
Ketika UMKM semakin siap untuk memasuki pasar internasional, pendampingan menjadi kunci keberhasilan ekspor mereka. Pelaku usaha kecil membutuhkan lebih dari sekadar modal , namun membutuhkan pengetahuan mendalam tentang pasar global, cara memasarkan produk secara efektif, serta memahami regulasi ekspor yang berlaku.
Di sinilah peran inkubasi usaha sangat vital. Program inkubasi bisnis yang diselenggarakan oleh lembaga seperti GETI Incubator membantu UMKM mempersiapkan diri agar dapat bersaing di pasar internasional. Pelatihan yang diberikan mencakup pengembangan produk, digital marketing, hingga pemenuhan standar ekspor yang sesuai dengan regulasi internasional.
Menurut data BPS, jumlah usaha e-commerce Indonesia terus meningkat. Sektor ini menunjukkan kontribusi penting dalam total ekspor Indonesia, dengan sektor nonmigas yang termasuk dalam kategori e-commerce mencatatkan pertumbuhan yang signifikan pada Januari 2026. Ini menunjukkan bahwa pasar global semakin terbuka bagi produk Indonesia, terutama yang dijual secara daring.
Secara global, laporan e-Conomy SEA 2024 yang diterbitkan oleh Google dan Temasek menunjukkan ekonomi digital Indonesia terus berkembang pesat. Dengan proyeksi nilai ekonomi digital mencapai 90 miliar dolar AS pada 2024, UMKM Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar ekspor mereka.
Pemerintah Indonesia juga terus mendukung pengembangan UMKM dengan berbagai kebijakan yang memfasilitasi pelatihan, pembiayaan, dan akses pasar global. Ke depan, pendampingan usaha dan pelatihan yang lebih fokus pada ekspor akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM Indonesia secara berkelanjutan.


