Tangerang, 11 Mei 2026 — Pelatihan digital bisnis untuk tingkatkan skill UMKM menjadi kebutuhan penting di tengah percepatan transformasi ekonomi berbasis teknologi. Pelaku usaha kecil kini dituntut tidak hanya mampu menjual produk, tetapi juga memahami pemasaran digital, pengelolaan marketplace, hingga strategi bisnis berbasis data.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 60 juta unit dan menjadi penopang utama perekonomian nasional. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam adaptasi teknologi, terutama pada pemasaran daring dan pengelolaan operasional digital.
Baca Juga: Sistem ERP untuk Efisiensi Operasional Bisnis
Marketplace dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan
Badan Pusat Statistik mencatat aktivitas perdagangan melalui e-commerce terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada transaksi digital mendorong UMKM untuk memperkuat kapasitas bisnis melalui pelatihan berbasis teknologi.
Secara global, laporan Google, Temasek, dan Bain & Company dalam e-Conomy SEA menunjukkan ekonomi digital Asia Tenggara terus berkembang pesat. Sektor e-commerce menjadi penggerak utama, termasuk bagi usaha kecil yang memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar lebih luas.
Bank Dunia juga menyoroti bahwa peningkatan literasi digital dapat memperkuat produktivitas usaha kecil dan menengah. Pelatihan digital bisnis seperti pembuatan konten, manajemen marketplace, penggunaan aplikasi ERP, hingga logistik ekspor dinilai membantu efisiensi usaha secara berkelanjutan.
Dampaknya terhadap masyarakat cukup besar karena UMKM yang lebih adaptif mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan keluarga. Produk lokal yang dipasarkan secara profesional juga memiliki peluang lebih besar bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Pemerintah melalui berbagai program transformasi digital UMKM terus memperluas pelatihan dan pendampingan usaha. Inisiatif ini mencakup onboarding marketplace, penguatan kapasitas digital, serta pengembangan ekosistem bisnis berbasis teknologi untuk pelaku usaha kecil.
Tren ekonomi modern menunjukkan bahwa kemampuan digital menjadi faktor penting dalam pertumbuhan bisnis. Pelatihan digital bisnis bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan utama agar UMKM dapat naik kelas dan bertahan dalam persaingan pasar yang semakin kompetitif.



