

Baca juga: Disnakertrans Prov. Banten Kunjungi LPK GeTI Tinjau Pengajuan Skema Pelatihan AI dan Bahasa Korea Terbaru

GETI telah dipilih oleh ribuan asesi dan ratusan klien. Kliennya beragam, mulai dari kementerian, BUMN, perusahaan swasta, hingga institusi pendidikan. Seiring proyeksi ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan melampaui US$200 miliar pada 2030 menurut laporan Google, Temasek, dan Bain & Company, program pelatihan terstruktur seperti di GETI diproyeksikan semakin relevan dalam mencetak SDM digital berdaya saing tinggi.

 

Kuasai Skill Digital Masa Depan, Mulai dari LPK GETI

Tangerang, 25 April 2026 — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) GETI hadir sebagai pusat pengembangan kompetensi digital yang dirancang untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia menghadapi tantangan industri masa depan, mulai dari kecerdasan buatan hingga pengelolaan sistem bisnis berbasis teknologi.

LPK GETI menawarkan program pelatihan terstruktur di bidang teknologi informasi dan digitalisasi bisnis. Selain itu, lembaga ini beroperasi di bawah pengawasan Dinas Ketenagakerjaan setempat, sehingga program yang diselenggarakan memenuhi standar pelatihan kerja yang berlaku secara resmi.

Kebutuhan tenaga kerja digital di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan laporan resmi Kementerian Ketenagakerjaan, kesenjangan kompetensi digital masih menjadi tantangan utama dalam penyerapan tenaga kerja di sektor teknologi. Karena itu, kehadiran lembaga pelatihan yang fokus pada skill digital menjadi semakin relevan.

Baca juga: Pelatihan Digital Marketing untuk Pemula hingga Mahir Jadi Kunci Karier di Era Digital

Program Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

LPK GETI merancang kurikulum pelatihannya sesuai dengan kebutuhan nyata industri saat ini. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di dunia kerja. Program unggulan mencakup bidang seperti ERP, digital marketing, hingga pengembangan aplikasi berbasis cloud.

Di sisi lain, tren global menunjukkan bahwa permintaan terhadap talenta digital terus melonjak. Menurut laporan Google-Temasek dan Bain & Company dalam e-Conomy SEA, ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksikan bertumbuh signifikan. Indonesia menjadi salah satu pasar dengan potensi terbesar di kawasan ini.

Sementara itu, dampak pelatihan digital terhadap produktivitas tenaga kerja cukup nyata. Individu yang memiliki sertifikasi dan kompetensi digital terstandar cenderung lebih mudah terserap pasar kerja. Namun, akses terhadap pelatihan berkualitas masih belum merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Pelatihan Digital GETI Untuk Tingkatkan Skill Online

Langkah Strategis Menuju Karier Digital

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong penguatan ekosistem pelatihan kerja berbasis kompetensi. Kebijakan ini sejalan dengan program Kartu Prakerja yang menargetkan peningkatan keterampilan digital masyarakat secara luas. Meski demikian, peran lembaga swasta seperti LPK GETI tetap krusial dalam memperluas jangkauan pelatihan.

Karena itu, LPK GETI memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi individu yang ingin meningkatkan daya saing di era digital. Program yang ditawarkan dirancang fleksibel, sehingga dapat diakses oleh fresh graduate maupun profesional yang ingin beralih karier. Dengan demikian, hambatan masuk ke dunia digital semakin dapat diminimalkan.

Seiring meningkatnya adopsi teknologi di berbagai sektor industri, permintaan terhadap tenaga kerja berkompetensi digital diperkirakan akan terus tumbuh. LPK GETI hadir sebagai salah satu jawaban konkret atas kebutuhan tersebut, khususnya bagi masyarakat di wilayah Tangerang dan sekitarnya.