Tangerang, 20 Juli 2026 – GETI menyelenggarakan pelatihan digital marketing terbaik untuk karir guna menjawab tantangan pasar tenaga kerja yang dinamis. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi digital individu melalui kurikulum yang sangat relevan. Selain itu, materi disusun berdasarkan kebutuhan industri saat ini agar lulusan memiliki daya saing tinggi secara profesional.
Baca Juga – Belajar Bahasa Jepang Dasar untuk Kebutuhan Kerja dan Magang
Berdasarkan laporan resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta talenta digital hingga tahun 2030 mendatang. Kebutuhan ini muncul seiring percepatan adopsi teknologi di berbagai sektor usaha nasional secara masif. Hal tersebut menuntut adanya lembaga pelatihan yang mampu menyediakan program edukasi berkualitas bagi masyarakat.
Data e-Conomy SEA yang disusun oleh Google dan Temasek menunjukkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi terus meningkat tajam. Lebih lanjut, pertumbuhan tersebut secara otomatis menciptakan permintaan tinggi terhadap tenaga kerja yang memiliki keahlian pemasaran digital mumpuni. Perkembangan pasar digital regional ini memberikan peluang besar bagi pengembangan karir masa depan.
Dampak nyata dari ketersediaan pelatihan ini adalah terciptanya peluang kerja yang lebih inklusif bagi masyarakat di berbagai tingkatan. Selanjutnya, peningkatan skill ini juga turut mendorong penguatan ekonomi domestik melalui platform digital.
Pemerintah mendukung pengembangan sumber daya manusia digital melalui kebijakan strategis pengembangan talenta nasional yang bersifat terintegrasi. Fokus utama kebijakan ini adalah sinkronisasi antara lembaga pelatihan dengan standar operasional dunia usaha dan industri terkini. Hal tersebut dilakukan guna memastikan bahwa pendidikan vokasi dapat berjalan selaras dengan tuntutan pasar.
Melalui program di GETI, para peserta mendapatkan akses edukasi terstruktur untuk mendukung akselerasi karir profesional mereka secara efektif. Oleh sebab itu, penguasaan teknologi pemasaran akan tetap menjadi fondasi utama dalam ekosistem ekonomi masa depan yang kompetitif. Investasi keterampilan digital merupakan langkah krusial dalam menghadapi tantangan persaingan industri digital yang bergerak dinamis.


